
...----------------...
Mommy lihat disana,, akhh didepan mommy
Zu lalu mengikuti arah yang dikatakan bayi kecil itu dan tepat didepanya terdapat sebuah pedang usang,Zu mengerutkan keningnya,
Pedang usang,
Mommy cepat teteskan darah ku pada pedang itu cepat mommy ,
Zu yang di desak oleh bayi kecil itu pun mengikuti kemauannya,, ia mendekat dan meneteskan darahnya pada pedang usang tersebut,, tiba tiba pedang yang tadinya usang mengeluarkan cahaya merah terang, cahaya itu tidak hanya terdapat di dalam gua tersebut namun juga memancar sampai ke langit,, fenomena cahaya tersebut juga dilihat oleh banyak motivator mereka yang melihat cahaya tersebut berlomba-lomba untuk mencari pusat dari cahaya merah tersebut,,
sementara Zu yang melihat cahaya tersebut memancar sampai ke langit mengerutkan keningnya ia tahu sebentar lagi tempat itu akan dipenuhi oleh banyak kultivator,,,
Zu tanpa berbasa-basi langsung mencabut pedang tersebut dan melemparkannya ke ruang dimensi miliknya, tidak lupa ia juga melambai pada kolam air yang ia beri nama beauty water itu karna air tersebut memiliki khasiat untuk mempercantik,, setelah memasukkan beauty water dan pedang tersebut Zu lalu menoleh ke kanan dan ke kiri,, matanya tiba-tiba tertuju pada ramuan obat yang berada di dinding-dinding gua dan yang paling mencolok di sana adalah bunga tujuh warna dan ginseng , namun Zu mengerutkan keningnya ketika ia tanpa sengaja melihat buah naga di pojok goa,
merasa waktunya tidak banyak lagi Zu menggali ramuan obat tersebut dan langsung melemparkannya ke dalam ruang dimensi miliknya, ketika ia akan keluar dari gua tersebut ia tiba-tiba mengingat buah naga di pojok ruangan tanpa pikir panjang dia langsung mencabut pohon tersebut beserta buah-buahnya dan langsung melemparkannya ke dalam ruang dimensi miliknya,,,
Baby tolong urus semua yang mommy masukkan ke dalam ruang,,,
merasa dia tidak melewatkan apapun Zu langsung saja berjalan mengikuti terowongan satu-satunya di ruangan tersebut,,Zu tidak mungkin memanjat lubang perosotan yang ia lalui untuk sampai di goa tersebut,
saat melewati terowongan Zu dibuat bingung dengan jalan di ujung terowongan tersebut pasalnya ada 3 jalan yang berada tepat di depannya saat ini,
Woww,
Trowongan di tengah Zu melihat berbagai jenis buku dan Zu meyakini bahwa itu adalah buku-buku kuno buku yang nantinya pasti berguna bagi dia
Trowongan terakhir Zu melihat itu adalah jalan keluar dari goa tersebut,, tidak ingin kehilangan harta berharga lainya Zu lalu memasang penghalang tingkat tinggi di kedua trowongan tersebut,,menutupinya dengan elemen tanahnya sehingga tidak terlihat apapun disana,,
Setelah itu Zu bergegas keluar dari sana ,,tempat ia keluar adalah di sebuah pohon besar tepat di belakang kuil kuno yang berada di pinggiran kota, dan setidaknya itu berjarak 200 meter dari rumahnya,,,bukan tidak mau berteleportasi namun didalam goa tersebut tidak bisa melakukan teleportasi goa itu seperti terasingi dari dunia luar ,,
Zu lalu pergi menggunakan ilmu peringan tubuhnya namun di perjalanan Zu mencium bau anyir darah yang masih sangat pekat saat akan melewati bekas pertempuran tersebut tiba tiba Zu mendengar suara rintihan seorang pria tak jauh dari situ,,
Karna pendengarannya yang tajam Zu tentu tidak kesulitan mendengar suara rintihan kecil itu,
Mengikuti rasa penasarannya akhirnya Zu sampai pada sebuah pohon beringin dan dia melihat ...
...****************...
...End...
Jangan bosa guys kita belum mendirikan herem😆❤️
...****************...