Hujan Di Bulan Juni

Hujan Di Bulan Juni
H-3


*Jimin POV*


"Kenapa kau berubah setelah semua yang sudah ke jelaskan padamu ? aku tahu ini menyakitkan .. tapi ku mohon jangan pergi dariku .. aku sangat mencintaimu .. aku tidak akan bisa berjalan tanpamu .. aku sudah sangat bergantung padamu .. jantung ini lebih baik tidak berdetak lagi jika akhirnya kau memilih pergi .." batin nya ..


Yaa.. sama denganmu , Jimin juga menjadi pendiam dan sangat dingin bahkan dia mengurung diri dikamar sampai 3hari setelah pulang dari rumahmu ..


"Jiminaa ...!" teriak April ..


"Sampai kapan kau akan diam seperti ini hahh ?? diam mu tidak akan menyelesaikan masalah kau tahu ...!" tambahnya ..


"Kau besok harus menemuinya ... dan apapun yang terjadi ku mohon jangan seperti ini setelah itu .. kau harus bisa melanjutkan hidup mu Jiminaaa .." teriaknya lagi ..


"Dia tidak akan pernah meninggalkan ku .. dia sudah berjanji ... Dia tidak akan pergi !!!!" teriak Jimin dari dalam kamarnya ..


"Tapi jika dia pergi ... aku tidak akan menggunakan jantung ini lagi ... aku berdetak cuma untuk dia , cuma dia , !!!!!!! ucapnya seraya menangis ...


April yang mendengar itu hanya bisa diam di luar kamar Jimin ya karena memang di kunci nya pintu itu .


*Back to you*


"Besok kau harus bertemu dengan nya .. pernikahan mu tinggal 2hari lagi ... kau harus memutuskan semua ini .."ucap Hobie ..


"aku bingung harus menjawab apa kak ...!" sendumu ..


"aku percaya padamu .. ikuti kata hatimu .. percayalah kau bisa menghadapi ini semua .." ucap Ina ..


Hari ini Dinar akan sampai di Korea .


Jelas mereka akan menjemputnya .


Begitu juga dengan yang lain Kim dan yang lain .


"Apa kau tidak ingin ikut menjemput Dinar ??!" tanya Elma..


"Sudahlah jangan memaksanya .. biara kita saja yang pergi .. " ucap Tria ..


"Baiklah. ." sahut Ina dan Elma ..


"Aku akan tetap dirumah .. tolong sampaikan salam ku pada mereka nanti ..! ucap Hobie ..


"Baiklah akan aku sampaikan .. kalau begitu kita akan berangkat ke bandara . Kim dan yang lain sudah menuju kesana .. Ingat pikirkan semua keputusan yang akan kau ambil .." ucap Tria kepadamu ..


Mereka pun akhirnya berangkat ke bandara untuk menjemput Dinar dan Yoongi ..


"Aku akan mengirim pesan kepadanya untuk datang besok ..!" ucapmu pada kakakmu ..


"Lakukan semua dengan hatimu .. jangan sampai kau egois dengan dirimu sendiri ..." ucap kakak yang memeluk mu saat ini ..


"Semoga ini jalan terbaik yang aku ambil kak ..!" batinmu .


*Nah loo jalan terbaik apa an ini maksudnya 🙄🙄*


***Bandara POV*


Saat ini mereka sudah bertemu dengan yang lain .


Yaa Dinar dan Yoongi mendarat 10menit setelah mereka sampai . Dan saat ini mereka ada di salah satu restoran terdekat dari bandara**.


"Aku sedikit khawatir dengan hubungan ayu .." cetus Ina tiba tiba yang mengagetkan mereka


"Apa maksudmu ?" tanya Kim ..


"Apa kau tidak tahu mereka sekarang sedang menyendiri ?!" tanya Ina..


"Tidak ...!" jwab Kim..


"Aissssss teman macam apa kau ....!" cetus Ina ..


"Tapi maaf memang Jimin tidak pernah memberitahu kami tentang masalah apapun yang terjadi pada dirinya .. yang biasanya tahu hanya April .. karena Jimin selalu meminta bantuan sahabat kecilnya itu setiap ada masalah ... aku tidak tahu .. apa karena kami yang terlalu sibuk dan mungkin Jimin enggan menganggu kami ..!" jelas Kim ..


"Hmmmmmm kita akan pergi kesana setelah ini...!" cetus Yoongi khawatir ..


"Baiklah tapi kami tidak ikut ya ..!" ucap Elma ..


"Ya tidak apa .. lebih baik kita menjaga mereka saat ini .. kalian tahu sendiri pikiran orang yang sedang seperti saat ini akan sangat berbahaya jika di biarkan sendiri ... apa kalian mengerti maksudku !??" ucap Yoongi ...


"Nee .. kami mengerti .. baiklah ayo kita pulang .. " ucap Jungkook .


"Ayoo ... aku akan membayar makanan nya .. " ucap Tria yang sedari tadi hanya diam ..


Entah apa yang di pikirkan gadis satu ini ..


"Triaaa tidak usah aku sudah membayarnya tadi ...!" ucap Jungkook .


"Oh baiklah terima kasih banyak ...!" ucap Tria ..


"Baiklahhhh ayo kita pulang ...!" ajak Elma ..


Mereka semua pun akhirnya pulang.


Kim , Min , dan Jungkook pergi dari sana dan juga para wanita ini ..


***Seokjin kemana thorr ?? dia sibuk jadi tidak ikut menjemput 😊😊*


*Jimin POV*


*drttt...drttt drtt.* ponsel bergetar menandakan ada pesan masuk .


"Kita akan bertemu besok di taman pukul 15.00.. apa kau siap ? kita akan menyelesaikan masalah ini secepatnya sebelum hari pernikahan... dan yaa.. tolong maafkan aku apapun yang terjadi besok .. dan yaa ... aku tidak bisa munafik .. aku sedang merindukan mu .. dan itu membuat ku merasakan sakit yang teramat perih .. bukan bahagia ... baiklah .. sampai bertemu besok .. jangan lupakan kondisimu .. aku tidak suka jika kau sakit hanya karena aku** ..!"


Isi pesan darimu ...


"Aku akan datang besok .. aku tidak akan tahu apa yang terjadi .. dan semoga itu keputusan mu yang terbaik .. dan jika benar kau meninggalkanku .. aku akan mendonorkan jantungku untuk orang yang lebih membutuhkan nya .. untuk apa aku hidup dengan jantung normal jika akhirnya orang yang ku perjuangkan pun akhirnya meninggalkan ku .."batin Jimin yang masih memandang pesan darimu ..


Tiba tiba ..


*Bruakkkkkkkkk.. * suara kegaduhan muncul di rumah Jimin . Jimin pun akhirnya keluar dari kamarnya dan ternyata. ...


"Apa yang kau lakukan hahhhh !!!" teriak Jimin ..


Yaa siapa lagi nenek sihir itu yang datang. ..tidak tahu apa inginnya saat ini , dia datang dengan kegaduhan memecahkan vas kaca itu .


"Apa maumu ?? sudah puas kau mendengar hubungan ku yang hancur ?? kau puas sekarang nona Younha 😏😏 !" ucap Jimin ..


"Emmmmm lumayan ... tapi aku sangat puas jika wanita yang sudah menamparku itu terpuruk lebih dari ini .. kau akan mendengar beritanya setelah aku menghitung 1...2...3... "dan kemudian ..


*duaarrrrrrrrrr* satu tembakan terdengar dan Younha seketika jatuh karena tembakan itu ..


"Younhaaaa .. "ucap Jimin kaget ..


"3.. tembakan itu kembali padamu . dasar wanita licik ..bisa bisanya kau menyewa seseorang untuk membunuh adikku .. cihhhhh kau bodoh sangat bodoh .. kau tidak tahu siapa yang kau suruh hahhhh ...!!!!" ucap Hobie tiba tiba dengan beberapa polisi yang datang ke rumah Jimin ...


"Ada apa ini hyungggg ...!" tanya Jimin yg masih tidak mengerti..


"Wanita ini merencanakan untuk menyerang adik ku dengan orang suruhan nya .. dan untungnya Tria yang baru sampai melihatnya saat itu ... dan dia melihat ada laki laki yang sedang membidik dari luar rumahku dan iyaa sasaran nya adalah Adik ku yang sedang ada di balkon kamarnya , dia dengan berani mendekati laki laki itu dan memukul belakang kepala nya dan seketika laki laki itu jatuh tak sadarkan diri .." jelas Hobie ..


Jimin yang kaget hanya bisa diam terpaku tidak habis pikir dengan isi kepala Younha ..


sementara Younha dia hanya merasakan sakit karena polisi menembak tepat di kakinya .. yaa agar dia tidak bisa lari ..


"Kau memang jahat Younha ... bawa saja dia pergi aku akan melawan mu dan akan aku pastikan kau akan mendekam selamanya di penjara bersama orang suruhan mu Younha ..!" ucap Jimin yang sudah mengepalkan tangan nya ..


"Lihat saja aku akan kembali dan akan membalas ini semua ..!" cetus Younha yang kini sudah di bawa oleh Polisi ..


*Kebodohan yang haqiqi 😏😏*


"Bagaimana keadaan nya Hyung .. apa dia baik baik saja ...!" tanya Jimin ..


"Aku tidak tahu harus menjawab mu apa kali ini dan kau juga pasti tahu bagaimana keadaan nya saat ini .. aku kecewa padamu .. aku sudah mempercayakan mu untuk menjaganya .. tapi tidak kuduga semua terjadi seperti ini ..!" ucap Hobie yang membuat Jimin diam seketika .. dan kau tahu apa yang lebih burukk??" ucap Hobie bertanya ..


"Yang lebih buruk adalah bulan Juni kali ini ..hidup Adik ku seperti musim Hujan terus menerus mengalir tapi hujan itu mengekang nya .. aku harap kau paham maksud ku . dan semoga masalah kalian besok selesai dengan jalan yang terbaik ...!" ucap Hobie saat akan melangkah pergi dari rumah Jimin dan saat bersamaan para laki" yang tadi memang ingin kerumah Jimin pun sampai disana dan kaget karena ada darah disana ...


"Kenapa rumah ini sangat kacau ??" ucap Yoongi heran ..


"Kalian disini .. lanjutkan lah .. aku harus pulang ..!" ucap Hobie yang kemudian pergi meninggalkan yang lainn ..


"Oh Tuhan darah siapa ini !" ucap Kim kaget ..Jimin hanya melamun mendengar ucapan Hobie ...


Yoongi yang melihat Jimin melamun akhirnya mengahampirinya dan menepuk bahunya ..


Jimin pun seketika kaget dan tersadar dari lamunannya .


"Ohhh itu darah Younha ..." ucap Jimin spontan ..


"Apa yang kau lakukan ?? kau membunuh nya ...!" cetus jungkook..


"Kau pikir aku bisa melakukan nya !" ucap Jimin sinis. .


"Aisss sudahlah kau jangan asal tuduh Jungkook kii .." ucpa Kim


"Ada apa sebenarnya Jim ??" tanya Yoongi ..


"Itu darah kaki Younha yang di tembak oleh polisi .."Jimin mulai bercerita dia tidak sadar menceritakan semua pada ke 3 laki laki itu secara spontan ..


Yaa .. mungkin selama ini dia butuh tempat untuk bercerita tentang hidupnya .. tapi memang dia akui .. dia tidak ingin menganggu teman" nya yang mungkin sibuk dengan pekerjaan nya saat itu ..


Jimin memilih diam dan hanya bercerita kepada Aprill ..


Yaaa... disanalah saat ini mereka .. mendengar keluhan dari seorang Jimin yang selama ini terlihat baik baik saja , tapi itu hanya dari luar ... didalm ternyata dia sangat rapuh...


3 laki laki itu hanya bisa diam mendengar apa yang Jimin ceritakan ..


Dan tidak tahu apa yang mereka pikirkan satu sama lain ...


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.Hmmmm tidak tahu apa yang akan terjadi besok ..


dan semoga itu jalan keluar yang terbaik untuk mereka ...


.


.


.


*Akhirnya si Younha bisa musnah juga 😏😏*


mendekamlah kau di penjara 😒😒 *


.


.


.


.next episode ..stay tune yaa ...


😘😘😘