Robot Vs Manusia

Robot Vs Manusia
RSoM sampai ke KNC


Setelah beberapa jam dalam perjalanan akhirnya pasukan KNC gelombang pertama sampai ke Kerajaan KNC. Kemudian semua para robot turun dari kapalnya dan membentuk barisan, kapal merekapun kembali ke RSoM untuk membawa gelombang selanjutnya.


Tepian pantai berada sangat jauh dari pasukan KNC tepatnya di sebelah bukit yang sangat besar, hingga mereka tidak dapat melihat Prajurit KNC berada di sebelah barisan bukit tersebut.


“Inikah tempatnya? Inikah Kerajaan itu?” Ujar raja Mula


Hari mulai gelap pertempuran ditunda besok pagi, tak satu robotpun bergerak untuk maju melewati bukit itu, mereka lebih memilih untuk membiarkan Asi6 memandu perjalanan hingga ke depan pintu gerbang KNC.


“Bawakan Asi6 masuk ke dalam tenda ini” Pinta raja Mula


Semua pasukan robot langsung melakukan pengisian daya baterai dan lain lainnya untuk mempersiapkan diri dalam peperangan nanti.


Disamping itu raja Mula, para Panglima dan ke 12A beserta pendampingnya ikut melakukan perundingan di dalam sebuah tenda yang sudah dipersiapkan.


Setelah menunggu beberapa menit Asi6pun masuk ke dalam tenda untuk memenuhi panggilan raja Mula.


“Apa yang kau ketahui tentang kawasan ini” Tanya raja Mula


Posisi saat itu terlihat para Panglima dan para robot pencipta tepat berada di depan Asi6 yang ditengah diantara mereka raja Mula berada.


“Kerajaan itu berada ratusan meter jauhnya dari bukit yang berada di depan kita, kita harus melewati bukit itu untuk mencapai pintu gerbang Kerajaan” Ujar Asi6


Asi6 tidak mengatakan bahwa jalur yang dia ambil terdapat sebuah jebakan yang mengerikkan. Tetapi Asi6 sangatlah cerdik dia tahu kalau dia akan diuji oleh para robot pncipta.


“Bagaimana kita melalui bukit itu?” Tanya A1


“Kita harus melewatinya” Jawab Asi6


“Mengapa tidak memutarinya saja?” Tanya A1


Kemudian agar para robot pencipta tidak curiga Asi6 menjawab dengan sedikit khawatir


“Jika kita melewatinya maka akan memakan waktu yang sangat banyak” Jawab Asi6


Asi6 melakukan ini karena pada jalur memutari bukit tersebut terdapat satu lubang jurang yang sudah disediakan sebelumnya. Die mengetahui dengan tidak memilih jalur memutar membuat A1 mencurigainya dan malah memilih jalur memutar.


“Berapa jumlah pintu gerbang yang dimiliki Kerajaan ini” Tanya A1


“Tiga Tuan, tiga pintu gerbang” Jawab Asi6


“Baik kita akan memilih jalur memutar, tak peduli banyaknya waktu yang akan kita tempuh” Ujar A1 sembari melihat kearah Asi6 dengan serius


“Bukankah kau sudah mendengar bahwa dengan memutar mungkin kita memakan waktu yang sangat banyak” Ujar raja Mula


“Iya Tuanku, tidakkah Tuanku ingat bahwa dia adalah penghianat? Bagaimana kita mempercayai jalan yang dia pilih untuk kita lalui Tuan?” Tanya A1


“Benar Tuanku” Saut Panglima B3


“Kau suda mendengarnya?” Tanya raja Mula


“Baik Tuan, aku akan membawa kalian melalui jalan memutar untuk melewati bukit tersebut” Ujar Asi6


“Ketika kita sudah melalui bukit itu, berapa jauhnya lagi menuju pintu gerbang Kerajaan tersebut” Tanya A1


“Jaraknya dari bukit tersebut hampir ribuan kilometer Tuan” Jawab Asi6


“Ribuan? Kerajaan ini mendukung pasukan kita untuk berdiri tegak diatas tanahnya” Ujar raja Mula


Disamping itu pasukan dari KNI ternyata lebih dahulu sampai kepada KNC, mereka adalah pasukan penembak jitu yang sudah mengambil posisi diatas bukit.


Pakaian mereka berkamuplase dengan alam sehingga tidak ada satu robotpun yang melihat keberadaan mereka.


Merekapun meniupkan sebuah peluit yang suaranya sangat nyaring layaknya suara hewan kecil bermaksud memberikan kode kepada penjaga menara bahwa pasukan RSoM telah sampai di daratan KNC.


Setelah mengatahui kabar tersebut pasukan robot KNC langsung mengambil posisi untuk membentuk sebuah tameng yang sangat besar hingga menutupi semua Prajurit KNC untuk tidur. Mereka berjaga jaga demi keamanan para Manusia.


Tidak ada satupun yang menyamar dan mendekati para robot karena posisinya yang sangat jauh dari perbukitan, hingga mereka harus memperhatikan para robot RSoM darai kejauhan menggunakan teropong.


“Tuanku mungkin Asi6 sudah boleh keluar dari perundingan ini” Pinta A1


“Tinggalkan ruangan ini!” Pinta Panglima B3 kepada Asi6 sehingga diapun keluar dari tenda perundingan tersebut.


“Beristirahatlah kalian dan isi baterai kalian dengan sangat banyak, kita akan berperang melawan Manusia dan. Kemenangan akan selalu ada ditangan RSoM” Ujar raja Mula sehingga membuat semua robot berdiri dan bersoai


Perkasalah RSoM...


Perkasalah RSoM...


Raja Mula dan para pencipta robot pun keluar ruangan sedangnkan perundingan dilanjutkan para Panglima untuk menyusun sebuah strategi penyerangan selanjutanya.