
"Wahhhh berani juga ya kamu ..." ucap Younha ..
satu tamparan hendak mendarat tapi dengan sigap tangan mu menahan tangan nya yang lain...
"Kamu pikir semudah itu nyentuh kulit ku .. hmmm mimpi kamu 😏😏" Ucapmu ..
"Dasarrrr wanita rendahan ... kamu gak pantes jadi calon istrinya Jimin , dari keluarga biasa , gak punya orang tua .. dannn .. murahan ...!!!" ucap Younha ..
"plakkkkkkkkkkkkk ...!!!!!" satu tamparan mendarat di pipi Younha menghasilkan darah yang keluar di sudut bibirnya ..
"Maaf nona ... disini siapa yang murah akan terlihat ..!" ucapmu 😏😏
" Pergilah Younha tolong jangan ganggu hidupku lagi .. " ucap Jimin ..
"Wowwww sekarang kau lebih memilih wanita ini daripada aku ...!!"' ucap Younha ...
Keadaan semakin memanas.
Ina dan Jungkook yang masih disana tidak bisa menyangka bahwa Ayu yang terkesan lembut itu bisa menjadi semarah itu .
"Woww Jungkookii , aku baru pertama kali melihat dia berani menampar orang lain ..! " ucap Ina. berbisik pada jungkok..
"Benarkah ?? menyeramkan chagii!" bisik jungkok ..
"Sudah lah chagii ayo masuklah ke kamarmu kau baru sjaa datang .. istirahat lah .." ucap Jimin kepadamu ..
kau hanya mengangkat tangan di depan wajah Jimin mengisyaratkan untuk diam membuat Jimin terdiam dan khawatir ..
"Sebelum aku hilang kendali .. pergilah dari sini ...!" peringatan pertama darimu ..
"Pintu ada disebelah sana baru saja kau lewati.. apa perlu aku yang mengantarmu ??" ucapmu dingin ..
"Wowww pintar sekali bicaramu anak kecil !!" ucap Younha. .
"Berhentiiiii lah kau bicara Younha ... pergilah dari sini jangan membuat keributan .. atau aku yang akan mengusirmu ..!" ucap Jimin emosi ..
"Jadi kau lebih memilih dia dari pada aku ??? wanita yang pernah melewatkan 1 malam dengan mu ???" ucap Younha yang membuat mu terkejut dan hilang keseimbangan ...
"Apa maksudmu !" ucap Ina menyela ...
"Iyaaaa ... aku sudah pernh melewatkan satu malam itu bersama laki laki ini ..." ucapnya dengan tangan yang hendak menyentuh Jimin ..
Dengan sekejap tangan itu terhenti dan menampar pipi wanita itu lagi untuk kedua kalinya. .
*plakkkkkkkkkkkkk* tamparan keras mendarat ...
"Kau pikir aku akan percaya dengan mulut mu ?? sudah terlihat disini siapa yang MURAHAN !!!! KAUUU atau Akuuu ???" tekanmu ...
Dengan emosi kau pun langsung menarik tangan Younha dan membawanya keluarrr dari rumah itu ..
*serem juga kalo udah marah*
"ingat sekali lagi kau menginjak kan kaki mu di sini , aku yang akan mematahkan semua tulangmu !!! kau paham nona YOUNHAAA !!😏😏" ucapmu yang meninggalkan nya di luar rumah ...
*bruaaaakkkkkkkkkkkkkkkk" suara keras dari pintu yang tertutup ..
"Yuuuu tenanglah ... jangan kau percaya kata kata wanita itu " ucap Ina menghampiri temannya itu ..
"Aku baik baik saja ... aku ingin istirahat .. kepala ku pusing saat ini ..." ucapmu yang sudah terlihat pucat ..
" Baiklah ayo aku antar..." ucap Ina...
"Chagiaaaa aku bisa jelaskan ... tolong jangan percaya dengan kata" wanita itu ... " ucap Jimin mebgahmpirimu ..
"Aku ingin istirahat ... " ucapmu dingin
Tidak lama kemudian .
*brukkkk* kau pun jatuh pingsan tepat setelah memasuki kamarmu..
"yuuuuuuuu .... yakkkk oppaaa tolongggg !!!!" teriak Ina .
Jimin dan Jungkook yang mendengar langsung lari kedalam melihat ada apa.
"Oh Tuhann sayangggg kau kenapa !???" ucap Jimin yang mengangkatmu dan memindahkan mu ke ranjang ..
"panggil dokter sekarang .. " perintah Jimin ..
"Aku akan menelpon nya. .." ucap Jungkok
Ina yang ada disana pun bingung dan segera mencari minyak aromaterapi untuk menyadarkanmu ..
Jimin yang kali ini sangat khawatir akan keadaanmu yang semakin memburuk tidak sadar menjatuhkan air matanya ..
"Maafkan aku .. aku tidak bisa menjagamu untuk kesekian kalinya. . maafkan aku ... tolong sadarlah ... sadarlah sayang ..." ucap Jimin dengan kekhawatiran nya.
*Bentar kok kayak lirik lagu yaa 😅😅*
Tidak lama dokter pun datang .
"Dia ada di dalam dok mari saya antar . " ucap Jungkook ..
"Ada apa lagi sampai dia bisa pingsan seperti ini !??" tanya dokter ...
"Dia hanya berkata lelah dan pusing dok ..." ucap Jimin berbohong...
Mereka yang berdiri disana hanya diam menunggu dokter memeriksa keadaan mu saat itu ..
"Apa kita harus menelpon oppa hobie ??" tanya Ina
"Telpon lah suruh dia kesini ,. bagaimana pun dia harus tahu keadaan adiknya ...!" ucap Jungkok ..
"Oppa bisakah kau kemari ??? iya di rumah Jimin .. Ayu jatuh pingsan lagi ..." ucap Ina di telpon ..
"Baiklahhh aku akan segera kesana ..!" ucap Hobie mengakhiri telponnya. ..
"Bagaimana keadaan nya sekarang dok ???" tanya Jimin ..
"Aku sudha menyuntiknya obat tidur ... biarkan dia tertidur dulu agar dia bisa relax dan tidak memikirkan apapun... jangsn biarkan dia cepat emosi .. karena itu bisa mempengaruhi dirinya sendiri ... " ucap dokter menjelaskan.
"Baik dok ... mari saya antar..." ucap Jimin ...
" Hyung biar aku saja yang mengantarnya ... kau tunggulah disini ..." ucap Jungkok .
Jimin pun hanya menunduk menatap mu .
"Maafkan aku sudah membawamu kemari .
Cepatlah sadar . aku akan menjelaskan semua nya padamu .. semuanya ... " batin nya sembari mencium tanganmu yang kini di genggamnya erat... sangat erat ...
Tidak lama kemudian Hobie datang bersama Tria .
"Dimana dia ... " ucapnya yang baru Sampai ..
"Dia dikamar Jimin oppa ..." ucap Ina ...
Hobie yang khawatir mendengar keadaan mu pun langsung masuk ke kamar itu ..
"Ada apa sebenarnya , kenapa ayu bisa pingsan lagi ?" tanya Tria ..
Ina pun menceritakan kejadian itu ..
Tria yang mendengar itu pun hanya diam , antara terkejut dan tidak menyangka .
"Dia sangat mencintai Jimin Inaa ... sampai" dia emosi seperti itu .." ucap Tria .
"Jujur selama aku berteman dengan nya . aku tidak pernah melihat dia semarah ini !" tambahnya ..
"Benar yang kau katakan Tria .. aku saja ketakutan melihat dia dengan mata nya merah ketika menahan amarahnya .. " ucap Ina..
"Aku tidak pernh melihat wanita bisa setegar dia .. melawan wanita yang ingin menyentuh lelaki miliknya ... Hyung sangat beruntung memilikinya... dan aku beruntung bisa bersama salah satu teman nya .." jawab Jungkook dengan tatapan dalmnya ke Ina ..
Ina yang mendengar itu pun hanya menunduk malu dengan pipi yang sudah memerah seperti tomat 😆😆
"Aissss kalian aku kan melihatnya ..." ucap Tria ..
*Suasana di kamarmu ... *
"Bagaimana keadaan nya ?? Apa kata dokter ??" tanya Hobie
"Dia hanya lelah Hyung .. aku tidak mengira akan terjadi lagi ...!" ucap Jimin menunduk ..
"Maksudmu???" tanya Hobie heran ...
Jimin pun bercerita tentang kejadian yang baru saja kau alami. Amarahmu yang begitu besar . Dan yaa.. Kakakmu hanya mematung tidak menyangka jika kau bisa semarah itu .
"Jujur aku tidak pernah melihat sekalipun dia marah seperti itu. . " ucap Hobie ..
"Aku juga tidak pernah melihatnya seperti itu ... dan ini mungkin baru pertama kali dia semarah ini .." sahut Tria ..
"Dia sangat mencintaimu Jiminaa ... Dia tidak ingin kau di sentuh wanita lain ... " ucap Tria ..
"Aku juga sangat mencintainya ... aku beruntung punya wanita seperti dia ... " ucap Jimin memandangmu yang masih terlelap ..
"Aku hanya takut jika Younha akan membalas perlakuan Ayu nantinya ... aku tahu dia bukan wanita yang baik ... " ucap Jimin ..
"Itu menjadi tugasmu untuk melindunginya Jiminaa..." ucap Hobie ..
"Jangan sampai wanita itu menyentuh adik ku ..." tambahnya ...
"Nee Hyung aku akan menjaganya..." jawab Jimin ..
Hari pun berlalu ..
Kakakmu dan Tria pamit untuk pulang .
Begitu juga Ina dan Jungkook .
Jimin yang sedari tadi ada di sampingmu hanya bisa memandangmu sesekali mencium tanganmu , keningmu ., berkali kali ... Dia merasa takut kehilangan mu .
***Sebesar itukah cintanya ?? Mungkin ...
Seseorang tidak bisa mengukur seberapa besar cinta itu hanya dengan sebuah kata ... Tapi mungkin cinta itu bisa di perlihatkan dengan salah satu cara ..*
Salam cinta dari authorr ..
😍😍😍**
.
.
.
.
.Lanjut episode selanjutnya readerrr ...
stay tune sayanggggg