
Selepas isya, Seno baru sampai di terminal Palbapang. Pria itu memang baru bisa meninggalkan akademi setelah maghrib. Dia harus menyelesaikan dulu tugasnya sebelum mengunjungi keluarga Eko. Kedua tangannya membawa oleh-oleh darinya dan juga titipan kedua temannya. Dengan langkah panjang, dia berjalan menuju kediaman Eko.
“Assalamu’alaikum.”
Mendengar seseorang mengucapkan salam, Puji keluar dari rumah. Dia terkejut sekaligus senang melihat kedatangan Seno. Namun kali ini pria itu hanya datang sendiri tanpa ditemani keempat sahabatnya. Yakob dan Willi juga tidak bisa datang ka...