JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 66 Maaf Mengecewakan Mu


Alex melangkahkan kaki nya memasuki aula di sebuah gedung yang besar dengan wajah datar di ikuti beberapa model di belakang nya , salah satu nya adalah Sonia . Mereka saling menyapa dengan beberapa model dari agensi lain yang juga ikut menghadiri acara pameran ini . Walau mereka tidak mendapat bagian untuk ikut tampil di catwalk , mereka di izinkan hadir untuk menambah wawasan dalam profesi mereka sebagai model . Sonia tersenyum cerah kala menatap aula yang akan di jadikan sebagai tempat pertemuan antar desainer terkenal dan acara fashion show yang akan menampilkan karya baru dari para desainer . senyum nya semakin mengembang kala melihat panggung catwalk , dia membayangkan saat diri nya tengah berlenggok di atas panggung dengan memakai hasil karya salah satu desainer terkenal.


" maaf Wawa , kau harus mundur dan biarkan aku yang maju . . ! " batin Sonia .


Dia melirik Alex yang tampak datar , dia terlihat sibuk dengan ponsel nya . Sonia melangkahkan kaki nya untuk duduk di kursi barisan belakang yang di sediakan . Sedangkan bangku barisan depan di khususkan untuk para tamu penting . Tapi baru saja beberapa melangkah , dia melihat asisten Anne datang menghampiri Alex dan membisikkan sesuatu . Sonia tersenyum miring saat wajah Alex yang memerah . Dia berjalan mendekati Alex .


" Sebentar lagi dia akan memanggil ku , dan meminta ku mengikuti nya untuk ke ruang rias dan berganti pakaian dengan busana karya Anne . .hahaha . . Dan nama ku akan langsung di kenal dunia fashion . . ! "


Dengan senyum puas , dia berjalan dengan anggun mendekati Alex dan pria lemah gemulai itu . Dan benar saja saat melihat Sonia , Dia menatap Sonia dari atas sampai ke bawah seraya mengetukkan pulpen nya ke dagu . Sonia tak melewatkan kesempatan itu . Dia tersenyum semanis mungkin dan berjalan dengan anggun , terlihat wajah pria itu tersenyum cerah


" Tuan Alex , ini salah satu model mu bukan . . ?? boleh saya meminjam model mu yang ini . . ??! "


Alex menatap Sonia sekilas , lalu menatap pria itu kembali . Dia menghela nafas panjang .


" Baiklah , jika dia bisa membantu kalian . . ! " kata Alex tampak lesu . Sonia semakin yakin jika Najwa memang tidak bisa hadir .


" Yes , , sebentar lagi . . . sebentar lagi nama ku akan melambung tinggi . . . !! " jerit Sonia dalam hati .


" Terima kasih tuan Alex . Ayo sweety , ikut aku . . ! "


" Baik lah . . ! " kata Sonia lembut .


" Oh iya , perkenalkan , nama ku Rian . . aku harap kau bisa membantu ku . . ! " kata Rian


" nama ku Sonia . Aku akan berusaha membantu mu sebisa ku . . ! "


Sepanjang perjalanan nya mengikuti Rian , langkah demi langkah Sonia merajut angan-angan dan bayangan kesuksesan nya yang menari-nari di depan mata nya . Rian membawa nya ke ruang rias , terlihat beberapa orang sedang sibuk mengurus tata rias dan busana yang akan di pakai . Rian memanggil Seorang gadis yang sedang memegang sehelai pakaian yang tampak berkemilau .


" Sonia , coba kau beri pendapat mu tentang gadis ini . Dia akan memakai busana ini , kira-kira untuk tata rias nya seperti apa yang cocok dengan busana nya . . ! " kata Rian . Sonia memperhatikan wajah gadis itu dan busana nya secara bergantian . Rian lalu mendorong gadis itu ke kursi di belakang meja rias .


" sista , kamu aplikasikan make up sesuai petunjuk nona Sonia ya . . ! " kata Rian mencolek perias tadi .


" Ok . . ! "


Sonia lalu memberi petunjuk untuk memadukan busana dengan tata rias nya . Perias itu dengan cekatan mengikuti instruksi Sonia .


" sabar Sonia . . sebentar lagi giliran elo yang bersiap . . ! " batin Sonia dalam hati .


Setelah berkutat cukup lama , gadis itu selesai di dandani lalu berganti pakaian . Saat gadis itu keluar dari ruang ganti , Rian berdecak kagum melihat penampilan nya yang sangat anggun .


" Wa , waw , waaaw . . nona kau sungguh simbol keindahan . . . Sekarang giliran . . . . .


Sonia tersenyum lebar saat mendengar ucapan Rian yang membuat melambung .


" Aah , , ini dia . . nona kau harus membantu gadis ini juga , , aku pergi dulu , aku harus mengurus persiapan akhir . aku akan segera kembali . . bye . .


" tapi Rian . . .


Ucapan Sonia terputus saat Rian sudah berlari keluar . Dia menghela nafas kasar . Tapi hati nya sedikit senang saat mendengar kata " persiapan akhir " tadi .


" Mungkin dia sedang menyiapkan busana yang akan aku pakai , secara busana yang akan di tampilkan oleh Wawa adalah busana rancangan terbaru dari ANNE BUTIK . Jadi ruangan dan make up nya juga harus spesial . . ! " batin Sonia .


Dia kembali menginstruksi perias tadi dengan semangat . Perias itu pun dengan lincah melukis wajah gadis tadi dengan perpaduan warna yang lembut .


" ck, ck . benar-benar skill tingkat dewa . Kau sungguh ahli dalam memadukan warna , nona . . ! " puji perias itu setelah melihat hasil karya Sonia .


" sebagai seorang model , aku harus bisa memadukan berbagai warna dan pakaian untuk menunjang penampilan agar tetap menarik . . ! "


" Apa semua sudah selesai . . ?? waaah , hebat . . perfect . . ! " puji Rian . .


" sayang , pergi lah bergabung bersama yang lain . dan kau nona Sonia , ayo ikut aku . . ! " kata Rian .


Hati-hati Sonia berbunga-bunga saat mendengar ajakan Rian . Dia melangkahkan kaki dengan penuh semangat mengikuti Rian . Mereka menyusuri koridor cukup jauh , dan tak lama tiba lah mereka di ruang dimana para model dari perwakilan beberapa butik tampak sudah berbaris rapi . Sonia mengernyitkan alis nya menatap ke sekeliling .


" Kok langsung kesini . . ?? bukan nya aku harus berdandan dan ganti busana . . ?? " batin Sonia .


" Nyonya , , ini nona Sonia dari agen tuan Alex . Dia yang telah membantu menata rias para model . . ! " kata Rian pada seorang yang sangat anggun .


" Sonia , terima kasih kamu telah membantu kami . Sebagai rasa terima kasih ku , , terimalah ini . . ! " kata nyonya Anne menyerahkan sebuah kotak kecil pada Sonia . Sonia menerima nya dengan hati yang tak karuan . Dia menatap Anne dengan lekat .


" Rian , silahkan antar Sonia , sebentar lagi acara di mulai . . ! "


" Baik nyonya , , ayo nona saya antar ke aula . ! " kata Rian berbalik .


" Tunggu . . Tapi . .


" Ada apa nona . . ? " kata Rian . Anne pun ikut menatap Sonia dengan datar .


" bukan kah saya akan menampilkan busana terbaru dari butik anda , nyonya . . sebentar lagi acara akan di mulai , bukan kah saya harus bersiap . . ?? " kata Sonia tanpa ragu . Sontak Rian dan Anne bertatapan cukup lama .


" Saya sudah memilih seorang model yang akan menampilkan rancangan terbaru saya . . ! " kata Anne menatap tajam Sonia .


" Bukan kah model yang anda pilih kemarin mengalami sebuah insiden dan tidak bisa hadir , saya sebagai senior nya yang akan menggantikan posisi nya , kan . . ?? " kata Sonia yakin .


" excuse me . . . ?? " kata Rian tidak mengerti


" Rian , antar dia ke aula . . acara akan di mulai dua menit lagi . . ! " kata Anne tegas . Rian langsung menarik tangan Sonia untuk keluar . * * *


Sonia duduk di kursi nya dengan gelisah . Hati yang tadi nya di penuhi bunga-bunga yang bermekaran , kini berubah menjadi kelopak bunga yang sudah layu dan diterpa angin .


" Sonia , elo kenapa ?? " kata Juwita yang duduk di samping nya .


" Gue gak apa-apa . . ! " kata Sonia ketus . Chika menyenggol pelan lengan Juwita mengisyaratkan tidak usah peduliin Sonia .


Dj mulai memainkan musik nya , suara musik yang Jedag jedug membuat para model melangkahkan kaki nya dengan semangat menyusuri catwalk . para model junior memperhatikan semua gerakan para model yang berlenggok . Tapi tidak dengan Sonia . Dia menatap Anne yang duduk di kursi paling depan di sebelah Alex .


" Sialan , , kenapa bisa jadi gini sih . . Wawa kan sudah ku buat lumpuh sementara . Lalu siapa yang di pilih Anne ?? " sunggut Sonia kesal .


" Ok . . terima kasih untuk para tamu yang sempat hadir di acara Fashion show ini . Baiklah , di puncak acara ini . Mari kita saksikan rancangan terbaru dari para desainer dengan kategori gaun malam . . . !!! " kata MC dengan semangat .


prok prok prok



itu visual baju nya . Untuk penampilan Najwa yang sedang jalan di catwalk bayangin aja sendiri dengan versi masing-masing , ,ok . . salam dari author .


" APA . . . ?? " kata Sonia sedikit keras tapi mampu membuat orang menoleh ke arah nya .


" Maaf . . maaf . . ! " kata Sonia malu .


Dia menatap Najwa yang berjalan dengan anggun bersama model pilihan lain nya . Gaun malam yang indah dan mewah membalut tubuh Najwa yang sempurna . Di tambah dengan riasan wajah yang natural , walau dia menampilkan wajah yang datar dengan sorot mata yang tajam . Tapi lesung pipi di pipi kiri nya masih terlihat walau samar . Membuat kaum Adam tak bisa mengalihkan pandangan nya pada Najwa .


" Sungguh tampilan yang sempurna . . ! " gumam salah satu juri .


Para model berjala ke setiap sudut catwalk dan berpose dengan gaya masing-masing . Najwa berpose di depan juri dan menampilkan senyum sinis nya , tapi para juri justru terpesona , mereka tampak heboh hingga bertepuk tangan bahkan menepuk-nepuk meja di depan nya . Alex tersenyum bangga ,sedangkan Anne tersenyum puas melihat aksi Najwa yang mampu membuat juri heboh .


Setelah para model menampilkan bakat gaya nya , mereka kini berjajar rapi di tengah catwalk dengan barisan zig zag .


Detik-detik menegangkan , setiap juri mengomentari tampilan busana dan penampilan dari semua model pilihan . Para model junior mendengarkan masukan dari juri dengan serius . Dan kini tibalah saat nya dewan juri mengumumkan busana terbaik bulan ini . Busana terbaik ketiga dan kedua sudah di umumkan .


" Dan desain busana terbaik pertama bulan ini , jatuh pada . . . .


deg deg deg


" ANNE BUTIK . . . !!! " teriak ketiga juri dengan heboh .


prok prok prok


Anne menutup mulut nya karena tidak menyangka kalau hasil desain nya bisa mendapat urutan pertama . Dia langsung naik ke catwalk dan berdiri di samping Najwa dengan mata berkaca-kaca . Juri senior menghampiri Anne dan Najwa dengan membawa piala dengan atas nya berbentuk gunting ( attention , , ini Hanya karangan author ya . 😁 ).


" hey , siapa nama mu . . ! " kata juri itu dengan tatapan tajam pada Najwa .


" Anda bisa memanggil saya Wawa , tuan . . ! " kata Wawa datar .


" Kau terlalu sinis untuk menjadi seorang model . . ! " kata nya dengan mata melotot.


" Dan mulut anda terlalu pedas saat memberi komentar . . ! " balas Najwa .


" hahahaha . . . ! " juri itu tertawa seraya bertepuk tangan di ikuti para tamu .


" I like your style , Miss . . ! " juri itu seraya menyematkan sebuah Bros berbentuk bintang bertabur berlian kecil yang dia lepas dari jas nya ke baju yang di pakai Najwa .


" Thangk you ,sir . . ! " kata Najwa memberi hormat ala Putri kerajaan . Membuat juri semakin menyukai Najwa .Dia memeluk Najwa dan Anne bergantian lalu kembali ke meja juri .


Anne merangkul Najwa dan menghadap cameraman untuk berfoto . Begitu juga dengan desainer dan model lain nya . Setelah berfoto mereka lalu kembali ke belakang panggung . Di belakang panggung Najwa dan Anne sudah di tunggu beberapa rekan nya .


" Wawa . . . !! " teriak Chika menyambut Najwa dan Anne .


" Selamat ya untuk keberhasilan kalian . . ! " kata Alex menjabat tangan Anne .


" Aku bangga sama kamu Wa . kau berhasil menakhlukkan tuan Smith yang notebene nya juri paling judes . . bahkan dia memberi mu hadiah secara pribadi . . uuh aku jadi iri . . !! " cerocos Chika .


"mungkin hari ini aku beruntung . ! " kata Najwa bersahaja .


" kau benar , Wawa . kau membawa keberuntungan untuk ku . . terima kasih . . ! " kata Anne .


" tidak nyonya , jangan berterima kasih pada ku . ini karena memang busana rancangan mu yang memang sangat bagus . . ! "


" tidak Wawa , ini juga berkat bakat mu . Apa guna nya busana yang indah dan bagus jika pemakai nya tidak mengekspresikan nya dengan baik . ini semua berkat kamu , Wawa . . sekali lagi terima kasih . . ! " kata Anne tersenyum tulus .


" kalau nyonya sudah berkata begitu , saya bisa apa . . !!? " kata Najwa pasrah . Anne tertawa pelan .


" Baiklah , kalian lanjutkan obrolan kalian , tuan Alex ayo ke ruangan saya . . ! " kata Anne melangkah pergi .


" kau sungguh istimewa , ratu ku . . ! " bisik Alex lalu menyusul Anne . wajah Hana tampak bersemu .


Rian membawa Najwa ke ruang ganti . Sedangkan teman-teman nya sudah pergi ke tujuan masing-masing . Saat Rian dan Najwa memasuki pintu , tampak Sonia keluar dari ruang ganti dengan wajah kesal . Sonia melirik Najwa tajam , Najwa melanjutkan langkah nya dan Saat dia melewati Sonia , dia menghentikan langkah nya dan mendekatkan wajah nya .


" maaf mengecewakan mu . . ! " bisik Najwa lalu masuk ke ruang ganti .


Setelah mengganti pakaian nya , dia lalu keluar menuju lobby . Najwa melihat Sonia duduk di kursi tunggu .


" Nona . . ! "


" Damar , kau masih menunggu ku . . ?? " kata Najwa melirik


" iya , nona . nona langsung mau pulang . . ? "


" Seperti nya kita harus cari makan dulu . Aku lapar . ! " kata Najwa mengedarkan pandangan nya ke sekeliling . Sudut mata nya menangkap siluet Sonia yang berjalan ke arah nya . Najwa bisa mendengar Ketukan high heels Sonia semakin dekat , ,dan saat Sonia hampir melewati Najwa , Tiba-tiba . . .


B


E


R


S


A


M


B


U


N


G