
di perjalanan Maura mencoba menutupkan mata nya untuk tidur sedangkan jin dia masih memainkan handphone nya untuk mengecek apa ada grup yang masuk.. bebrapa menit kemudian dia juga merasakan ngantuk dan dia juga merebahkan tubuh nya di kursi tepat samping nya Maura dan tangan nya jin melingkat di pinggang Maura namun tertutup oleh selimut supaya tidak ada orang yang melihat
"hhm apa? " tanya Maura yang merusaha untuk menjauhkan tangan nya jin
"diam jangan berisik yang lain juga pada tidur" bisik jin di telinga nya Maura
dan Maura pun kembali memejamkan matanya dengan posisi di peluk jin dari belakang.. (duh gak bayangin gimana bahagia nya kalo itu jadi kenyataan wkwk)
keesokkan hari nya.
matahari sudah mulai kelihatan dari jendela pesawat pemandangan nya begitu indah dari awan putih di atas. jin terbangun dari tidur nya sambil melihat pemandangan di sekitarnya dan pemandangan yang begitu indah pagi ini saat melihat Maura yang masih tertidur lelap di samping nya. beberapa menit kemudian Maura terbangun dari tidurnya karena mendengar suara seorang pramugari yang sedang mengantarkan makanan untuk sarapan.
"Terima kasih" ucap jin sambil memberikan senyuman kepada pramugari.
"aduhh artis besar kim soekjin memberikan senyuman sama saya" ucap pramugari nya dalam hati
"hhhmm" ucap Maura sambil menyucek mata nya
"sudah pagi? " tanya Maura dengan mata yang masih mengantuk
"selamat pagi sayang... " sapa jin sambil tersenyum manis kepada Maura
" pagi... " sahut Maura dengan suara serak khas bangun tidur
" cuci muka dulu ya terus kita sarapan" ucap jin sambil mengelus rambut Maura
"permisi ya" ucap Maura yang langsung menuju kamar mandi untuk mencuci muka
beberapa menit kemudian Maura sudah selesai dari kamar mandi dan kembali ke tempat duduk nya
"selamat pagi nona " sama staff bighit yang duduk di belakang kursi nya jin dan Maura
"pagi " jawab Maura lagi
"siapa? " tanya jin yang mulai posesif kepada Maura
"bagian staff " jawab Maura
"sudh sini cepat duduk kita sarapan" jin menarik tangan nya Maura
mereka pun langsung menikmati makanan yang sudah di siapkan oleh pihak pesawat
" banyak banget makanan nya " ucap Maura
"iya.. udah gak usah banyak tanya tugas kamu sekarang kamu makan yang banyak aja" ucap jin
"hhm tapi aku gak sanggup kalo habisin makanan semua ini, "
"iya terserah kamu aja, oh ya sayang kamu tadi mandi gak? " tanya jin
"hhehe enggak, aku males mandi dingin" jawab Maura
"ya sudah nanti mandi di hotel aja ya" sahut jin yang tidak membantah dengan mau nya Maura
" iya makasih ya" jawab Maura sambil tersenyum kepada tuan nya yang begitu tampan itu
"makasih untuk apa? " tanya jin sambil menaikan sebelah alisnya
"makasih kamu sudah baik banget sama aku" jawab Maura
"aduuhh aku gemes sama kamu" refrek jin ingin langsung memeluk Maura namun Maura langsung menjauhkan diri nya dari jin
"kenapa menjauh? " tanya jin dengan mulut manyun nya
"oh iya aku lupa, ya udah lanjut makan nya" jin memberikan perintah kepada Maura untuk melanjutkan makanan nya"
beberapa jam kemudian mereka semua sampai di bandara LA jin, Maura dan manager nya segera keluar dari pesawat dengan maura yang membawakan sebagian barang-barang jin yang berharga supaya orang-orang tau kalo Maura memang asisten nya dan barang-barang jin yang lain nya biar para staff yang membawa nya
dari turun pesawat jin langsung menuju ke mobil yang sudah menunggu di depan bandara dan juga sudah di gerumuki oleh banyak fans..
"huuhhh" jin menghempasnan badannya di kursi dalam mobil karena dia sudah merasa lega berhasil melewati kerumbunan banyak army
"kamu sudah memesan kamar hotel yang aku mau? " tanya jin kepada managernya
"sudah.. nanti kamu tunggu di mobil dulu sampai saya menelpon kamu baru kalian keluar dari mobil " ucap manager nya yang menjelaskan kepada jin
"oke" sahut jin singkat kepada manager nya
manager nya pun turun dari mobil untuk mengambil kunci kamar untuk nya dan juga jin
"permisi mba saya mau mengambil kamar yang sudah saya pesan lewat aplikasi " ucap manager yang bertanya kepada resepsionis di hotel itu
"apa mba yang memesan kamar hotel connecting room dan 5 buah superior room" ucap resepsionis itu memperjelas pesanan kamar nya
" iya mba" jawab manager nya
"apa mba sedang membawa tamu rombongan di hotel kami juga menyediakan promo paket kamar untuk tamu rombongan, harga nya lebih miring dari yang mba pesan, apa tertarik dengan tawaran kami? "
"tidak mba saya mau yang tadi saya pesan saja, bisa serahkan kunci sekarang? " ucap manager jin yang juga sudah lelah karena di perjalanan dan masih banyak pekerjaan yang ingin dia kerjakan setelah ini untuk mengatur acara nanti
"ini mba kunci nya" resepsionis itu menyerahkan kunci kepada manager itu dengan segera meneger menelpon jin
"masuk dan jangan lupa pakai masker dan topi langsung menuju lift aja saya nunggu di depan lift" ucap manager nya membuat pihak hotel curiga dengan manager nya jin
jin dan Maura di dalam mobil mulai memakai jaket, masker dan juga topi dan Maura hanya menggunakan masker karena bagi dia hanya seorang asisten jin orang tidak akan mencurigai nya
saat jin keluar sebagian karyawan ada yang sangat memperhatikan langkah nya jin sampai di depan lift .
"apa mereka mengenali ku? " tanya jin berbisik kepada Maura
"sepertinya tidak tapi mereka hanya sedikit heran aja melihat pakaian mu" jawab Maura
"cepat masuk kedalam lift " ucap jin yang menarik tangan nya Maura
di dalam lift tidak ada yang mengeluarkan suara sepatah kata senyap dan sunyi. mereka pun sampai di depan kamar yang bernomor 403, 404, dan 405.
"ini kamar kalian, jangan sampai bobol oke" ucap manager nya jin
"siap" sahut jin yang langsung mengambil kunci kamarnya sedangkan Maura tidak mengetahui kalo kamarnya dan kamar jin berhubungan
di dalam kamar jin langsung menghempaskan tubuh nya karena dia merasa sangat lelah karena perjalanan panjang. sembari dia berbari dia membuka grup whatsapp mengetahui keberadaan member lain nya apa sudah berangkat apa belum.
Tiba-tiba ponsel nya jin berdering pertanda ada telpon yang masuk
'Maura" tulisan seseorang yang menelpon jin
"hallo kenapa? " tanya jin kepada Maura
" ini baju dan barang-barang kamu apa mau saya antar ke kamar kamu? " tanya Maura dari balik telpon
" biar letakkan di kamar kamu nantii aku kesitu, aku mau istirahat dulu maaf ya" ucap jin
'baik lah, aku juga mau tidur dulu" jawab Maura sambil mematikan telpon nya