
"Kenapa deddy raut wajahnya seperti kesal?" tanya Yolanda
"Bagaimana tidak kesal. Deddy selalu merindukanmu." ekpresi muramnya berubah sendu.
Ternyata beliau kangen dengan putrinya, karena Yolanda tidak pernah menelepon belakangan ini. Yolanda dengan canggung beralasan bahwa dia hanya agak sibuk karena sebentar lagi waktunya ujian. Dan sebelumnya ia mengatakan kepada kedua orang tuanya untuk memilih melanjutkan kuliahnya di Inggris dan tidak lagi di AS alasannya mencari pengalaman di negera yang lain apa lagi dekat sekali dengan tante Jessie.
"Tolong sampaikan pada mommy bahwa aku merindukannya." Ujar Yolanda sedih.
"Jangan belajar tanpa istirahat, nak. Deddy khawatir."
Yolanda hampir saja mau mengatakan sesuatu, tapi tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kantornya deddy sehingga terpaksa beliau mengakhiri panggilannya.
Yolanda sedih menatap kandungannya yang sekarang semakin membesar. "Aku ingin bilang, maafkan aku."
*****
Perusahaan deddy Jack
Seorang pria bernama Taro datang untuk melamar kerja pada deddy Jack dan berkomentar bahwa strategi marketing mereka kurang. Karena itulah dia menyarankan agar mereka mengembangkan strategi marketing mereka menjadi lebih modern.
Deddy sepertinya benar-benar menyukai Taro dan langsung memuji-muji idenya. Saat deddy mengeluhkan masalah saingan mereka - Alez, Taro memberitahu bahwa itu karena Alez memiliki sesuatu yang selangkah lebih maju dari mereka.
Mendengar itu, deddy langsung menyambutnya untuk bergabung di perusahaan mereka dan menaruh harapan besar pada Taro untuk mengalahkan Akbar.
Sedangkan perusahaan Alez / Akbar,
Alez memiliki seorang pemimpin pengganti dirinya sebagai CEO tapi hal ini putranya harus masuk dalam departemen marketing untuk menindak lanjuti dengan cara terjun langsung dalam bidang marketing. Seorang pemuda yang cakap dan punya pandangan luas. Nama orang itu adalah Akbar.
****
Di rumah
Yolanda yang selalu mengeluh sakit dalam kandungannya, dengan cara tante Jessie ia menggunakan dokter pribadi untuk datang ke rumah, berapa bayaran yang di minta akan tante Jessie kabulkan Asal Yolanda dan bayi dalam kandungannya baik-baik saja.
Benar saja dokter tersebut datang untuk memeriksa kondisi Yolanda dan kandungannya. Sebelumnya mereka berkenalan, awalnya Yolanda tertutup lama-lama bujukan dan kesabaran dokter wanita itu ia mau terbuka, Yolanda yang kadang murung, yang kadang seneng, berubah detik itu juga, entah kenapa dokter wanita itu sangat menyukai Yolanda,begitu juga dengan Yolanda. Pada akhirnya mereka bersahabatan. Tante Jessie melihatnya begitu senang, sang dokter wanita itu merasakan hal yang berbeda dengan pasiennya kali ini. Apa lagi tempat tinggal dokter cantik itu sebelahan, sehingga mereka tetanggaan, dan bisa berkunjung di rumah Yolanda kapanpun dokter inginkan, untuk memeriksa kondisi Yolanda.
"Perutmu semakin besar Yolanda, sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ibu." kata Asela . (Yah, Asela adalah adiknya Akbar. Pada ingatkah kalian Asela?)
Yolanda hanya tersenyum lembut menanggapinya sesekali mengelus perutnya itu.
*****
Akbar tengah termenung sedih di bar saat Alif datang. Dari awal Alif sudah tahu tentang kejadian waktu itu dari cerita Akbar, dan dia bisa menduga kalau Akbar masih memikirkan wanita itu.
"Jika aku bertemu dengannya sekali lagi, aku ingin meminta maaf padanya kak."
"Kurasa akan sulit bagimu bertemu dengan wanita itu lagi. Bagaimanapun, kau harus move on."
"Bukankah kakak mendukungku untuk selalu mencarinya?"
"Tapi mana Akbar? Kenyataannya nihil. Kakak cuma tidak mau kamu terus-terusan seperti ini."
γBersambung......
.
.
.
.
Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. π€
JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=
VOTE ποΈ
LIKE π
KOMENTAR π¬
FAVORIT β€
TIPβ
RATE 5 BINTANG βββββ
Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπ!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. π