
setelah itu mereka bertiga sampai di depan pintu gerbang kerajaan hollyland...diwaktu siang hari.
kemudian kereta kuda itu berhenti di depan academy sihir hollyland.
didalam kereta kuda...Elisa dan misa tidur di samping Yakuza,lalu membangun kan Elisa dan misa...
"nona Elisa bangun... sudah sampai ,...misa kamu juga ba...,hadeh..."menggelengkan kepalanya..."ah... mungkin ini bisa membuat nya bangun..."
"aduh...sakit ..."berbicara bersamaan... setelah di cubit.
"itu karena ...kalian gak bangun-bangun dari tidur...ayo kita keluar... kereta kuda nya sudah sampai di tujuan..."
lalu mereka semua turun dari kereta kuda... kemudian kereta kuda itu langsung pergi...
"nona elisa saya akan kembali lagi ..."
"terimakasih telah mengantarkan kami paman kusir..."
saat itu mereka melihat kepergian kereta kuda itu.
"ngomong-ngomong,...kenapa misa ikut dengan kita kesini..."
"aku juga mau daftar...bersama kalian berdua...apa gak boleh..."melihat nona Elisa dan tuan Yakuza.
"yah..tidak apa-apa...aku juga gak sekuat kalian berdua,...aku juga ingin lebih kuat seperti tuan Yakuza dan nona misa...", tersenyum.
"ah...itu,karena aku berbakat walaupun kita beda satu tahun..."tersenyum pada nona Elisa dan Elisa juga tersenyum balik pada misa.
dalam hati Yakuza.
"aku tidak tahu apa yang mereka pikirkan...,hadeh..."menghela napas.."
setelah itu mereka bertiga pergi ke tempat pendaftaran academy sihir hollyland.saat mereka berjalan menuju pendaftaran,para murid yang berada di area pendaftaran melihat mereka bertiga dengan tatapan marah...karena ada bunga academy sihir yaitu nona misa.yang asli nya adalah seorang wanita yang dikagumi oleh para murid lama maupun baru, Karena status nya di academy adalah seorang anggota pengaman atau disebut" 7aristocrat"
(bangsawan terpandang).
lalu salah satu nya misa vergaden putri dari Duke Ferry vergaden.
diaula depan pintu gerbang menuju ruang pendaftaran.
"misa ...,kamu tahu kenapa mereka melihat kita seperti itu..."
"biarkan saja ,...aku itu sudah biasa disini ..."terlihat santai saat berjalan ", yang lebih parah tuan Yakuza ,...semua wanita disini memperhatikan nya, karena dia sangat tampan, tersenyum pada tuan yakuza.
saat murid wanita academy hollyland,melihat tuan Yakuza dengan berjalan ,dengan wajah cuek nya terhadap semua murid ,yang berada di academy sihir hollyland, membuat mereka tidak bisa melepaskan pandangan mereka terhadap tuan yakuza.
dalam hati Yakuza...
"apa-apa sih ,kenapa mereka melihat ku seperti itu...aku malu sekali..."
"nona misa sebenarnya kamu sudah daftar disini kan..."
"yup...benar sekali "...
"lalu kenapa kamu daftar lagi..."
"kan aku sudah bilang ,bahwa aku akan mengantar kalian berdua menuju ruangan pendaftaran..."
"apa bener nona misa , syukurlah aku bener-bener lega mendengar nya..."Elisa tersenyum pada nona misa.
dalam hati Yakuza.
"begitu cepat nya ..., mereka berdua akur..."
lalu beberapa menit kemudian mereka sampai di tempat pendaftaran ...di ruang pendaftaran.
"akhirnya kita sampai,nona elisa dan tuan Yakuza didalam ruangan ini ada ruang pendaftaran sekali Gus beberapa tes yang akan di berikan oleh pengawas tes academy sihir hollyland,kalau begitu saya akan bertemu dekan dulu ,..aku sudah lama tidak kembali ke academy..., setelah tes tunggu disini aku akan menjemput kalian berdua ,dadah..."melambaikan tangan...
Lalu misa pergi meninggalkan mereka berdua di depan pintu masuk ruang pendaftaran...
"tuan yakuza mari kita masuk..."
"ah...,Iyah "
setelah mereka berdua masuk ,Elisa dan Yakuza bertemu seorang pria tua, yang mengurus pendaftaran sekaligus seorang pengetes.
"apa kalian mau daftar disini..., baiklah aku tulis dulu pertama kamu dulu...,nama..., umur..., status ayah...baik cukup..., selanjutnya kamu pria tinggi dan tampan ,aku jadi teringat masa muda...,nama ...Yakuza yah...nama yang aneh, umur ...cukup muda..., status ayah...tidak ada yah...apa kenapa tidak ada...?"
"ah ...ayah ku yah...dia sudah meninggal..."
lalu mereka berdua dibawa ke sebuah ruangan tes...
"kalian hanya meletakkan tangan di depan pintu sihir ini...bila terbuka,...tapi mustahil hanya satu orang yang berhasil membuka pintu sihir ini...itu pun dimasa lalu..., pertama Elisa sekarang...letakan tangan mu disana..."
kemudian Elisa mulai meletakkan tangan nya didepan pintu sihir.
dalam hati kakek tua.
"sihir dibagi dengan. beberapa lingkaran warna hijau, kuning,biru,merah dan terakhir hitam,apa aku bisa melihat seorang jenius lagi..."
saat itu keluar lah warna biru...dari garis-garis pola pintu sihir itu...
dalam hati Yakuza saat melihat warna biru terang yang berada di pintu sihir...
"indah juga warna biru itu...,apa aku punya bakat sihir...,yah aku akan coba dulu..."
"mengejutkan,nona Elisa warna biru adalah warna untuk tingkat atas dan kamu juga akan di tempat kan di kelas atas bangsawan..."
"terimakasih kakek"lalu Elisa menghampiri tuan yakuza.
"tuan ,aku berhasil..."tersenyum bahagia...
"yah kamu memang hebat"mengelus rambut kepala nona elisa.
Kemudian saat nya Yakuza ,untuk mengetes dirinya.
"kalau begitu sekarang giliran ku..."berjalan perlahan menuju pintu sihir.
saat menempelkan tangan kanan nya,di depan pintu sihir.
warna yang mengalir di garis pola, berganti-ganti warna dan warna terakhir itu hitam bercampur putih.
sehingga membuat kakek tua pengawas..., terkejut melihat warna sihir Yakuza.
setelah itu mereka berdua langsung diantar menuju tes kedua.
"disini tes kedua ... kalian hanya perlu mengeluarkan sihir apa pun untuk mengenai target yang berjarak 20 meter."
dalam hati kakek tua.
"aku ingin melihat lagi apa yang akan dia lakukan ke depan nya"menatap ke arah Yakuza."
"baiklah sekarang aku akan menyerang dengan sihir...,fire ball"
"dress...",yah tidak mempan apa fire ball ku kurang..."melihat dengan putus asa, walaupun sudah mengenai target.
"sabar nona Elisa ,semua butuh prose."menyemangati Elisa.
"makasih tuan yakuza."
"apa aku menggunakan sihir...,kenapa tidak keluar... sihir nya..,yah tidak ada cara lain ,aku akan menggunakan teknik pedang ku ..."
"sreng...."terbelah dua target berbahan baja...
dalam hati Yakuza.
"apa begitu mudah...tes nya...,apa karena katana ini..."
"hebat sekali...tuan Yakuza...,itu sungguh menakjubkan..."
"ah...ini biasa saja..."
melihat teknik itu, Kakek tua terkejut lagi hingga dada nya mengertak nya .
dalam hati kakek tua.
"berapa kali,aku melihat nya ...itu sangat luar biasa."
"sebaiknya kita akhiri saja untuk hari ini , untuk duel tes akan dilaksanakan besok ,di tempat pelatihan duel ..., mungkin akan ada banyak penonton yang melihat..., kalau begitu aku akan pergi dulu "
"terimakasih kakek"Elisa memberikan hormat nya pada kakek tua.
"apa kita akan menunggu didepan ruang pendaftaran, mungkin dia sudah menunggu kita..."sahut tuan Yakuza.
"