
πππππππππ
Tok.....tok....tok
Terdengar ketukan pintu ,Alicia berdiri dan mendekati pintu. Dia membuka nya dan melihat Ramona membawa dua gelas susu di tangan nya ,membuat Alicia merasa ngak enak.
"ma...kenapa mama yang ngantar susu kesini? panggil saja alice ,kan bisa alice ambil " ucap Alicia dengan nada pelan.
Keluarga Ramon begitu baik pada nya,jika saja hubungan yang dia jalani dengan Ramon tanpa perjanjian . Pasti nya dia akan merasa senang,mendapatkan perhatian keluarga yang baik dan menerima nya.
"Ngak apa-apa,kamu sama Ramon kan jarang sekali menginap disini. Smoga kedepan nya kalian akan sering menginap ya,kamar nya bersihkan ?" jawab Ramona sambil masuk dan meletakan nampan berisi susu diatas meja.
"Setiap hari mama menyuruh pelayan untuk membersihkan nya,siapa tau ramon kembali dan menginap disini" ucap Ramona dengan lembut.
"Bersih kok ma,ini sudah malam. Sebaiknya mama tidur saja,istirahat lah. Pasti mama capek kan " jawab Alicia dengan sopan.
"ya....sedikit capek,mama akan pergi dan istirahat dengan cepat. Sekarang kamu minum susu nya dulu,mama mau lihat kamu menghabiskan susu nya segera" ucap Ramona sambil tersenyum.
Alicia mengambil susu nya,dia meneguk nya dengan cepat tanpa sisa. Membuat Ramona tersenyum senang,paling ngak malam ini rencana nya dan Raline akan berhasil. Dengan tersenyum lembut dan ramah,Ramona berjalan meninggalkan kamar ramon .
Disaat bersamaan juga ramon keluar dari kamar mandi,dia menatap ke arah Alicia dengan tatapan bingung karena Alicia tersenyum menatap ke arah pintu kamar.
"ada apa?Siapa yang datang ?" tanya Ramon dengan pelan
"mama,tadi mengantarkan susu untuk kita. Minum lah lebih dulu,aku ingin membersihkan tubuh ku karena sudah sedikit berkeringat dan panas" jelas Alicia
"Duduk lah dulu,sebaiknya kita bicara sebelum kau mandi saja " ucap Ramon dengan tegas
Alicia memilih kembali duduk di sofa sebelah ramon,dia menunggu apa yang ingin dibicarakan oleh Ramon tapi dia yakin kalau Ramon akan menyampaikan mengenai perjanjian mereka .
Ramon berdiri dan berjalan ke dekat lemari,dia mengambil boxer dan kaos . Kemudian membuka handuk yang di pakai nya begitu saja tanpa rasa malu,karena menurut nya kalau Alicia sudah sering melihat miliknya.
Alicia yang melihat nya hanya bisa menghela nafas dan menundukan kepalanya,karena memang dia merasa malu walaupun dia sering melihat dan memanjakan batangan milik Ramon.
Ramon mengambil gelas berisi susu yang masih penuh,dia menenggak minuman itu sampai kandas. Kemudian dia duduk didekat Alicia,dia menyandarΔ·an tubuh nya di sandaran sofa sambil merentangkan kedua tangan nya dengan lebar.
"minggu depan aku akan kembali ke negara ku,perjanjian kita selesai" ucap Ramon dengan mata yang terpejam
Alicia tersenyum tipis,dia bersorak dalam hati karena bisa lepas dari pria mesum seperti Ramon. Sehari bisa dua atau tiga kali ramon meminta dilayani,walaupun hanya menggunakan tangan dan mulut nya tapi tetap saja mulut nya sering merasa kebab karena kelamaan mengulum dan memainkan milik Ramon.
"Harus nya setahun,aku sudah mentransfer uang selama setahun ke rekening mu kan. Jadi kau harus membayar nya selama seminggu ini,aku ingin lihat tubuh mu . Kau harus melayani ku dengan tubuh telanjang,aku ngak akan melakukannya jika kau tidak ingin. Kecuali kau juga menginginkan nya,maka kita lakukan bersama " jelas Ramon yang akan membayangkan bisa nyusu langsung pada Alicia, bukan meremas nya dari luar seperti yang biasa dia lakukan selama ini .
"Aku akan kembali kan uang nya setengah,hhmm....ssshh....Aku Ngak mau memperlihatkan tubuh ku pada pria yang bukan suami ku aah...." jawab Alicia dengan menahan ******* nya .
Mata ramon terbuka mendengar suara lenguhan yang seksi dari Alicia,dia melihat apa yang dilakukan oleh Alicia saat ini hingga Alicia mengeluarkan suara merdu yang mengusik iman nya .
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ