
**Hari ini adalah hari sebelum kalian akan menikah besok .. Hari ini pula kalian merencanakan akan bertemu menyelesaikan masalah yang terjadi belakangan ini . Tidak tau apa yang akan terjadi hari ini .
Siang ini kalian berkumpul di kamarmu , Kakakmu , Tria , Elma , Dinar dan Ina** .
"Apa kau siap ??" tanya Hobie kakakmu ..
"Siap tidak siap aku akan bertemu dengan nya kak .. tidak tahu apa yang akan terjadi nanti .. " jawabmu tersenyum memaksa ..
"Aku percaya padamu .. aku akan mendukung semua keputusan mu apa pun itu .. dan semoga keputusan mu itu tidak menyakiti kalian masing masing ...!" jelas Hobie memelukmu ..
"Hmmmm sudahlah ... kenapa kalian merubah suasana seperti akan menyerahkan hidup dan mati kalian hahh ...!?" Ucap Tria menyela ..
"Ayolahhh kita membicarakan hal lain .. bagaimana dengan rencana pernikahan kalian kak ?!" tanya Dinar mengalihkan pembicaraan ..
"Kami akan menikah seminggu setelah acara Ayu dan Jimin .." ucap Kak Hobie ..
"Jika pernikahan akan itu terjadi ..." gerutumu ..
"Apa maksudmu ??" tanya Ina ..
"Hahhh tidak ... aku tidak mengatakan apa apa .."ucapmu mengelak ..
"Baiklah .. tapi ingat ambil keputusan yang benar benar terbaik untuk kalian .. jangan sampai melukai hati kalian satu sama lain .." ucap Ina ..
"Aku sudah mengambil keputusan itu .." ucapmu lirih ..
"Aku akan tidur bisakah kalian keluar ... bangunkan aku nanti jam 2 .. karna jam nanti 3 aku akan bertemu dengan nya ..." ucapmu melamun ...
"Baiklah .. istirahat lah ... " ucap Hobie mencium keningmu ..
Mereka pun keluar dari kamarmu , dan beralih ke ruang tamu .
"Aku takut dengan keadaan mereka ...!" ucap Tria yang langsung di tatap ketiga sahabat nya juga Hobie ..
"Jika itu benar terjadi apa mereka akan baik baik saja ?!" ucap Ina ..
"Percayakan semua kepada mereka .. mereka tahu apa yang akan mereka lakukan ..!" ucap Elma ..
"Hmmmm sudahlah lebih baik kita doakan saja hubungan mereka baik baik saja .." ucap Hobie ..
"Setelah ini aku akan pergi dengan Kim .. apa kalian mau ikut ?? " ucap Elma ..
"Ayoo .. kalau begitu aku akan mengajak Jungkook .. bagaimana dengan mu Dinar ..?" ucap Ina ..
"Emmm aku akan menanyakan pada Yoongi jika bisa aku akan menyusul kalian nanti ... kalian mau kemana ?!" tanya Dinar ..
"Emmm tidak tahu .. mungkin ke tempat biasa nya ..!" ucap Elma ..
"Baiklah ayo kita siap siap .. Tria apa kau akan di rumah ?!" tanya Ina ..
"Iya ... aku akan tetap dirumah .. lagi pula siapa yang akan mengingatkan ayu nanti ..." ucap Tria yang di sambut senyum oleh Hobie ..
"Terima kasih ... aku semakin menyayangimu jika seperti ini ..." ucap Hobie sembari menatap dalam mata calon istrinya itu ..
"Aissssss ayolahh kita pergi jangan ganggu mereka ..." ucap Dinar pergi dengan teman teman nya ..
"Yakkkk pergilah ... selamat bersenang - senang ...!" ucap Hobie ..
Ketiga wanita itu pun akhirnya pergi.
Tinggal lah Tria dan Hobie sekarang ..
"Apa kau lelah ?? " tanya Hobie ..
"Ya.. sedikit ..." ucap Tria ..
"Ayolah kita juga beristirahat ...
di luar juga sedang hujan , mereka pergi melawan hujan hanya untuk bersenang senang .." ucap Hobie terkekeh ..
"Baiklah ... ayoo ... " ucap Tria ..
*Iyakkk mbak Tria belum apa apa main ayok
*iyakkkk enakin mbak Tria * 😆😆
Waktu pun lambat lain berlalu dengan sendirinya.
Sekarang waktu pukul 01.00 pm .
Kau yang tadi bicara ingin istirahat nyatanya masih tejaga . Bingung dengan perasaanmu sendiri .
"Apa yang aku lakukan ini benar ? apa ini keputusan terbaik ? semoga setelah ini hidup kita akan bahagia Jim .. " batinmu ..
Tidak terasa kau pun menangis memikirkan hal ini .
"Maafkan aku .. tapi aku ini masih merindukan mu .. tapi sungguh aku tidak bisa menerima alasanmu ... bagi orang lain mungkin itu hal yang sepele .. tapi kenapa ini berat dan menyakitkan untuk ku ? aku hanya ingin memilikimu utuh . aku ingin jadi yang pertama untukmu .. tapi kenyataan ini ? aku tidak yakin hatiku bisa menerimanya ... kenpa sangat sakit saat ini ..!" batinmu yang membuat tangismu semakin menjadi ..
Pukul 02.00
"apa kau sudah bangun ?!" ucap Hobie mengetuk pintu kamarmu ...
"Iya kak .. aku masih bersiap .. " teriakmu ..
"Baiklah jangan lupa pakailah jaket karena di luar masih hujan kau akan sakit nanti ..!" ucap Hobie ..
"Iya kak .. " meskipun begitu hatiku sudah terlanjur beku karena kedinginan kak ...!" batinmu ..
Kau pun turun untuk berpamitan pada kakakmu ..
"Kak aku akan pergi .. " pamitmu ..
"Apa kau sudah yakin dengan keputusan mu ?! " tanya Hobie yang meski tidak tahu apa keputusan mu karena kau memang tidak memberitahu nya ..
"Semoga kak ... baiklah aku akan pergi rupanya hujan juga sudah reda ... " ucapmu memeluk kakakmu ..
"Pergilah .. berhati hatilah berkendara ... jalanan pasti licin saat ini .." teriak Hobie ..
"Iya kak ..." sahutmu yang sudah keluar dari rumah itu ..
"Apa kau sudah ada disana ?" pesanmu kepada Jimin.
"Ya .. aku sudah disini .. menunggumu ..!" balas nya..
"😊😊😊 baiklah tunggu aku akan segera sampai .." balasmu ..
Ya memang dia pacarmu .. dan kalian akan menikah besok .
*Skip sampai di taman*
"Akhirnya kau datang juga .. bagaimana kabarmu .." tanya nya dengan senyuman itu ..
"Aku baik baik saja ... bagaimana denganmu !" tanyamu kembali ..
"Aku baik baik saja ... tapi tidak dengan hatiku .." ucap Jimin ..
"Ayolah kita mencari tempat duduk atau kita akan bicara dengan berdiri seperti ini .." ucapmu sedikit senyum ..
Kalian pun mencari tempat duduk di sana .
Ditengah taman yang masih basah karena guyuran hujan.
"Aku sangat merindukan mu sayangg ..!" ucap Jimin tiba tiba memelukmu ..
"Tolong jangan menjauh lagi dariku .. ini sangat menyiksaku .. asal kau tahu .. jantung ini berdetak untukmu .. jika kau pergi lagi .. untuk apa jantung ini tetap berdetak ... aku tidak akan munafik .. aku sangat merindukan mu .. kau wanitaku .. besok kita akan menikah .. mari akhiri keadaan ini .. dan kembali seperti dulu .. " ucap Jimin ...
Kau hanya mendengar nya menatapnya dalam dan mendengar kata itu , dadamu kembali sesak ..
Kau hanya diam , menahan agar air matamu tidak jatuh ..
"Iya .. mari kita akhiri keadaan ini .. " senyum palsu ..
"Mari kita akhiri sampai disini .." ucapmu yang membuat Jimin terkejut ..
"Apa maksudmu sayang ?!" tanya Jimin ..
"Jiminaa .. aku belum siap dengan semua ini ... kau tahu semenjak pengakuan mu ... tidak tahu kenapa aku menjadi sangat bingung dengan perasaanku saat itu sampai detik ini .. aku tidak mau munafik .. aku merindukanmu selama ini .. tapi .. ketika kau menyebutku wanitamu .. aku kembali terasa sesak .. mungkin untuk orang lain itu hal sepele .. tapi tidak untuk ku .. kau pernah melewatkan waktu bersama nya .. tapi kau ingin mengelaknya .. sekuat apapun kau menyembunyikan sesuatu , pasti akan terkuak juga Jiminaa .. dan itu sangat menyakitiku .." ucapmu ..
"Tapi kau sudah berjanji untuk tetap bersamaku apapun yang terjadi .." cetus Jimin. yang masih menatap mu dalam ..
"Aku berjanji kapan ? saat itu aku hanya mendengar mu tanpa berjanji .. aku hanya mengatakan .. "Bicaralah" ... " jawabmu ..
"Apa maumu sebenarnya ?" tanya Jimin yang mulai emosional ..
"Aku ingin kita menjadi teman .. mungkin kita terlalu cepat mengambil keputusan untuk menikah .. kita bisa mengenal satu sama lain dengan lebih dalam .. maaf jimina .. tapi aku tidak bisa untuk menikah dengan mu saat ini .. maafkan aku ..!" tangismu mulai jatuh ..
"Aku tidak percaya kau mengatakan ini ... !" Ucap Jimin tidak percaya ..
"Aku kembali untuk hidup dengan jantung ini ... demi memperjuangkan mu ... tapi sekarang kau ingin pergi dariku ?? Untuk apa sekarang aku hidup ?? tidak ada gunanya aku hidup sekarang ..!" ucap Jimin putus asa ..
Kau pun hanya bisa memeluk Jimin saat itu menumpahkan semua air mata dan rasa rindumu selama ini ..
"Kita bisa memperbaikinya bersama ... " bisiknya kepadamu ..
"Kita akan memperbaiki nya , tapi dengan seiring waktu berjalan ... aku sungguh tidak bisa menikah denganmu saat ini .. keyakinan ku sudah runtuh saat itu juga .. maaf kan aku sungguh ...!" Ucap mu ..
"Kita akan tetap bersama tapi hanya sebagai teman .. mungkin dengan itu kita bisa mengenal diri kita satu sama lain .. ayolah ... ini tidak buruk .. jika memang kita berjodoh .. kita akan disatukan kembali suatu saat nanti .. dan mungkin tidak untuk saat ini .." ucapmu ..
Jimin hanya diam memikirkan semua ucapanmu. .
Dan akhirnya dia mulai bersuara ..
"Apa semua akan baik baik saja ? aku akan tetap mengejarmu sampai kau mengatakan iya suatu saat nanti ... aku akan tetap menyimpan cinta ini untukmu .. akan tetap disini menunggumu .. aku percaya keajaiban .. dan itu akan terjadi jika sudah waktunya ..." ucap Jimin sekilas dan mulai mencium bibirmu ..
Kau yang mencoba menghindar tapi tidak bisa karena Jimin sudah memeluk erat tubuhmu .
"Untuk terakhir kalinya ..." ucap Jimin lalu menciummu lagi ...Yaa ... kau mengijinkan nya karena kau tahu ini tidak akan terjadi lagi ...
Semakin Jimin ******* bibirmu ... semakin dalam rasa sakit yang kau rasakan sampai Jimin menghentikan ciuman nya saat dia tahu kau menangis ..
"Baiklah aku akan berhenti ... sudah lah jangan menangis ..." ucapnya menyeka air matamu ..
"Maafkan aku jika kau terluka ... " ucapmu ...
"Aku akan tetap menunggumu sampai kau berkata iya ... aku berjanji .!" ucap Jimin ..
Seketika hujan pun turun dengan derasnya saat itu .
Seperti perasaanmu saat ini .
Hujan ini seperti membantumu untuk menutupi rasa kecewa dan tangisanmu yang sudah jatuh saat ini .
Kalian menikmati hujan itu .
Menatap ke atas membiarkan hujan membasahi tubuh kalian .
.
.
.
.
.
.
.
.Sakit memang dengan akhir ini ..
Tapi rasa sakit yang terus di sembunyikan dengan senyum keterpaksaan akan semakin menyakitkan dan bahkan membuat luka itu semakin parah .
.
. Lalu bagaimana dengan pernikahan mereka besok ?
.
.
.
.ke next episode ya ..
Authorr baper cuyyy ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
.
.