
Hari ini Angkasa uring-uringan tak jelas. Entah kenapa perasaannya gelisah galau merana. Atas pembicaraannya dengan Esta pagi tadi, pria itu tampak tak bersemangat bekerja.
Gadis itu memaksa ingin pulang sendiri, sementara ia juga bersikeras ingin ikut. Atau setidaknya, ia bisa mengantar dan menjemput gadis itu kembali. Tapi Esta justru mengatakan entah sampai kapan ia akan tinggal di kampung, itu artinya, Esta enggan kembali ke Jakarta.
"Mana ada suami istri tinggal kepisah! Aneh, gak mikir apa tuh anak. Gimana kalau juragan tanah itu maksa dia lagi? Enak aja mau jadiin gue duda!" Angkasa men...