
Ghea kembali masuk kedalam mobil, ia memberikan gulali berbentuk kepala kelinci itu kepada Radit. Tapi, pria itu tidak menerimanya. Bahkan Radit memalingkan wajah nya dari Ghea, ia tidak suka dengan bentuk gulali itu. “Ada apa lagi, kak? Ini gulali yang kau minta” Ucap Ghea, ia mencoba untuk bersabar.
Radit mengerucutkan bibir nya, tangan nya mengetuk jendela mobil. Benar-benar selayaknya anak kecil yang sedang merajuk, Ghea memaksa Radit untuk menerima gulali itu. Tapi, Radit malah melemparkan gulali itu begitu saja. “Aku minta yang berbentuk kepala beruang!” Ucap nya dengan tegas.
“Ngga ad...