Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO

Janda Cantik Ibu Dari Anak CEO
Episode 42


Hari terus berganti , tak terasa kini acara ijab kobul ze dan raka pun akan segera di mulai , mereka menyelenggarakan acara di desa tempat tinggal bik surti.


Mereka menyelenggarakan acara ijab kabul di sana karena per mohon para warga di desa itu, warga desa sudah berhasil menemukan keberadaan ze, mereka semua meminta maaf termasuk buk mira atas kejadian pengusiran waktu itu


ze pun memaafkan semua kesalahan mereka , dan mereka memohon kepada ze untuk tinggal lagi di desa itu, namun di tolak oleh raka , karena setelah ijab kabul ia akan memboyong ze, anak anak nya dan bik surti tinggal di rumah nya, tapi raka mengatakan kalau mereka akan melaksanakan ijab kabul di desa


" apa anda sudah siap mas raka?" tanya pak penghulu kepada raka yang saat ini sedang duduk di hadapan nya


" siap pak" jawab raka dengan gugup


" baik lah , mari kita mulai acara ijab kabul nya , ayo mas raka jabar tangan saya" ucap pak penghulu yang mengulurkan tangan nya kepada raka


Raka langsung menyambut tangan pak penghulu


" Bismilahhirohmanirohim , ananda Raka pranata bin pranata, engkau aku nikahkan dan aku kawin kan dengan zezalia binti sanjaya , dengan mas kawin satu set berlian , uang tunai 50 miliar , logam mulia sebesar 2 kilo gram dan seperangkat alat sola di bayar tunai" ucap pak penghulu


semua hadirin yang hadir di acara ijab kabul Raka dan ze pun terpelongok saat mendengar mahar yang mahar yang di berikan raka kepada ze


" saya terima nikah dan kawin nya zezalia binti sanjaya dengan maskawin tersebut di bayar tunai " ucap raka dengan satu kali tarikan nafas


" bagai mana para saksi?"


" SAH"


" alhamdulilah " ucap raka dan semua hadirin yang hadir di acara ijab kabul raka dan ze


di dalam kamar ze meneteskan air mata nya saat raka telah mengucapkan ijab kabul nya dan para saksi mengatakan kata sah


Ia tak menyangka kalau saat ini ia sudah menjadi seorang istri lagi , ia berharap semoga pernikahan nya yang kali ini bisa kekal sampai dunia akhiran


" selamat ya ze" ucap bik surti memeluk ze


" terimakasih bik " ze yang membalas pelukan bik surti


tak lama pelukan mereka pun terlepas , saat ada seseorang mengatakan kalau ze di suruh keluar untuk mendampingi suami nya


" ayo ze bibik akan menggentarkan kamu" ucap bik surti


" aku juga mau mengantarkan mama" ucap kenan


" ya ma, aku juga mau" kata klara


" aku juga" kata karina


" ya udah ayo kita antar mama kalian bersama sama " ucap bik surti


mereka pun keluar dari kamar , saat ze keluar dari kamar, ia menunduk kan kepalanya , ia merasa malu menjadi pusat perhatian semua orang yanga ada di sana


ra sedari tadi terus menatap ze tak berkedip , ia sangat mengagumi kecantikan ze yang kini telah menjadi istri nya


Sesampai nya ze di dekat raka , ia langsung duduk di samping raka


" silahkan mbak ze, di cium tangan suami nya dan untuk mas raka silahkan bacakan doa keselamatan untuk istri anda" ucap pak penghulu


dengan gugup dan gemetar ze pun langsung menyalimi tangan raka yang kini telah menjadi suami nya, raka pun langsung membacakan doa keselamatan untuk sang istri


Setelah itu raka langsung mencium kening ze sambil tersenyum , ia merasa bahagia , selama lima tahun ia mencari keberadaan ze dan selalu setia menunggu dirinya , akhirnya kini ze telah resmi menjadi istri nya


" assalamualaikum" salam raka kepada sang istri sambil tersenyum


" wallaikumsalam" jawab ze dengan malu malu


setelah mereka resmi menjadi suami istri , para warga yang menghadiri ijab kabul ze dan Raka pun mengucapakan selamat kepada raka dan ze, dan di lanjutkan dengan acara makan makan


hari mulai menjalang petang , semua acara telah berjalan dengan lancar , kini saat nya raka memboyong keluarga kecil nya untuk menuju ke rumah nya


Raka memutuskan untuk membawa mobil sendiri , di dalam mobi nya ada dia ze istri nya dan ketiga anak anak nya, sedangkan mobil yang di kendarai angga di naikin oleh sus rini dan bik surti


" anak anak papa, apa kalian bahagia dengan pernikahan mama dan papa?" tanya raka yang masih fokus mengemudi


" ya , kami sangat sangat bahagia sekali pa " ucap kania


" kenan bahagia kalau mama sama papa bahagia" ujar kenan


"mama sangat bahagia kalau kalian semua bahagia" ucap ze sambil tersenyum , Raka pun tersenyum saat melihat ze tersenyum


selama di perjalanan anak anak mereka sudah tertidur , karena kelelahan


" kalau kamu mengantuk tidur aja sayang" ucap raka sambil tersenyum dan melirik ke arah ze


Ze yang di panggil sayang oleh raka tersipu malu, pipi nya langsung mendadak merah , ia merasa bahagia kala akan memanggil nya dengan sebutan sayang


" aku belum mengantuk kok mas" jawab ze sambil menahan senyu nya


" gak papa kan kalau aku memanggil mu sayang/" tanya raka menggoda ze


"hem" jawab ze sambil mengalihkan pandangan nya ke luar jendela , ia tesenyum ke arah luar jendela


"liat apa sih di luar jendela, liat sini dong sayang " ucap raka yang mengoda ze


Ze hanya tersenyum , lalu ia melihat ke arah raka yang sedang melirik nya


" fokus mengemudi mas" ujar ze memperingatkan raka


" kamu tenang aja sayang , aku masih fokus kok mengemudi dan juga fokus sama kamu"


" berhenti lah menggoda ku terus mas , fokus lah mengemudi , aku takut nanti kamu menabrak "


" gak akan sayang-"


Bruk....


Mobil raka menabrak mobil orang yang sedang berhanti di lampu merah


" Allahhuakbar " ucap ze


" kamu gak papa sayang?" tanya raka yang menghawatirkan ze


untung saja anak anak mereka tidak terbangun dari tidur nya, mereka tidur terlalu nyenayak


"aku gak paa mas "jawab ze agar tidak membuat raka khawatir


" maaf ya sayang , aku tidak melihat kalau ada lampu merah" ucap raka yang merasa bersalah


" itu karena mas tidak fokus ke jalan " ujar ze


Tok... Tok...


Seseorang mengetuk pintu kaca raka , raka pun segera menujunkan kaca mobil nya


" bagai mana sih bawa mobil nya, liat tu mobil saya jad rusak bagian belakang nya gara gara kamu" ucap seorang pria marah marah


" duh maaf ya mas , saya gak sengaja , saya akan ganti rungi semuanya, berapa no rekening mas , nanti saya tresfer uang ganti rugi nya' ucap raka yang langsung mengeluarkan handphone nya


" benar ya?" tanya pria itu


" ya mas , mana no rekening nya" ucap raka


pria itu langsung meberikan no rekening nya, dan raka langsung mengirimkan sejumlah uang kepada pria itu , setelah uang nya masuk ke rekening nya pria itu langsung pergi


.


.


Jangan lupa , like, komen dan juga vote nya ya, terimakasih🙏🥰