
...----------------...
saya matahari memasuki kamar Zu melalui celah celah jendela, Zu mulai mengerjakan matanya dengan lucu karena silau yang dihasilkan oleh pancaran sinar matahari ke wajahnya,
saat ia mengangkat tangannya untuk mengumpulkan kesadaran tiba-tiba ia merasakan benda berat yang menimpa perutnya, Zu pantas kaget dan melihat ke samping, Alaska sedang berbaring dengan tangan kiri menyangga kepalanya dan tangan kanan memeluk pinggang ramping milik gadisnya tersebut,
"selamat pagi sayang 😊
Zu yang mendapatkan ucapan selamat pagi dari kekasihnya dan merasakan nafas Alaska yang menerpa wajahnya tidak bisa menahan untuk tersipu malu, pipinya memerah dan di mata Alaska itu adalah hal yang sangat indah dan lucu,
tanpa sadar Alaska menggigit gemas pipi gadisnya tersebut,
"Hem apakah boleh sama menggemaskan ini di saat baru bangun tidur? tanya Alaska
Zu yang tersadar karena gigitan di pipinya akhirnya bertambah semakin malu,
"Aka apa yang kamu lakukan di dalam kamarku se pagi ini?
"tentu saja membangunkan gadis cantikku ini akhh maksudku istriku yang cantik ini 😍,
"Aka aku serius🤨, kamu tidak boleh memanggilku istrimu mulai sekarang kita berpacaran saja sekarang kamu adalah kekasihku tidak tidak anggap saja kita sudah bertunangan, lalu kamu bisa memanggilku istri di saat kita sudah menikah nanti bagaimana?
walaupun sedikit tidak setuju dengan perkataan Zu akhirnya Alaska hanya bisa mengangguk dengan pasrah lalu menunjukkan wajah tersenyum lembutnya kepada Zu,
"baiklah apapun yang kamu inginkan sayang, bangunlah sekarang sudah jam 07.00 pagi bukankah kamu akan membawaku pergi ke markas dan bertemu dengan kakak iparku,?
" hehe baiklah kalau begitu aku akan membersihkan diriku dulu,
Zu beranjak dari kasurnya dan memasuki kamar mandi,
saat Alaska sedang berada di kamar tiba-tiba Jo datang dan berlutut di hadapannya,
" Tuan bisakah kamu kembali saat ini gadis itu mengetahui bahwa kamu sudah kembali dan selalu mengganggu dan membuat kekacauan di istana,
"dari mana dia mengetahui bahwa aku sudah kembali bukankah tidak ada satu orang pun yang mengetahuinya selain kamu permaisuri Dan kasim, oh benar jadi itu adalah ulah pria itu, Jo apakah kamu lupa membersihkan hama? Alaska menatap jauh dengan tajam
"Tuhan maafkan hamba karena lalai,
"baiklah pertama-tama bereskan hama itu terlebih dahulu Kita harus membersihkan semua hama yang berada di kerajaan dan sekitar kita sebelum membawa permaisuri kembali,
"jadi yang mulia apa keputusannya anda buat, aku sudah tidak bisa lagi menangani gadis itu, selain statusnya yang lebih tinggi dariku Dia mengancam akan melukai semua penghuni istana kita,
"menurutmu apa, tentu saja aku tidak akan kembali hari ini aku akan bertemu dengan saudara iparku, minta tim inti untuk membereskan mereka semua, kirim pesan kepada pria tua tersebut jika ingin berperang dengan kerajaan kita maka kirim saja pasukan jangan pernah mengirim anak perempuannya yang tidak tahu diri itu,
"Tuan apakah anda yakin, Tuhan baru saja kembali dan keadaan di kerajaan kita belumlah stabil untuk saat ini,
tiba-tiba Zu sudah berada di belakang mereka berdua, karena saking seriusnya membicarakan tentang masalah yang sedang menimpa kerajaan atas kedua pria tersebut bahkan tidak menyadari jika Zu sudah keluar dari kamar mandi dengan keadaan bersih dan rapi,
Alaska tersentak ketika mendengar pertanyaan dari gadisnya, sementara Jo hanya menunduk dan berdiri di belakang tuannya
"Salam permaisuri yang agung semoga hidup seribu tahun, ucap Jo
"Jo tidak perlu sungkan seperti itu, mulai saat ini kamu harus membiasakan untuk memanggilku nona atau Queen, dan tidak ada penolakan
"baik nona,
"Alaska jelaskan kepadaku apa yang sedang kalian bicarakan perang apa?
Alaska terdiam karena bingung bagaimana cara menjelaskannya kepada gadisnya tersebut karena tidak mendapat jawaban dari Alaska akhirnya Zu beralih menatap Jo,
"nona saat ini nona muda Bianca dari kediaman jenderal chen sedang membuat keributan di istana, Dia meminta untuk bertemu dengan yang mulia karena karena kelalaian hamba seekor hama hidup dan mengetahui jika yang mulia sudah kembali,
Zu yang mendengar jawaban dari mulut Jo tidak bisa menahan untuk tidak tertawa terbahak-bahak,
"buahhhahahahhahahaha, Jo kamu sangat lucu tidak bisakah kamu menyebutnya hama saja kenapa harus menambahkan kata seekor haha,ehemmm
"Aka sepertinya kita tidak bisa mengunjungi kakak iparmu saat ini, pergilah dan bersihkan hama hama itu jangan biarkan aku melihat dan bertemu dengan saingan cintaku itu lagi suatu hari nanti, jika saat aku kembali dan dia masih saja mengejar-ngejar kamu aku akan menjadikannya mainanku, kan aku tidak akan berbicara denganmu selama satu bulan, ancam Zu,
"😳 sayang apa yang kamu katakan dia bahkan tidak pantas untuk menjadi saingan cinta mu, bukankah bukan kamu yang mengejar-ngejar aku tapi aku yang tergila-gila padamu,
"iya tapi dia adalah gadis masa kecilmu bukan, heh Aka kembalilah dan bereskan masalah kalian terlebih dahulu saat ini kerajaan belumlah stabil jangan membuat penderitaan bagi banyak rakyatmu hanya karena keegoisanmu saja,
" sayang ralat perkataanmu dia memang teman masa kecilku itupun karena ibuku dan ibunya adalah sahabat, tapi baik ibuku dan ibunya tidak pernah menjodohkan kami berdua bahkan aku tidak pernah mencintainya sedikitpun aku hanya memperlakukannya sebagai adikku saja saat kami kecil, huhhh baiklah sayang kalau begitu aku akan kembali dan melindungi rakyatku untuk membuat kamu bahagia aku juga akan membersihkan hama hama itu,
"hemm kembalilah, kamu bisa datang kepadaku kapanpun kamu mau, aku akan menanti kedatanganmu selalu, Aka Aku mencintaimu,
"sayang aku lebih lebih lebih mencintaimu,
akhirnya Alaska dan Zu berpelukan dengan mesra tanpa menghiraukan kehadiran Jo di tengah mereka,
setelah beberapa saat pelukan perpisahan itu berakhir dan Alaska kembali ke kerajaan atas bersama Jo
...****************...
...End...
...****************...