
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Alicia hanya bisa menghela nafas dan melotot menatap ke arah Ramon,harus nya Ramon menolak ajakan menginap disana. Dia merasa malu dan tidak enak hati kalau menginap disana,apalagi satu kamar dengan Ramon. Kalau di apartemen kan ngak ada yang tau,hanya mereka berdua saja kecuali jika keluarga Ramon datang berkunjung tapi selama ini mereka tidak pernah berkunjung ke apartemen.
Ramon tidak perduli,dia malah memeluk tubuh Alicia tanpa perduli juga tatapan mereka semua yang ada disana .Apalagi Betty,dia merasa kesal melihat Alicia yang kini bermesraan dengan Ramon. Betty dulu sempat dekat dengan clara. Wanita yang pernah menjadi kekasih keponakan nya itu,clara cantik dan berasal dari keluarga terpandang juga terlihat sangat elegan dan berwibawa.
Tidak seperti Alicia yang terlihat biasa saja,tidak anggun dan elegan. Betty yakin jika Alicia berasal dari keluarga biasa saja,apalagi Alicia memakai pakaian sederhana. Walaupun wajah nya Alicia lebih cantik dari clara tapi tetap saja Alicia terlihat kampungan dimata Betty,dia ngak suka.
"sudah malam,sebaiknya kita tidur yuk" ucap Ramon yang menarik tangan Alicia untuk berdiri .
"ma...pa....nek,kami ke kamar dulu. Alicia pasti dah capek karena seharian tidak ada istirahat nya " ucap Ramon membuat Alicia merasa ngak enak.
"ya...ya...sudah sana istirahat lah,bukan Alic yang capek tapi kamu yang ingin selalu berduaan dengan Alic kan " jawab Ramona dengan semangat
"maaf ya nek,ma...pa...." ucap Alicia merasa ngak enak hati.
"Ngak apa-apa,biar kamu cepat hamil " jawab Raline dengan senyuman yang mengembang dibibir nya.
Raline menunggu kepala pelayan untuk membawakan susu untuk Ramon dan Alicia, dia ingin sesuatu terjadi malam ini . Agar Alicia dan Ramon tidak berpisah dan menyatu dengan pernikahan,karena dia yakin kalau Alicia masih perawan.
Apalagi mata Ziga selalu menatap ke arah Alicia dengan tatapan terpesona,membuat nya kesal juga marah . Ramon tidak mau menunggu lagi,dia akan meminta Alicia untuk melakukannya dengan nya malam ini .
Sebentar lagi Ramon akan kembali kerumah nya diluar negeri,dia harus mendapatkan apa yang dia ingin kan . Jika tidak,dia yakin kalau dia akan terus memikirkan Alicia. Makanya dia akan berusaha memberikan pengertian dan imbalan ke Alicia agar Alicia mau melakukannya dengan nya,jika tidak bisa dengan cara baik-baik maka dia akan sedikit mengancam agar apa yang dia ingin kan tercapai.
Ceklek
Ramon menarik tangan Alicia dan menutup pintu dengan cepat,dia melepaskan tangan Alicia dan berjalan dengan santai menuju kamar mandi . Dia ingin membersihkan tubuh nya lebih dulu ,kemudian membuat kesepakatan dengan Alicia.
Dari awal Ramon tidak begitu yakin dengan julukan yang di dapatkan oleh Alicia, gadis pemuas nafsu . Dia yakin kalau Alicia sudah tidak perawan lagi,tapi julukan itu untuk apa? Mungkin Alicia tidak ingin bercinta dengan sembarang pria ,makanya dia mengatakan hal itu. Begitu lah yang dipikirkan oleh Ramon,dia yakin kalau Alicia berbohong akan hal itu.
Alicia memilih untuk duduk dipinggiran tempat tidur,dia menunggu Ramon keluar baru dia juga akan membersihkan tubuh nya. Dia memperhatikan sekeliling nya dengan cepat,kamar dengan aroma maskulin. Rapi dan terawat,di dinding kamar itu terdapat beberapa foto Ramon. Dari yang kecil hingga dewasa,tampan. Begitu lah yang dipikirkan oleh Alicia,dari kecil ramon sudah terlihat tampan.
tok....tok....tok
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ