
...----------------...
Melangkah keluar gerbang tiba-tiba ..
* iae'er
Mendengar suara berat seorang pria memanggilnya lantas Zu berbalik dan kaget,bagaimana tidak wajah seorang pria bertopeng hanya berjarak satu jengkal dari wajahnya,,
*akhhh, apa yang kamu lakukan disini
*tentu saja mengikuti gadis ku 😊
Mendengar jawaban seperti itu dari Raja Nan lantas membuat Zu bingung,,
Kenapa kamu mengikuti aku, kita tidak memiliki hubungan apapun jadi kamu tidak memiliki kewajiban untuk mengikuti aku, serkas Zu,
Mendengar jawaban gadisnya bukan marah Raja Nan malah tersenyum lalu berkata,,
nona Zu yang terhormat aku tidak memintamu untuk mengakui aku sebagai kekasih mu,cukup aku yang mengakui pada dunia bahwa aku adalah milik mu,,
Cihh apa -apaan pria ini bar-bar sekali,,,
Zu lalu tidak menghiraukan keberadaan Raja Nan dan terus melanjutkan perjalanan nya,, saat malam tiba Zu memutuskan untuk beristirahat ,dia duduk di atas sebuah cabang pohon lalu mulai memakan bekalnya,, ia tidak bisa masuk ke ruang dimensinya dikarenakan ada orang lain disan,,,
Melirik pria disampingnya Zu mengerutkan kening,,
* apakah kamu tidak memiliki sesuatu untuk dimakan?
Tidak ,
Tau tidak memiliki apapun kenapa kamu malah mengikuti ku, jika kamu menginggal di
Cupp ......kecupan di bibir Zu membuat nya langsung bungkam
😳
Kamu makan saja jangan mengoceh nanti tersedak,
Kamu,,,, apa yang kamu lakukan padaku,Zu berbicara sambil membekap mulutnya,,,
😁 hihihi sayang kamu lucu sekali, kalau kamu kawatir pada ku bagikan saja aku makanan,,
Zu menurut dan langsung memberikan bagian lain dari bekalnya kepada Nan,
Setelah makan malam yang membuat suasana menjadi canggung akhirnya mereka memutuskan untuk tidur di cabang pohon malam ini,, tidak ada satu binatang pun yang menghalangi mereka,,
Saat ini matahari mulai menampakkan dirinya dengan malu malu,, seorang gadis nampak terbangun dari tidurnya,,, saat membuka mata Zu benar benar kaget,kenapa dia terbangun di dalam pelukan Raja Nan,
setelah sesi terkejutnya selesai Zu berusaha melepaskan diri dari pelukan Raja Nan,, Raja Nan yang memang sengaja memejamkan matanya tidak mempersulit nya,
pukul 8 pagi Zu lalu memulai petualangannya kembali,
Hari hari berjalan dengan cepat dan disinilah mereka saat ini di puncak gunung es, Zu dan Raja Nan menyelimuti tubuh dengan energi spiritual mereka masing",
Melihat kesamping Zu melihat Raja Nan pria yang menemani hari-harinya selama perjalanan, mengingat banyak kejadian konyol yang telah mereka lalui ,Zu tersenyum lalu berkata,
Nan tunggu disini aku akan pergi ke bawah untuk mengambil serbuk bunga es dan menyembuhkan saudara ku,,
Baiklah sayang, berhati hatilah,
Zu selalu melayang ke dalam kawah gunung es di depannya,, sesampainya di bawah iya melihat seekor ular raksasa yang badannya melingkar di pinggir bunga,
manusia apa yang kamu lakukan di sini,
kamu penunggu di sini, aku hanya ingin meminta sedikit serbuk bunga es untuk menyembuhkan racun ditubuh saudaraku,
Ular itu nampak tidak percaya bahwa Zu hanya menginginkan serbuk sari bunga yg ia jaga selama ini,
bagaimana aku bisa yakin bahwa kamu hanya menginginkan sedikit serbuk dari bunga yang ku jaga,,
😏😄 jadi bagaimana kamu ingin aku meyakinkan mu,
berikan aku sebelah tangan mu maka aku akan percaya,,
👿 kamu menginginkan tangan ku, aku lebih baik bertarung sampai mati dengan mu sekarang,
Hiyaaaa,,,,Zu menyerang dengan brutal mengeluarkan jurus" yang sudah ia pelajari dan tiba" melemparkan elemen air yg diubah menjadi belati siap menembus jantung korban,,Zu menangkis,dan menendang sesekali ia nampak melakukan salto,, saat berada di dekat kening ular itu Zu lalu mencoba permata di kening ular tersebut dan menjauh darinya,,
apa yang kamu lakukan kembalikan kristalku,,
berikan serbuk bunga untuk kepadaku maka aku akan mengembalikan pestamu,,
dasar manusia serakah kamu bahkan tidak ingin menyerahkan apa yang aku minta dan sekarang kamu mengancamku 😳😳
hahaha anggap saja begitu jadi?
Baiklah ambil saja serbuk bunganya dan kembalikan kristalku , setelah melakukan drama dengan ular tersebut akhirnya Zu melayang dan kembali berdiri di pucuk gunung es itu
Lalu tiba tiba,. .
...****************...
End jangan lupa jejeknya ❤️
...****************...