Slave ( Hiatus )

Slave ( Hiatus )
Bagian 20


Enjoy


Daisy menatap tak percaya pada pria yang sedang duduk dengan santai di depan nya ketika dia sadar sudah dalam keadaan terpasang rantai , sekarang apalagi yang harus di hadapi pasang surut gelombang ujian masih senantiasa menguji .


" sudah bangun sayang? " tanya pria itu


" sekarang apa lagi? ingin apa? apa mau mu? " tanya Daisy dengan pasrah


" tentu memiliki mu seutuh nya dan hanya milik ku . "


" manusia seperti apa yang memperlakukan orang yang di cintai seperti ini? lepaskan rantai ini kamu pikir aku apa . " Daisy melihat kaki yang di pasangkan rantai


Jeffran berjalan dengan angkuh orang yang menculik wanita cantik itu adalah si Profesor tampan , dia bertekad untuk memiliki Daisy hanya untuk nya tidak ada orang lain harus Jeffran seorang .


" itu adalah bukti cinta ku pada mu jangan nakal sayang . " Jeffran mengecup bibir Daisy


" bagaimana perasaan ibu jika tau putri nya di culik beliau baru sembuh , tolong jangan membuat ibu kembali masuk rumah sakit . "


" hm bagaimana ya . " pria tampan itu naik ke ranjang dan mengukung Daisy


kesedihan nampak di mata indah sang pujaan hati lebih tepat nya sorot yang penuh keputus-asaan .


" aku harus memberikan kabar setidak nya memberitahu jika masih hidup . "


" tinggalkan Lucas dan hiduplah dengan ku walaupun hanya menjadi simpanan , atau ingin merubah status yang mungkin sedikit lebih baik yaitu menjadi istri kedua . " Jeffran mengecupi leher jenjang Daisy


Daisy hanya diam rasa lelah sudah mulai hinggap di hati .


" aku tidak bisa menceraikan Minji karena dia sedang mengandung anak ku , walaupun kamu juga sama tapi stasus dia masih belum jelas milik siapa bahkan bisa milik si B*jingan Lucas . " di belai perut yang sudah mulai terlihat itu


Jeffran melepas semua baju Diasy dia merindukan sentuhan si cantik melupakan fakta jika baru keluar dari rumah sakit , Diasy yang masih lemah tidak dapat menolak sedikit demi sedikit suasana mulai panas suara erangan merdu terdengar .


" pelan kasian baby . " ucap Daisy sambil mencengkram selimut dengan erat


" jika dia bibit Seo di pastikan akan tangguh . " Jeffran menyeringai dan terus bergerak


keringat bercucuran deras membuat Jeffran terlihat sexy dengan otot badan yang gagah , geraman menjadi melodi tambahan membuat pria itu merasakan kesenangan malam ini .


setelah selesai Jeffran tidur di samping Daisy yang bahkan sudah terlelap ketika adegan berakhir , di kecup punggung yang penuh dengan tanda ungu sungguh indah mata tajam itu pun ikut terpejam sambil memeluk Daisy .


.....


tidak terasa matahari mulai menampakan sinar suara kicauan burung membangunkan orang-orang untuk menyambut pagi , di hari cerah ini justru wajah seorang pria tidak terlihat baik-baik saja penampilan nya berantakan .


" apa sudah ada kabar? " tanya Lucas dengan pandangan datar


" kami belum menemukan keberadaan nyonya pencarian masih di lakukan . "


Prangg


Lucas melemparkan gelas kopi ke dinding hingga membuat berantakan mata itu memerah menandakan kemarahan besar .


" cari sampai ketemu sialan ! kalau perlu porak porandakan seluruh kota , cari dimana Daisy berada ! " teriak Lucas


" tenangkan diri anda Presdir Hwang akan saya usahakan untuk mencari nyonya . "


" bagaimana aku bisa tenang ketika wanita yang ku cinta menghilang brengs*k ! , bahkan tidak tau kabar sampai sekarang bagaimana jika terluka di luar sana ! "


mata Lucas kembali berkaca dia akan melenyapkan orang yang menculik Diasy jika di temukan nanti .


...


Jeffran sudah rapih mengenakan kemeja mereka sedang sarapan bersama di vila Diasy juga mandi di bantu oleh beberapa maid , wajah pucat nya masih terlihat cantik mereka melakukan sarapan di kamar .


" ayo makan kenapa diam saja . " ujar Jeffran


" aku belum terlalu lapar . "


Diasy hanya diam pikiran dia di penuhi dengan orang-orang rumah yang pasti khawatir terutama sang ibu .


" jangan memancing ku Lee Daisy ! " bentak Jeffran


" aku minta maaf tapi makan saja duluan Profesor Seo . "


" aku tidak suka di bantah ! " Jeffran memegang dagu Diasy dengan erat


" ini sakit..."


" menurutlah pada suami mu . " Jeffran menghempaskan Diasy ke lantai


Daisy menggigit bibir ketika merasakan keram ketika terbanting ke lantai .


" gunakan ini jika butuh apa-apa tentu pelayanan yang akan membelikan nya . " Jeffran melemparkan kartu ke wajah Diasy


" bisa aku menghubungi Ibu aku mohon " pinta Diasy


Jeffran mengabaikan dan segera memakai Jas bersiap rapat di kampus tak di dengar sedikit pun permintaan si manis .


" aku mohon jangan pergi hikss..izinkan aku menghubungi Ibu walapun hanya 5 menit . " tangis pilu pun pecah


sedangkan Jeffran menatap tidak peduli dan segera pergi .


" jangan pergi ku mohon . " Daisy ingin mengejar tapi kaki nya tertahan rantai


pada akhirnya dia menangis di lantai sampai kapan dia harus merasakan semua ini tidak pantaskah untuk merasakan bahagia , jika ini adalah hukuman cukup Daisy yang merasakan jangan sampai si buah hati ikut menanggung nya kelak nanti .


...


In Hospital


Minji tersenyum senang ketika melihat layar monitor perkembangan si jabang bayi baik2 saja dia telah mengubur semua ingatan , jika yang sedang di kandung bukan darah daging Jeffran selama suami nya tidak tau di aman .


setelah selesai periksa Minji bergegas pergi hatinya selalu was-was , takut bertemu pria yang kemungkinan 100℅ adalah ayah kandung calon anak nya .


" kita bertemu lagi . " sapa seseorang


tubuh Minji sedikit bergetar mendengar suara yang tidak asing .


" apa kabar? apa baik-baik saja? "


" sudah saya bilang jangan pernah menyapa kita tidak saling mengenal . " ucap Minji dengan penuh emosi


" wah kenapa begitu berbeda dengan malam itu ya , kemana wanita yang sukarela menyerahkan tubuh nya pada saat itu . " dokter tampan itu pun tertawa kecil


" jaga ucapan mu baj*ngan ! semua hanya omong kosong . "


" terkadang kenyataan memang pahit tapi itulah fakta nya harus di Terima dengan lapang , kini saya yakin kamu sedang mengandung anak saya nona Minji . " Devan mengusap wajah cantik itu


" pergi dan jangan rusak kebahagiaan rumah tangga ku ! malam itu adalah kesalahan lupakan saja semua nyaaaa ! " Minji berteriak


" tidak ada niat untuk merusak rumah tangga orang lain tapi nanti jika kamu di buang datanglah pada saya , jangan ragu saya akan bertanggung jawab penuh atas semua nya tolong jaga dia dengan baik . " tangan Devan mengelus perut Minji


Minji dengan kuat menghempaskan tangan Devan dan pergi terburu-buru dia tidak akan di buang , sampai kapan pun akan tetap menjadi nyonya Seo akan melakukan berbagai cara untuk mempertahankan poisisnya .


sedangkan seorang pria berdiri kaku gelas kopi hampir jatuh ketika mendengarkan percakapan barusan , memastikan telinga nya tidak salah mendengar wajah yang kini menampilkan ekspresi campur aduk apa ini sebuah lelucon .


Hai ketemu lagi sama aku Love


Makasih buat kalian yang udah mampir


sehat dan bahagia selalu


sampai bertemu di next episode