
Aynara mulai turun. Kakinya berusaha berpijak pada dahan di bawahnya akan tetapi kenapa kakinya tidak sampai. Cukup lama Aynara mengatur posisi tubuhnya.
Duh tanganku mulai pegal. Semua gara - gara tuan ini, ucap Aynara dalam hati. Ia kesal kenapa tuannya datang di saat yang tidak tepat.
"Bisa?"
"Iiya.. Bisa tuan."
"Ayo ibu! Ayo cepat turun!" teriak Kenzie.
"Iya.. Sabar ya sayang ibu juga baru berusaha turun."
Aynara mulai setapak demi setapak bisa turun. Ia melihat ke bawah. Ah sebentar lagi, kurang s...