
Setelah mengalahkan para assassin itu,tuan Yakuza bersama Will,Jeny,dan Jackson.langsung bergegas pergi menuju arena Colloseum academy sihir hollyland.
Di dalam sebuah gang perkotaan penduduk.
"akhirnya selesai...huh"yakuza sambil menghela nafas nya.lalu Yakuza melirik teman-teman nya.
"apa kalian tidak kenapa-napa...?"
lalu di jawab oleh Jeny dengan raut wajah kelelahan,dan juga Will serta Jackson juga terlihat kelelahan sambil mengeluarkan keringat kecil di tubuh mereka.
"kami tidak apa-apa yakuza...,kau bener-bener hebat dalam bertarung aku kagum...aku yakin sekarang kamu pasti akan memenangkan pertandingan nanti".
"aku pikir begitu... menurut analisa ku kau adalah murid di antara para jenius..."Will berbicara sambil membersihkan pakaian nya dari debu.
"aku juga tidak akan kalah , Yakuza...aku juga akan berjuang di kompetisi tournament 3 tahunan nanti..."Jackson berdiri tegap...tanpa tergores dari serangan para assassin itu.
"hemm...,"yakuza tersenyum "apa kita akan terlambat kesana...
lalu mereka berempat pergi menuju arena Colloseum academy sihir hollyland yang tidak jauh dari asrama putra academy sihir hollyland.serta mereka berempat meninggalkan mayat para assassin itu di tempat kejadian ,dan akan membuat kerajaan,juga academy sihir hollyland untuk bertindak mencegah para kriminal datang ke kerajaan hollyland.
lalu beberapa jam kemudian Yakuza datang ke arena Colloseum untuk bertanding.
"kalau begitu aku akan masuk dulu..."yakuza berjalan, melalui pintu masuk yang menuju arena Colloseum academy sihir hollyland.
"tap...tap...tap..."suara langkah kaki yakuza,sambil melambaikan tangan nya pada teman-teman nya.
"semoga sukses yakuza,kami akan mendukung kamu....dan menonton di balik bangku Colloseum."Jeny terlihat senang terhadap teman nya itu...
"sebaik nya kita harus cepat pergi dari sini pertandingan kedua akan segera di mulai kawan..."Will berkata serius.
"Iyah aku lelah ,pengen duduk..."Jackson terlihat lemas.
"baiklah-baiklah...mari kita pergi.
lalu mereka bertiga pergi menuju tempat duduk di arena Colloseum academy sihir hollyland.
kemudian pembawa acara kompetisi tournament 3 tahunan academy, Hawkins menyambut pendatang yang baru saja masuk, sebelum pertandingan itu akan di akhiri dengan kemenangan Zizs ko.tapi di karena kan murid Yang bernama Yakuza itu datang saat detik-detik terakhir.
Di dalam arena Colloseum academy.
"baiklah kita sudah menunggu,selama satu jam murid yang bernama Yakuza akan di elimi..."
lalu murid yang bernama yakuza datang dari balik pintu dan masuk ke arena Colloseum academy.
"kreeek...."suara pintu terbuka.
"tap...Tap...tap..."suara langkah kaki dan Yakuza berjalan sambil berbicara pada semua orang dengan santai.
"aku datang maaf terlambat tuan-tuan dan guru-guru yang hadir juga para petinggi kerajaan,salam dari saya..."memberi hormat pada semua orang.
lalu Hawkins menyambut murid yang bernama Yakuza itu.
"ternyata murid yang akan menjadi lawan Zizs ko telah datang,mohon maklumi mungkin ada masalah murid yang bernama Yakuza ini.."tersenyum dan menghormati Yakuza.
dalam hati nya Hawkins...
"aku tidak boleh menyinggung nya...sabar Hawkins...ini keuntungan yang nanti akan di dapat oleh mu..."terlihat senang dan tersenyum pada tuan yakuza.
"maaf ada masalah yang saya harus tangani dengan benar..."sambil melirik murid Zizs ko dengan tatapan tajam.
"tak usah di pikir kan, yang terpenting pertandingan kedua kompetisi tournament 3 tahunan di mulai..."berteriak dengan kencang dan terdengar ke seluruh area Colloseum academy.
lalu disisi lain nona Elisa, misa, dan Rin terlihat senang saat Yakuza berhasil datang ke arena Colloseum dan juga rasa ke khawatiran pun sudah tidak ada lagi.
Di dalam tempat duduk area Colloseum academy.
"ternyata yakuza datang..."Elisa menatap ke arah Yakuza yang berada di arena Colloseum.
"aku benar kan...dia datang..."misa dengan rasa cemas nya kembali senang dengan hadir nya Yakuza,dan tersenyum sendiri".
"iyaa... dia datang "nona Rin menatap di kejauhan dengan tatapan mata yang penuh cinta.
"tenang saja lihat dan perhatikan,iya kan Rin".
"Iyah...kita perhatikan pertandingan kedua ini..., pertandingan ini akan menarik sekali untuk kalian."sambil melirik, nona Elisa dan misa di tempat duduk area Colloseum academy sihir hollyland.
lalu Yakuza berdiri dengan gagah nya dan juga memikat dengan ketampanan.apa lagi dengan keterampilan nya dalam berpedang.
"sekarang aku ingin sekali mencabik-cabik dirimu, karena sudah berurusan dengan ku..."menatap tajam dan menyeringai ke arah murid Zizs ko.
lalu Zizs ko dengan wajah marah dan terkejut,serta hasrat nya untuk menang dengan licik telah sirna.
"hah...apa yang kau bicarakan...apa masalah mu,kita lihat saja nanti...,hahaha..."tersenyum dan tertawa.
lalu pertandingan kedua pun akan segera di mulai.
"baiklah para peserta kompetisi tournament 3 akan segera di mulai kembali,dan mari kita mulai pertandingan kedua..."bersuara kencang dan keras.
kemudian Hawkins meninggalkan arena Colloseum dan berdiri disisi arena Colloseum.
lalu Zizs ko menyerang duluan saat pertandingan di mulai.
dalam hati Zizs ko.
"aku akan menggunakan bom asap,ini dan aku akan menyerang nya saat dia lengah..."
"teknik pertama sihir smoke bomb...,"
"bush....."lalu keluar lah asap dari sebuah bom yang keluar dari tangan nya saat mengeluarkan sihir.
lalu yakuza melawan nya dengan penuh ketenangan.
"aku kira kita akan bertanding dengan kemampuan kita masing-masing dan ternyata kamu memang seorang pecundang, bersembunyi di balik asap tebal ini.
lalu asap itu menyelimuti arena Colloseum,dan membuat penonton tidak dapat melihat ke dalam arena.
"wosh...,wosh..."suara berlari dengan kecepatan yang tinggi..."haha...,kamu tidak akan bisa mengalahkan ku...."
"benar kah... begitu, kalau kau mau kita berduel dengan kecepatan maka aku akan menemanimu..."
dalam hati Zizs ko.
"loh...kemana dia pergi nya..."terlihat panik... melihat yakuza diam-diam menghilang.
lalu Yakuza dengan cepat mencekik leher Zizs di dalam arena.
"hup..."...wosh..."aku berhasil mendapatkan mu...
"ah...,mana mungkin bisa kamu menyaingi ku dengan kecepatan..."
Zizs ko yang terkena cekikan tangan kanan nya dengan erat,dan berbicara samar-samar.
"apa...kamu bilang, jawab dengan jujur siapa yang mengirim orang-orang itu..hah..."dengan nada mengancam pada Zizs ko,"kalau tidak leher mu itu akan patah.
"a...aku...tidak tahu...,siapa yang mengirim nya..."memakai kedua tangan nya memegah tangan yakuza yang sedang mencekik nya.
"hemm...ku pikir,kamu berbohong dan ternyata kamu memang seorang pembohong."lalu yakuza mematahkan leher nya namun,dia bisa tetap hidup, karena Yakuza hanya mematahkan tulang nya saja...dan asap yang menyelimuti arena Colloseum langsung sirna, saat Yakuza mematahkan leher Zizs ko.
"krek..."suara leher yang patah.
"woshh...."asap yang menghilang, Karena aura dari yakuza yang menghempas kan nya.
lalu di dalam Colloseum terlihat tenang dan menjadi mencekam saat Yakuza mematahkan leher nya.
"ouh..,oh....dan pemenang nya yakuza....,tapi apa suara yang keras tadi ,"menatap ke arah Zizs ko yang berada di genggaman tangan nya Yakuza,"murid Yakuza...apa yang terjadi pada murid Zizs ko...?"menatap dan panik Hawkins.
"dia tidak kenapa-napa,dia hanya patah di leher nya, tenang saja dia tidak mati masih hidup tapi dia sedang tidak sadar kan diri..."tersenyum ke arah Hawkins.
lalu Hawkins terkejut dan langsung memberikan hasil pertandingan itu ,atas kemenangan Yakuza.