Gairah Hasrat Kakak Ipar

Gairah Hasrat Kakak Ipar
bab 72


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Thalia masih tersenyum,dia ingat betul penolakan yang dilakukan oleh farhan saat kedua mertuanya mengajukan farhan dan thalia untuk menikah. Waktu itu semua keluarga berkumpul dirumah mertua nya,thalia hanya ingin yang terbaik untuk daren saja saat itu tanpa perduli perasaan nya yang belum mencintai farhan . Tapi farhan malah menolaknya dengan alasan dia masih ingin bebas bermain tanpa ada larangan dari istri, apalagi memiliki anak. Dia belum siap,makanya dia menolaknya .


Walaupun saat itu thalia tau kalau farhan dipaksa makanya dia menolak,makanya thalia tidak pernah berharap untuk hal itu lagi pada farhan. Thalia juga tidak ingin daren mengharap yang tidak pasti,karena sampai saat ini thalia tau kalau daren masih mengharapkan farhan menjadi papa nya .


Makanya sebelum daren terlalu sakit hati,dia akan mengambil keputusan terbaik untuk hidup mereka kedepannya. Dia ngak mau membuat daren terus berharap pada farhan, karena dia tau kalau farhan tidak ada rasa apa pun pada mereka.


Thalia menghubungi aldi,dia ingin aldi makan malam bersama mereka juga tapi aldi mengatakan kalau dia tidak bisa karena ada janji makan malam dengan kedua orang tua nya malam ini tapi dia janji akan datang setelah makan malam.


"al....aku ingin menanyakan sesuatu" ucap thalia saat aldi ingin mengakhiri panggilan nya


"apa tha, katanya saja " jawab aldi dengan lembut


"apa lamaran mu waktu itu, hhmm....masih berlaku?" tanya thalia dengan gugup


"lamaran?yang aku ingin menikahi mu?" tanya aldi


"ya....apa masih berlaku?apa kau masih mau menikah dengan ku?" tanya thalia dengan ragu


"masih tha, aku masih ingin menikah dengan mu....apa kamu mau menerima lamaran ku tha?" ucap aldi dengan nada senang,dia yakin jika thalia akan menerima nya. Apalagi thalia tidak pernah menyinggung hal itu ,makanya dia yakin saat ini thalia pasti akan menerima nya


"ya....aku akan mencoba nya,malam ini aku akan mengatakan nya pada kedua orang tua ku juga mertua ku mengenai hubungan kita. Aku akan mengatakan kalau aku akan menikah dengan mu,apa kau keberatan ?" jelas thalia dengan gugup


"benaran kan tha?aku ngak lagi mimpi ini kan?" tanya aldi dengan semangat,penantian nya selama ini akhirnya membuahkan hasil


"hhmmm....ya,aku harap aku bisa mencintai mu al" jawab thalia pelan


"aku akan menunggu mu,walaupun kita sudah menikah. Aku akan membuat mu jatuh cinta pada ku tha,aku akan datang tepat waktu " jawab aldi dengan senang,ingin rasanya dia langsung berangkat kerumah thalia tapi dia ada janji makan malam bersama dengan kedua orang tua nya


Thalia mematikan panggilan telponnya,dia langsung memasak makanan yang cukup banyak juga membaur cemilan untuk cuci mulut nya saat diruang keluarga nanti.


Tak lama daren turun bersama dengan farhan,mereka sudah terlihat segar. Thalia juga sudah selesai masak,dia menyusun makanan diatas meja makannya.


"banyak sekali masak nya ?apa akan ada tamu ?" tanya farhan dengan penasaran


"ya....papa dan mama akan kesini " jawab thalia sambil tetap menyiapkan makan malam


"mama?papa?" tanya farhan bingung,kedua orang tua nya atau kedua orang tua thalia


"mereka akan datang berempat " jawab thalia dengan tenang


Ting tong


"opa....oma....udah datang " teriak daren yang langsung memeluk tubuh kedua orang tua thalia


"ma...pa...." sapa thalia pada kedua nya, mereka pun saling berpelukan


Tak lama kedua orang tua farhan juga datang,thalia pun melakukan hal yang sama. Thalia tidak pernah membeda-bedakan mereka,walaupun kedua orang tua farhan hanya mertua nya saja.


"ayo kita makan dulu pa...ma...."ajak thalia, karena keempat nya sudah datang


Mereka makan dengan lahap karena memang masakan thalia terbilang enak,farhan yang baru memakan masakan thalia merasa terkejut dengan makanan yang dimakan nya karena dia tidak pernah makan masakan wanita lain selain mama nya.


"bagaimana farhan ?masakan thalia enak kan? " tanya mama thalia dengan lembut sambil memandang ke arah farhan yang makan dengan lahap


Farhan hanya mengangguk dan tersenyum,menurutnya masakan thalia ngak jauh beda dengan masakan mama nya.


"makanya kalau punya istri thalia sangat beruntung,bukan hanya cantik dan pintar mengurus anak tapi pintar masak juga" ucap mama farhan yang menyukai thalia dari dulu makanya mama farhan ngak mau nanti nya thalia menikah dengan pria lain lagi,dia ingin thalia tetap menjadi menantu nya saja.


Farhan hanya tersenyum sambil melirik ke arah thalia,dia sudah mulai menyukai thalia tapi dia terbilang cukup gengsi untuk mengakui nya. Tapi dia masih ingin bebas,dia belum ingin meninggalkan semua kehidupan bebas nya . Walaupun saat ini dia masih sibuk dengan perusahaan juga pada daren,tapi saat ini dia merasa nyaman bersama dengan thalia dan daren.


Setelah makan malam bersama,thalia membereskan bekas makanan nya. Dia dibantu oleh kedua mama nya,mereka masih penasaran dengan apa yang akan di bicara kan oleh thalia juga farhan,mereka yakin farhan dan thalia sudah memutuskan untuk menikah karena beberapa minggu ini mereka mendengar kalau mereka sangat dekat.


"kamu mau bicara apa?" tanya mama thalia dengan lembut


"aku akan menikah ma,mungkin lebih cepat lebih baik agar tidak mengganggu orang lain lagi " jawab thalia membuat kedua wanita paruh baya itu tersenyum senang.


"bagus lah,mama setuju kalian akan menikah . Memang lebih cepat lebih baik" ucap mama thalia


Selama ini kedua nya sering sekali menyuruh thalia untuk menikah dengan farhan, walaupun farhan masih menolak nya tapi tetap saja mereka ingin yang terbaik untuk anak nya.


Farhan dan daren juga bersama dengan kedua pria paruh baya duduk diruangan keluarga,mereka membicarakan masalah perusahaan bersama farhan .


Tak lama para wanita pun sampai di ruangan itu juga,mereka ikut bergabung dengan membawa cemilan dan teh yang sudah disiapkan oleh thalia sebelumnya.


"jadi apa yang ingin kalian bicarakan ?" tanya papa thalia dengan pelan


"selamat malam tante ,om..." ucap aldi yang baru saja datang dari arah depan


Dirumah thalia memang ada seorang sekuriti dan satu pelayan yang untuk membersihkan rumah juga menjaga rumah nya,mereka sudah mengenal betul siapa aldi. Begitu juga dengan kedua orang tua thalia dan farhan,aldi merupakan sahabat thalia dan anak nya .


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘