MOVE THE WORLD

MOVE THE WORLD
Kehangatan.


Di saat peperangan terjadi yakuza dan nona misa yang berada di gubuk kecil yang sedang menghangatkan tubuh mendengar suara kekacauan di luar.


"apa sudah mendingan..."menatap penuh khawatir...pada nona misa


"Iyah...sudah tidak lagi dingin..."terlihat memerah di pipi nya yang sedang berbaring lemah.


"seperti nya sudah di mulai..."


"apa itu...."


"tidak bukan apa-apa mereka pasti akan membersihkan nya dengan baik ..."


"apa kartu yang kamu dapat kan di lantai kedua?"


"yup...."sambil tersenyum.


lalu nona misa tiba-tiba teringat nona Elisa dan Rin.


"aku sangat khawatir tentang mereka berdua,apa tidak ada jalan lain untuk sampai ke lantai paling atas...."


"Iyah aku juga sangat khawatir, tentang mereka,aku merasa mereka berdua sedang menunggu kita untuk menyelamatkan nya."


"seperti nya aku sudah mendingan"perlahan nona misa bangun dari tidur nya.


lalu yakuza memasak bubur untuk nona misa di tempat gubuk .


"kalau begitu aku akan memasak untuk kamu...., tunggu disini..."sambil berdiri, dari duduk pergi meninggalkan nona misa, untuk membuat bubur.


"Iyah..."menatap penuh dengan kehangatan dan juga kebahagiaan yang selalu dia impikan sejak kecil.


nona misa sejak kecil di penuhi kasih sayang dari ibu nya,semenjak ibu nya meninggal, kehangatan itu pudar dan ayah nya pun mulai sedikit berbeda di saat itu,lalu kini dia mendapatkan kehangatan itu dari orang lain ,dengan kata lain orang yang ia cintai di dalam hidup nya.


lalu beberapa menit kemudian yakuza datang membawa masakan nya , untuk nona misa.


"aku membawa bubur untuk kamu.."


"misa,...hey..."melambaikan tangan nya pada nona misa.


"ah... maaf aku sedikit melamun..."nona misa terbangun dari lamu nan nya.


"kamu melamun kan apa?,gak usah di pikir kan rileks saja,aku suapin nih..."


"aa......"


"nyam..."kemudian nona misa sambil berlinang air mata dan yakuza tiba-tiba mengusap nya dengan tangan nya.


"kenapa kamu menangis..."


lalu nona misa menangis di pelukan nya yakuza...


"tidak apa-apa..."nona misa mengelak untuk tidak menunjukkan sisi sedih nya.


"baiklah lah..."tiba-tiba yakuza memeluk nona misa.


"menangis lah, yang banyak, keluar kan semua nya"


"wuahk...."nona misa menangis di pelukan nya yakuza,dan tangisan itu membuat yakuza tahu , bahwa nona misa selama ini tersenyum, hanya untuk menyembuhkan kisah masa lalu nya yang sedih.


lalu di gubuk itu nona misa tertidur lelap setelah makan dan menangis di pangkuan yakuza.


beberapa menit kemudian yakuza pergi keluar gubuk menemui raja orc yang sedang berperang,dan al hasil mereka semua memenangkan nya, dengan kekuatan nya masing-masing.


"krek...."suara pintu terbuka.


lalu melihat pasukan orc yang berkumpul di dekat gubuk.


"akhirnya kalian kembali dengan membawa kemenangan... terimakasih"sambil tersenyum.


"salam tuan ku,kami sudah kembali "


"kerja bagus, kalian semua melakukan nya dengan baik..."bertepuk tangan..


"kalau begitu kalian kembali lagi..."lalu semua pasukan orc kembali menjadi kartu...dan yakuza mengambil nya kembali.


"fiuh..."sambil menghela nafas.


Dalam hati nya yakuza.


"seperti nya angin nya semakin dingin..., kalau begitu aku harus menemukan cara untuk bisa menaiki menara lebih cepat lagi."


lalu yakuza kembali lagi,ke dalam gubuk untuk menemui nona misa dan beristirahat.