Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO

Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO
Episode 68


Riyan terkejut saat melihat ke damlam mobil, ia melihat sang adik tengah duduk di pangkuan asiten angga dalam keadaan tanpa baju


" Lia , asisten angga , kalian" ucap Riyan yang terkeut


" aku bisa jelasin , ini salah paham " ucap angga yang panik


namuan lia masih terus meliuk liuk kan tubuh nya di atas pangkuan angga


"kurang ajar kau angga" ucap Riyan yang langsung menonjok wajah Angga


Buk...


" awa... , tenang dulu kamua salah paham " ucap angga yang menahan sakit di pipi nya


Riyan langsung menarik lia yang tengah duduk di pangkuan angga , ia menarik keuar mobil angga ,setelah berhasil ia langsung membuka jaket nya dan memakai kan nya ke Lia


"Riyan , kamu salah paham , ini tidak seperti yang kamu lihat " kata angga yang mencoba menjelaskan agar angga tidak salah pham


" urusan kita belum selesai " ucap Riyan yang menunjuk ke arah angga, setelah itu ia langsung menggendong sang adik untuk masuk ke dalam mobil nya dan pergi meninggalkan Angga sendirian


"ah sial, bagai mana ini?, kenapa jadi kacau seperti ini" ucap angga sambil mengusap wajah nya dengan kasar


" malang sekali nasip ku, sudah cinta di tolak, ini malah terjebak masalah,sakit hati dan sakit fisik,komplit sudah penderitaan ku" gimana nya yang langsung menyalakan mobil nya lalu ia pulang ke apartemen nya


***


ke esok anda harinya angga datang ke kantor kesiangan akibat ia tak bisa tidur semalaman karena memikirkn masalah semalam


" pagi bos" sapa Angga dengan lesu saat memasuki ruangan Raka


Rak langiung melihat ke arah Angga lalu melihat ke arah jam tangan yang melingkar di tangan nya


" pagi? " tanya Raka heran pasal nya saat ini jam sudah menunjukkan pukul sebelas siang


" maaf bos saya kesiangan semalam gek bisa tidur" jawab Angga yang langsung duduk di kursi yang ada di hadapan Raka , ia menyandarkan punggung nya di kursi


" loh kenapa, apa gara gara cinta kamu di tolak sama Sus rini, sampai sampai kamu tak bisa tidur? " tanya Raka yang merasa iba dengan sekertaris sekali gua sahabat nya itu


"bukan karena itu " jawab Angga


" lalu?, oh ya tadi ada Riyan yang mencari mu, dia terlihat sangat marah, apa kau ada masalah dengan nya? " tanya Raka penasaran


" hah... Riyan kesini mencari ku? " bukan nya menjawab malah Angga balik bertanya


ia langsung berdiri dari duduk nya kala Raka mengatakan Riyan mencari nya


" ya, apa kau punya masalah dengan nya? " tanya Raka yang semakin penasaran


angga menghembuskan napasnya dengan kasar, lalu ia duduk kembali di kursi nya


" cerita lah kepada ku, siap tau aku bisa membantu mu" kata Raka yang melihat ada sesuatu terjadi antara Angga dan Riyan


Angga pun menceritakan awal nya saat ia makan malam dengan Sus rini dan penolakan cinta dari Sus rini, sampai ia pergi untuk menenangkan diri sampai ia bertemu dengan Lia yang tengah di ganggu oleh para preman


sampai ia menolong Lia dari para preman sampi t kejadian yang tak terduga oleh Lia dan sampi ia terbuai dan sadar, sampai Riyan datang memergoki ditnya dan Lia di dalam mobil, Angga menceritakan semuanya tanpa ada yang kurang satu pun


" hem, kalau menurut aku sih, seharus nya kamu harus tanggung jawab dengan ap yang kamu lakukan keada Lia" kata Raka memberi usulan


" cinta akan tumbuh seiring berjalan nya waktu, saat ini kamu harus tanggung jawab atas apa yang kmu lakukan kepada Lia"


" aku tidak yakin jika aku bisa mencintai Lia, kenapa aku yang harus tanggung jawab , dia yang telah menggoda ku, aku sebagai laki laki normal ya aku tergoda lah"


" ya aku tau dia yang mengoda mu, tapi dia seorang wanita, dan kau telah menjama nya, jadi kau harus tanggung jawab "


belum sempat angga menjawab ucapn Raka, tiba tiba pintu ruangan Raka di buka paksa oleh seseorang


Raka dan Angga pun langsung melihat ke arah pintu, mereka melihat ada Riyan yang tengah berdiri di ambang pintu dengan wajah yang merah dan tatapan tajam ke arah Angga


glek


Angga menelan salivanya dengan kasar saat melihat Riyan di ambang pintu ruangan Raka


' mati aku kali ini' batin Angga


" Riyan, masuk lah " kata Raka yang mempersilahkan Riyan untuk masuk ke ruangan nya


tanpa menjawab Riyan pun langsung masuk ke ruangan Raka dengan menatap tajam ke arah Angga, riyan langsung duduk di sofa yang ada di ruangan Raka


Raka pun langsung beranjak dari duduk nya dan ikut duduk di sofa bersama Riyan


" aku sudah tau apa yang terjadi di antara kalian, jadi sebaik nya kalian bicara dari hati ke hati jangan dengan emosi" kata Raka yang menengahi permasalahan antara mereka berdua


" aku tidak mau berteleh teleh, aku minta dia menikahi adikku hari ini juga" kata Riyan sambil menatap ke arah Angga


"ya aku tau kalau Angga memang harus bertanggung jawab tapi sebaik nya ku dengarkan dulu cerita yang sebenar nya, agar kau tidak menilai Angga sebagai pria brengsek" kata Raka yang tak ingin kalau Riyan beranggapan kalau Angga sebagai pria berengsek


" ga, cepet ceritakan kejadian semalam " suruh Raka


" baik lah, sebelum nya aku minta maaf pada mu Riyan, aku telah tergoda oleh adik mu" setelah itu Angga pun menceritakan kejadian semalam dengan sejelas jelas nya


" begitu lah ceritanya, sekali lagi aku minta maaf, aku tidak bermaksud untuk melecehkan adik mu" ucap Angga setelah menceritakan kejadian semalam


" jadi semalam Lia di ganggu preman dan di cekoki obat perangsang? " tanya Riyan dengan penasaran


" kemungkinan iya, saat aku mendekat ke arah mereka aku melihat mereka memaksa Lia untuk minum sesuatu" jawab Angga


" kata dokter Lia mengonsumsi obat perangsang, untung saja dosis yang di berikan tidak terlalu besar sehingga dokter masih bisa memberinya obat penenang untuk meredakan nya" jelas Riyan yang menceritakan ke adaan adik nya


" lalu bagai mana ke adaan nya sekarang? " tanya Angga yang menghawatirkan Lia


" dia sudah lebih bik tapi dia msih harus menjalani perawatan " jwab Riyan


" sukur lah kalau begitu, oh ya mengenai tanggung jawab bagai mana? " tanya Raka sambil melihat ke arah Riyan dan angga secara bergantian


" kalau mengenai hal itu, angga tetap harus tanggung jawab, karena dia telah melecehkan adik ku" jawab Riyan tegas sambil melihat ke arah Angga


Riyan sempat melihat di bagian tubuh sang adik banyak bekas jejak ke pemilikan yang Angga tinggalkan, hal itu lah yang sebenar nya membuat Riyan marah besar kepada Angga


.


.


jangan lupa like, komenan vote nya ya terimakasih🥰 🙏