
Mereka berjalan menuju mobil yang sudah disiapkan supir pribadi keluarganya Yogha, dan saat Yogha berjalan Ainur tak henti hentinya memperhatikan cara berjalan Yogha yang sedikit berbeda, mungkin jika sekilas tidak terlihat tapi jika terus di perhatikan cara jalannya memang sedikit berbeda.
"Apa rasa sakitnya belum hilang?" tanya Ainur pada dirinya sendiri, dan saking sibuknya berpikir Ainur sampai menabrak Yogha lagi.
"Kau..." geram Yogja, "Apa tidak bisa jika kau menggunakan matamu itu dengan benar?".
"MAAF, MAAF, MAAF, sudah panas telingaku mendengar kata maaf da...