Korean Full Off Love

Korean Full Off Love
23


begitu tampan dan sempurna dari mata, hidung dan bibir.. wanita siapa kah yang nanti akan menjadi jodoh mu tuan? dia pasti wanita yang sangat beruntung" ucap Maura sambil menatap wajah jin saat tidur


masih tercium wangi aroma wangi badannya jin yang begitu khas, semua para member bts memiliki bau badan yang wangi dan khas nya masing -masing.


jin sedikit bergarak Maura takut jin bangun di saat Maura ada di kamar nya jin pasti akan marah hesat. dengan segera Maura langsung menutup tubuh jin dengan selimut lalu dia kembali mematikan lampu kamar nya dan menutup pintu kamar. karena jam sudah begitu larut Maura segera masuk ke dalam kamar nya untuk membersihkan tubuhnya dan segera beristirahat.


keesokkan hari nya


jam sudah menunjukkan pukul 06.00 cuaca hari ini begitu dingin di Korea membuat Maura bermalas untuk bangun tapi pekerjaan yang mengharuskan dia untuk bangun


"pagi dunia, pagi Korea yang begitu indah" ucap Maura sembari membuka jendela kamar nya


"wooh aku harus bangun untuk menyiapkan makan untuk tuan jin" ucap Maura yang bergegas-gegas mengikat rambut nya dan langsung pergi ke dapur


di lihatnya jendela yang masih tertutup rapat itu artinya jin yang juga masih tidur. seperti biasa sebelum beraktivitas Maura memutuskan untuk membuka jendela dulu baru dia mengambil air wudhu nya untuk sholat subuh.


beberapa menit kemudian Maura sudah selesai sholat dan dia pun langsung melanjutkan pekerjaan nya yang pertama dia lakukan adalah memasak nasi.


jam sudah menunjukkan pukul 06.45


jin mulai terbangun dari tidurnya dia melihat wajah nya yang sudah tidak ada hiasan di wajah nya dan juga sepatu yang sudah terlepas


"siapa yang melepas sepatu ku? bukankah tadi malam aku langsung ketiduran? " ucap jin sambil berpikir apa yang terjadi dengan diri nya


"apakah Maura yang melakukan ini semua? apa yang dia lakukan? apa dia ingin memperkosa ku? " pagi-pagi sekali pikiran kotor itu sudah terlintas di kepala nya jin


jin keluar dari kamarnya dan dia menuruni anak tangga.


"morning tuan? bagaimana tidurnya malam tadi nyenyak? " tanya Maura kepada jin


"kamu apain saya tadi malam? kamu ambil kesempatan kan apa kamu perkosa saya? " tanya jin


"perkosa? apa maksud tuan? saya tidak semurahan itu memperkosa tuan" balas Maura


"beneran kamu tidak ngapain-ngapain saya? " tanya jin lagi


"melepas baju tuan untuk mengganti nya saja saya takut apa lagi saya ingin memperkosa tuan, maaf saya tidak sejahat itu" ucap Maura lagi


"hhm maaf lah kalo begitu saya sudah mikir kamu yang tidak baik" ucap jin


"hhm.. hari ini tuan mau makan apa? " tanya maura


"apa aja " jawab jin yang berjalan menuju kulkas


"apa aja? apa ya, aku jadi bingung " ucap Maura menggaruk-garuk kepala nya karena bingung mau bikin apa


"apa kimci itu enak? " tanya Maura yang juga ikut melihat isi kulkas yang ada kimci


"iya kimci itu enak makanan khas Korea" jawab jin yang masih sibuk mengambil buah -buahan


"hey ngapain kamu? " tanya jin dengan suara lantang nya


"maaf tuan aku bingung harus masak apa untuk pagi ini


" ini masih terlalu pagi untuk sarapan, aku bngun karena haus, untuk sementara aku bisa minum susu dan buah dulu" ucap jin menjelaskan kepada Maura


"lalu makan nya jam berapa? " tanya Maura lagi


"jam 12 nanti "


"oh begitu, kalo di Indonesia jam 12 itu sudah termasuk makan siang" ucap Maura


"semua negara punya ciri khas dan perbedaan masing-masing, kamu sekarang di Korea ya harus mengikuti kebiasaan di sini" ucap jin kembali menjelaskan kepada Maura


"iya tuan" jawab Maura lalu dia pergi untuk keruang tamu untuk membersihkan rumah


sedangkan jin setelah dia menikmati buah dan susu dia keluar rumah nya untuk berolahraga ringan


1 jam kemudian


jin sudah selesai olah raga sekarang dia berada di depan rumah nya sambil menyirami tanaman-tanaman yang ada di taman itu


Tiba-tiba mobil berhenti di depan gerbang nya


"siapa yang datang?" ucap jin sambil melihat


ke arah depan gerbang nya


Tiba-tiba Maura keluar ingin membukakan pintu gerbang dengan segera jin berlari ke pon security untuk bersembunyi


"tuan" tegur Maura sambil berjalan


"siapa yang datang? " tanya jin sambil berbisik


" Rama" jawab Maura


"jangan lama " sahut jin yang masih tetap bersembunyi


"iya.. "


Maura pun langsung membukakan pintu gerbang untuk Rama


"pagi.. " sapa Rama kepada maura


"pagi.. maaf ya aku repotin kamu" balas Maura


" gak ada yang di repotin kok, tapi kok kamu gak masak? majikan kamu gak ada di rumah ya? " tanya Rama lagi


"dia ada di rumah tapi kata nya makan pagi jam 12.00 kalo aku mana bisa makan jam segitu " jawab Maura


"oh ada majikan kamu, mana orang nya? " rama mulai penasaran mulai mencari-cari majikan Maura di depan halaman nya


"hhm tuan masih tidur" ucap Maura supaya Rama tidak mengawasi wilayah halaman takut dia melihat jin yang sedang berdiri di pos security


"oh ya ini berapa? " tanya maura


"gak usah di bayar" jawab Rama


"tapi aku gak enak terlalu sering kamu teraktir aku" jawab Maura lagi


" aku gak mau liat kamu sedih apa lagi sampai sakit karena gak makan, jadi liat kamu bahagia aja aku juga bahagia, udah gak usah di bayar, dah ya aku mau berangkat kerja dulu " ucap Rama sambil menyentuh kedua pipi Maura


"hhm makasih banyak ya" jawab Maura


ternyata Rama membelikan satu buah bubur untuk Maura karena pagi ini Maura benar-benar lapar


setelah Rama pulang Maura kembali ke dalam rumah jin sambil membawa jintingan plastik yang berisi bubur


"beli apa itu? " tanya jin yang berjalan tepat di belakang Maura


"bubur.. apa tuan mau? "


"tidak " jawab jin


jin menjawab tidak tapi dia terus memperhatikan Maura saat mamakan bubur nya


"nih" maura menyodorkan satu sendok bubur untuk jin


"apa? " tanya jin


"tuan mau kan? " ucap Maura yang mengetahui jin ingin mencicipi bubur yang dia makan


"tidak " sahut jin mengalihkan wajahnya


"aduh gak usah malu, nih makan atau perlu sendok baru? " ucap Maura


"tidak usah, sini biar saya makan sendiri" dengan rasa malu-malu dan juga rasa lapar setelah olah raga jin tertarik dengan bubur yang Maura makan


"kalo lapar habis kan saja" ucap Maura lagi


"tidak kok saya hanya ingin tahu rasa nya saja" jawab jin