
Ghea sampai di Apartemen saat menjelang malam, ia heran kala melihat lampu di seluruh ruangan belum menyala. "Apa kak Radit belum pulang bekerja?" Tanya nya, Ghea mengambil ponsel nya di tas selempangnya.
Untuk menerangi diri nya, kala Ghea menghidupkan ponsel nya, tiba-tiba lampu ruangan tengah menyala. Terlihat lah wajah tampan Radit yang menatap nya tajam, seakan mau menerkam Ghea pada saat itu juga.
"Loh kakak sudah pulang? Kenapa lampu nya tidak dinyalain?" Tanya Ghea, ia menghampiri Radit yang berdiri tegap dengan tangan di kantong celananya. "Aku ingat waktu, tidak seperti seseorang y...