
Ghea mengambil kemeja Radit yang tergeletak di lantai, mereka masih berada di sofa ruang tengah. Bercinta berjam-jam di sofa, ternyata lebih nikmat bagi Ghea. Ia memakai kemeja Radit sambil memerhatikan Radit yang tertidur pulas di atas sofa, baju nya sudah tidak berbentuk lagi. Radit tidak terkendali kali ini, Ghea bahkan telah mengatakan lelah berulang kali. Tapi, Radit seolah-olah tuli akan itu.
Ghea sangat lapar, ia berlalu ke dapur untuk memasak. Sarapan pagi tadi hanya sedikit, karna tidak berselera selalu memikirkan Radit. Kali ini ia benar-benar sangat lapar, tenaga nya telah terkuras...