
Raja Mula, para Panglima dan para A1 sampai A12 beserta para pendamping ikut serta dalam pertempuran kali ini.
Merekapun juga menghadiri pertemuan darurat RSoM di dalam ruangan kapal laut tersebut. Mereka memperbincangkan sebuah skema penyerangan yang akan dilakukan nanti.
Mereka tidak mengetahui bahwa KNC mengetahui kedatangan mereka hingga mereka berfikir untuk melakukan penyerangan dengan strategi yang serupa dengan perang dunia pertama.
Sebenarnya pada perang dunia pertama Robot vs Manusia, para robot tidak menggunakan strategi perang apapun. Hingga mereka juga melakukan hal yang sama terhadap perang Dunia ke 2 ini.
Yang menjadi kekhawatiran dari KNC adalah RSoM membawa ke 12 robot A yang mampu membuat rencana atau strategi peperangan dengan sangat cepat. Sehingga menurut raja Mula dan para Panglima, mereka tidaklah perlu merancang sebuah strategi untuk melancarkan penyerangan.
“Apa yang kita punya” Tanya raja Mula
“Kita memiliki belasan juta pasukan robot” Ujar A1 hingga membuat seluruh robot bertepuk tangan termasuk raja Mula
“Kita tidak tau apa yang ada didepan kita” Ujar Panglima B3
“Pada waktu perang dunia pertama, para robot dan kedua Panglima gagah RSoM mati konyol karena sebuah jebakan. Bahkan jebakan itu memakan ribuan pasukan robot tanpa bertarung, ini merupakan sebuah kesalahan yang tidak dapat kita ulang kembali” Ujar Panglima B3
“Setelah Asi6 membawa pasukan RSoM gelombang pertama ke daratan Kerajaan itu. Aku sarankan untuk mengirimkan 3 atau beberapa pasukan untuk memeriksa keadaan sekitar” Ujar Panglima B3
“Bagaimana mungkin kau bisa mengatakan hal tersebut, sementara Kerajaan itu tidak mengetahui kedatangan kita? Apalagi jalan kita menuju pintu gerbang Kerajaan Manusia itu dituntun oleh penghianat Asi6? Aku bisa pastikan bahwa mereka hanya memasang jebakan tepat di dalam pintu gerbang itu” Ujar A1
“Jika menurutmu baik begitu, aku hanya memberikan pendapat, silahkan Tuanku raja Mula yang memutuskan” Ujar B3
“Kita akan meminta Asi6 untuk menuntun perjalanan hingga sampai ke pintu gerbang Kerajaan Manusia itu. Tidak aku biarkan wanita rendahan itu hidup dengan tenang” Ujar raja Mula dengan emosi”
“Jika kita sudah merobohkan pintu gerbang itu maka 3 sampai 4 robot akan masuk terlebih dahulu untuk memastikan keamanan di dalam gerbang tersebut” Ujar A1
“Ketika para robot memasuki pintu gerbang pertama” Ujar raja Mula sembari mengingat ingat kejadian dalam perang dunia 1 silam
“Tetapi apakah ada kaitannya wanita ini atau kerajaan ini terhadap Kerajaan Nusantara? Bukankah seluruh keturunan dari Nusantara sudah binasa dan hanya tersisa beberapa saja?” Tanya B3
“Ketika tertangkapnya Asi6 dalam upaya penghianatan. Team intel Kerajaan langsung melakukan penyelidikan terkait asal usul wanita ini. Banyak diantara Manusia yang tidak mengetahui wajah wanita tersebut. Karena seperti yang kita ketahui bahwa generasi yang kita tawan adalah generasi terbaru yang tidak mengenal bahkan tidak mengetahui asal usul, cara hidup atau lainnya seperti yang generasi Manusia lakukan sebelum mereka. Tetapi ada satu Manusia yang mengetahui wajah wanita itu, dia mengetahui siapa wanita ini. Dan ternyata wanita ini adalah Putri tunggal dari raja Sada generasi ketujuh” Tangkas raja Mula
“Tunggu dulu bukankah generasi sebelumnya sudah tiada? Bagaimana manusia itu mengetahui Manusia yang seharusnya dia tidak ketahui?” Tanya B3
“Maaf Tuan. Ini sifatnya rahasia” Ujar A1
“Kau sudah tau jawabannya” Ujar raja Mula
“Yang penting kita mengetahui siapa wanita keparat ini” Ujar raja Mula
“Jika benar adalah dia, bukankah mereka seharusnya memiliki pasangan untuk memperbanyak keturunan?” Tanya B3
“Kita tidak tau kalau berhasil kabur sendiri atau bersama beberapa pria” Ujar A1
“Baik silahkan simpulkan apa yang harus kita perbuat nantinya” Pinta raja Mula
“Sesuai dengan keputusan Tuanku Mula, kita akan mengikuti Asi6 sebagai tuntunan jalan menuju pintu gerbang Kerajaan tersebut, sesampainya di depan pintu gerbang. Asi6 harus dinonaktigkan dan kekuasaan ada ditanganku. Dia akan diadili setelah peperangan selesai. Dan yang akan mengadilinya adalah kami para A1 sampai A12 yang didampingi oleh Tuanku raja Mula” Ujar A1
“Kita akan melakukan pendobrakan terhadap pintu gerbang pertama, aku yakin setiap jebakan yang ada pada Kerajaan Nusantara hampir serupa bahkan serupa dengan Kerajaan yang kita hadapi saat ini” Tangkasnya lagi
“3 sampai 4 pasukan robot akan memasuki pintu gerbang pertama. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya kejadian terdahulu yang memakan ribuan pasukan robot akibat ketidaktahuan kita” Ujar A1
“Putri. Sesuai dengan kesepakatan yang diambil, bahwa Putri mungkin sudah merencanakan ini semua tetapi malah terjadi sebuah kesalahan hingga membuat rahasia pasukan Kerajaan ini terbongkar, hingga kita memutuskan untuk mengirim semua pasukan robot untuk ikut berperang yang jumlahnya mencapai 18 juta prajurit lebih yang terdiri dari 6 gelombang perjalanan. Gelombang pertama yang akan bertarung terlebih dahulu karena dalam perjalanan menuju ke Kerajaan tersebut memakan waktu beberapa jam perjalanan.” Tangkas A1
A1 pun terus menjelaskan rencana penyerangan yang akan mereka lakukan nantinya. Untuk mengantisipasi kebocoran rencana ini. A6 dan Asi6 tidak diperkenankan untuk ikut dalam rapat kali ini. Mereka ditempatkan di tempat yang berbeda, yakni A6 berada diruangan yang baik, sedangkan Asi6 berada di dalam kurungan sel.