DOKTER JENIUS

DOKTER JENIUS
KEHIDUPAN SIYUE.


"Baguslah kalau Kau tidak memikirkan dia... Jadi aku tidak perlu mengatakan keberadaannya...Ya sudah Ayo kita pergi menghadap Dewa Agung...kita harus melaporkan kembalinya Kau di Alam Nirwana ...Kau sudah sehat kan...? Jadi kita bisa pergi sekarang..." Ucap Dewa Saora datar . Dewa Wiqya bangun dari tidurnya. Dia merasakan kekuatan nya telah kembali. Malah sekarang dia merasakan kalau kekuatan nya lebih besar dari kekuatan nya dahulu.


Akhirnya mareka pergi ke Alam Dewa. Ketika sampai Di sana, Dewa Wiqya yang sudah lama pergi merasakan perbedaan kadaan Nirvana. Namun saat para Dewi melihat wajahnya, mereka seperti biasa , terkagum dan terpesona melihat wajah tampan dua pria yang Baru datang itu. Terutama wajah si dingin Wiqya. Dengan wajah tidak perduli mereka berjalan kearah istana Dewa Agung. Sesampainya Di sana, ternyata Ada pertemuan para Dewa. Melihat kedatangan Dua Dewa yang merupakan kekuatan inti para Dewa itu, Dewa Agung Menyapa.


"Kalian Sudah datang....Oo..Kau telah terbebas Dewa perang..?gadis itu telah berhasil meyelamatkanmu...?" Ucap Dewa Agung. Melihat kedatangan Dewa Wiqya yang mereka tahu telah hilang Di tawan oleh Raja Iblis . Mereka tidak bisa menyekamatkan dia . Karena Dewa Wiqya di bawa ke istana Raja Iblis yang berada di Alam bawah yang tidak bisa mereka datangi. Dan kini Dewa tampan itu telah berada di depan mereka.


"Salam yang Mulia Dewa Agung Junjungan kami..."Ucap kedua Dewa tampan itu.


"Duduklah...." Ucap Dewa Agung dengan sabar dan Mulia.


"Melihat Kalian Sudah datang...? Bagaimana keadaan kalian...?" Ucap Dewa Agung dengan suara lembut.


"Kami baik- baik saja Yang Mulia... Benar, gadis itu telah berhasil menyelamatkan Dewa Wiqya...dan hamba tahu jika yang Agung telah tahu semua kejadiannya..." Ucap Dewa Saora. dengan wajah terlihat agak sedih . Terlihat Dewa Agung . Memejamkan Matanya. Namun tak lama dia membuka mata itu dan berucap.


"Kita akhiri pertemuan hari ini. Kalian semua boleh pergi ...kecuali Desa Perang dan Dewa kekuatan tetap berada di Sini..." Ucapnya Dingin . Dia terlihat menatap wajah Dewa Wiqya dengan tatapan Tajam. Merasakan tatapan mengandung kemarahan itu, Dewa Wiqya menunduk . memang hanya Dewa Agunglah yang bisa membuat takut Dewa Perang. Perlahan dengan sopan para Dewa keluar dari Ruangan itu setelah memberi hornat pada Dewa Agung. Setelah keadaan ruangan sepi, Dewa Agung berkata.


"Kau sangat mengecewakan aku Dewa Wiqya...Kau menghina gadis yang memang menjadi jodohmu...Dewa yang Kuasa menciptakan Dia Karena aku memintanya. Aku tahu tidak Ada seorang Dewi pun yang bisa sepadan denganmu. Dan aku tahu Kau tidak tertarik pada mereka. Tapi aku sangat kecewa denganmu Kali ini..dengan mudahnya Kau telah menghina gadis itu.. apakah Kau tahu kenapa Raja yang kau katakan Tolol itu begitu Mencintai Dia...Karena Dia tahu ketangguhan dan ketulusannya. Bukan Karena itu saja, Dialah yang menyelamatkan separuh dari jiwamu itu agar bisa terlepas dari belenggu yang mengikat nya . jika tidak Ada dia, sampai sekarang Kau akan tetap tidak bisa berbuat apapun untuk dapat lepas dari Raja Iblis . Dua kali kau mendapat pertolongan darinya, dan dia tidak mengharapkan apapapun dari semua yang Dia lakukan padamu. Seharusnya ucapan terimakasih yang keluar dari mulutmu bukan hinaan dan prasangka buruk yang dia dapatkan . Dia bukan seperti gadis yang selalu mengejar dirimu . dan Kau tahu...apa tujuan Raja iblis itu membuat Kau tak berdaya...?Karena dia akan menyerang Nirwana ini . Gadis itu tahu masalah itu... Karena itu dia rela melepas cintanya dan menolongmu . Jika Dia tidak ingin menolong dunia ini... Mana mau dia membantu melepasmu dari penjara Raja Iblis yang kau tahu kekuatannya... Jika itu gadis lain, Dia tidak akan mau berkorban melepas Cintanya, melepas orang yang Dia cintai...separuh jiwamu saja tak ingin mengorbankan Cintanya . Kau tahu sendiri kan begitu lembut Dia Merayu dan memberi pengertian pada separuh jiwamu . Dan Kau yang telah di Tolong oleh gadis yang baik itu, Kau menghina dia sampai seperti itu....Kau benar- benar membuatku kecewa Wiqya. Jikapun Kau tidak menyukai gadis yang aku jodoh kan denganmu itu, seharusnya tidak sekejam itu Kau berucap. Aku berharap Kau tidak akan pernah jatuh cinta padanya, Karena jika itu terjadi, mungkin Kau akan kesulitan mendapatkan hatinya kembali . perlu Kau ketahui, separuh jiwamu sangat sulit mendapatkan Cintanya. Beberapa tahun dia menunggu Siyue mau menjadi milik nya menerima cintanya Tapi hanya beberapa waktu saja Kau merusak semuanya . menyakiti hatinya... Sekarang kembalilah ke kediaman kalian . .." Ucap Dewa Agung sambil bersandar pada sandaran Singgasana nya . terlihat sekali kekecewaan dan amarah di wajah Agungnya . Mereka berdua segera mohon diri dan keluar dari ruangan Dewa Agung . Keluar dari ruangan Dewa Agung , ke duanya berjalan tanpa bicara menuju istana tempat tinggal mereka. Sesampainya di istana kediaman nya terlihat Dewa Wiqya masuk ke dalam ruang pribadi nya. Dia terduduk di atas pembaringan nya. Dan terngiang semua ucapan dari sang Dewa Agung . Dewa Wigya Terduduk lemas. ". Dua kali kau mendapat pertolongan darinya, dan dia tidak mengharapkan apapapun dari semua yang Dia lakukan padamu. Seharusnya ucapan terimakasih yang keluar dari mulutmu bukan hinaan dan prasangka buruk yang dia dapatkan ...." Kalimat itu terngiang kembali di telinga nya. Dan dia terduduk di pembaringan dengan lemas. Tiba- tiba perasaan Rindu menerpa dirinya. Berbaur dengan rasa penyesalan .


"Apa ini... Tidak, tidak...ini Adalah perasaan si tolol itu.. Aku tidak mungkin jatuh cinta padanya...!" Ucapnya marah sendiri. Tapi tak lama dia terdiam.


"Tapi apa memang aku keterlaluan Ya... kenapa aku Merasa sangat marah Saat dia bermesraan dengan si tolol itu... Saat itu Aku Merasa ingin memarahi dia . Ingin manjauhkan dia dari si tolol itu . Ck..tidak, itu tidak mungkin...aaaaah...bodoh..lebih baik aku mandi dan bermeditasi..." Ucapnya dengan marah. Dia segera berjalan kearah tempat pemandian miliknya. Dia berfikir dengan merendam tubuh dan kepalanya di kolam air panas miliknya, mungkin dia bisa menghilangkan wajah Siyue yang menatap nya dengan Sinis dan cuek. Tanpa membuka baju, Dia masuk ke dalam kolam air panas milik nya. Kolam ini mengandung kekuatan inti Nirwana. Hanya Dia dan sang Dewa Agung yang memiliki Kolam ini. Namun setelah dia madi sambil bermeditasi, wajah Siyue kembali terbayang di fikirannya. .


."Ck apa -apaan ini...kenapa wajah gadis itu selalu membayang di pelupuk Matanya. . " namun dengan usaha yang kuat, akhirnta dia bisa kosentrasi juga .


Sedangka di tempat Raja iblis., Setelah mengumpulkan tawanan yang berhasil kabir, walaupun itu hanya separuhnya Saja, Namun saat mereka di tanya Siapa orang yang telah membebaskan Mereka, mereka hanya berkata kalau mereka melihat segerombolan Pria yang masuk ke dalam ruang tahanan dan membantu mereka membuka pintu itu sebelum mereka kembali keluar. Dan mereka tidak tahu Siapa mereka itu . mendengar semua ucapan mereka, Raja iblis sangat marah. Dia melempar dan memukuli prajurit yang berjaga saat itu. Dan beberapa tahanan mati menjadi sasaran kemarahannya. Setelah itu dia melangkah masuk kedalam kamar nya dia ingin melihat tawanan yang sudah beberapa minggu ini Malah mungkin sudah dua bulan ini tidak dia lihat sama - sekali . Dengan tenang dan penuh kemarahan Dia masuk kedalam kamar dan langsung membuka pintu almari yang Ada di pojok Ruang tempat tidurnya. Dan dengan penuh keyakinan dia segera membuka pintu di dinding Almari. Sambil menggerutu kesal, Dia masuk ke dalam ruang di balik dinding Almari. Susana sunyi dan tenang menyambut kedatamgannya. Dia pun berkata dengan nada ejekan.


"Lama tidak bertemu apa kabar Dewa Wiqya... apakah Kau merindukan diriku...?" Ucapnya sambiI mulai menerangi ruangan itu dengan cahaya dari Batu cahaya yang dia bawa . namun betapa terkejutnya dia saat melihat keadaan di ruangan itu. Dia tidak melihat adanya Dewa Wiqya di dalam ruangan itu. Dia mengusap Matanya seolah tak percaya dengan pandangan Matanya. Beberapa Kali dia melakukan itu. Dan akhirnya terdengar teriakan nya membahana di dalam Ruang kamarnya yang membuat para penghuni kerajaan Iblis ketakutan mendengar suara itu. Dia segera melompat keluar dari kamar tahanan Dewa Wiqya. Dia berlari keluar dan memanggil semua pelayan maupun para prajurid yang berjaga di tempat tinggalnya. . dan saat mereka di tanya, tak seorang pun yang tahu apa yang terjadi. Karena mereka tidak melihat seorang pun yang masuk ke dalam istana itu. Dan sang adik juga berkata kalau dia tidak melihat seorang pun yang masuk kedalan istana, Karena ke tiga adiknya juga ikut berjaga.


"Kak...bukankah kunci pintu selalu kakak


bawa. Tidak Ada seorang pun yang berani atau bisa membuka pintu kamar mu. Hanya Kakak yang bisa keluar masuk kamarmu sendiri...!" Seru sang adik. .


"Benar kak...Siapa yang berani membuka kamarmu, lagian dari mana kami mendapatkan kuncinya, bukankah kunci selalu kakak bawa..."ucap adik keduanya.


"Dasar kalian semua memang benar - benar bodoh... Kalian telah membiarkan pencuri itu mengambil dan membebaskan Dewa Wiqya..!" Teriak Raja Iblis semakin marah. dan kemarahan Raja iblis memuncak saat dia mendengar kalau Raja Darga dan kedua orang tuanya tidak berada di Kerajaan Darga. Itu bertanda kalau bukan Raja itu yang membawa Atau datang membebaskan tawanan mereka . Karena Marah dia membunuh para prajurit dan pelayan yang Ada di depannya dengan ilmunya. Untung saja ketiga adiknya bisa cepat pergi. Kalau tidak, mereka pun pasti akan mati. Sebab saat Raja iblis marah, dia tak perduli siapapun yang Ada di depannya. Semua barang Hancur Karena amukan Raja iblis. Mereka lari menjauh dari kediaman Raja Iblis.


Kita tinggal kan Raja iblis yang sedang marah. Kita lihat keadaan Siyue yang berada di Kerajaannya Yaitu Kerajaan Phoenix.


Setelah melewati masa- masa sulit kehilangan sang Kekasih, Siyue sekarang lebih tenang menghadapi masa depannya. Terlihat kini dia semakin Dewasa dalam bertindak. Kerajaan Phoenix yang memang sudah lebih manju dalam tata ruang kita dan kerajaannya, serta pembangunan Kotanya . Kini bertambah semakin maju di bawa tangan Siyue. Siyue membuat sistim kehidupan hampir menyamai kota modern walaupun tidak sepenuhnya modern. Kecanggihan elektronik masih belum bisa dia terapkan, mungkin Suatu saat nanti Dia bisa melakukannya. Dalam soal kesehatan, Siyue mulai membuat program pembangunan rumah sakit, Dia juga ingin membuat sekolah buat para penduduk . untuk itu, dia akan mulai memberi pelajaran pada para murit yang akan dia jadi kan guru pendidikan, jadi bukan hanya ilmu beladiri dan pengobatan saja. Tapi ilmu pendidikan umum. Karena itu dalam beberapa bulan ini Siyue sibuk membangun kerajaannya. Melihat perbuatan Siyue, para pembesar maupun sang Kakek dan pamannya Sangat bangga dan kagum. Mereka medukung seluruh Keinginanan Siyue untuk memajukan kerajaan mereka .


Hingga tanpa sadar hampir satu tahun sudah Siyue bekerja membangun kerajaannya. Dan saat ini Siyue terlihat berjalan kearah istananya bersama ke tiga pengawalnya Dan sang Paman. Saat berjumpa dengan Para prajurit maupun pelayan, mereka akan membungkuk hornat pada Siyue. Dan Siyue akan tersenyum kepada mereka. Semua orang sangat mengagumi Ratu Muda mereka. Di dalam tubuh yang masih Muda ternyata memiliki otak yang sangat cerdas. Siyue melanjutkan langkahnya setelah Menyapa mereka . ketika sampai di istananya, Siyue menyuruh mereka beristirahat. Mereka berempat tinggal di dekat istana Siyue. Hingga Siyue mudah memanggil mereka. Mereka berempat segera berjalan ke rumah tinggal mereka. Sedangkan Siyue. Segera masuk kedalam ruang kamarnya.


Setelah meutup pintu, Siyue langsung masuk ke ruang Teratainya. Ketik sampai di Sana, dia melihat Kaisar dan Ratu sedang bermeditasi di dekat Danau Air Suci.


Ketika merasakan kehadiran Siyue kedua penguasa kerajaan Darga itu segera membuka Matanya. Dan mereka melihat Siyue sedang berjalan kearah mereka.


"Selama siang Yang Mulia..." Siapa Siyue.


"Nak...sudah berapa kali kamk harus me katakan Padamu, jangan menyebut kami Yang Mulia, panggil kami sebagai Ayah dan Bundamu sayang...kami sudah menganggapmu sebagai Putri kami sendiri. Baktimu pada kami melebihi Putri kami sendiri.. Apalagi Kau tahu bukan, Kalau Bunda tidak memiliki Putri..." Ucap Ratu.


"Tapi Dia calon istri Putra Kita Istriku...." Ucap Kaisar Sambil tertawa bahagia.


"Itu tidak masalah Ayah...bukankah itu akan lebih baik lagi saat dia sudah menjadi menantu kita..." Ucap Ratu sambil mengusap kepala Siyue yang Memakai Mahkota. Baru sekarang Mereka melihat Mahkota Siyue.


"Trimakasih Ayah Bunda...baiklah mulai sekarang Siyue akan memanggil kalian berdua dengan panggilan Ayah dan Bunda..." Ucap Siyue lembut.


"Nak.. Ini apa...apakah ini Mahkotamu...? Lalu sebenarnya kamu ini Siapa...?" Tanya Kaisar Darga sambil menatap Siyue .


"Aah..maaf Ayah, Bunda... Selama ini Siyue lupa memberi tahu Ayah dan Bunda . dan Siyue belum pernah membawa Ayah dan Bunda keluar dari Sini hampir dua tahun ini.


Sebenarnya Siyue ini Adalah Seorang Ratu..." Ucap Siyue perlahan. Namun perkataan Siyue membuat Kaisar dan Ratu Darga kaget.


"Benar Bunda...Siyue Adalah Ratu kerajaan Phoenix . dan sekarang ini, maksud Siyue di Alam Nyata, kalian berada di istana Kerajaan Phoenix..." Kata Siyue menjelaskan.


"Apaa...Kau Ratu Phoenix...?" Ucap Ratu Hua Li , Ratu kerajaan Darga.


"Kalau begitu Kau ini gadis darah Phoenix..?" Ucap Kaisar Darga.


"Benar Ayah..." Ucap Siyue.


"Kalau Kau gadis darah Phoenix dan merupakan Ratu kerajaan Phoenix, lalu Siapa Lin Yun itu...?" Tanya Kaisar Darga. Akhirnya Siyue menjelaskan semuanya. Mendengar cerita Siyue. Terlihat Ratu Hua Li sangat marah.


"Saat itu kita hampir saja tertipu oleh mereka Suamiku. Tapi untunglah Chu Tian Ji dengan tegas menolaknya. Dasar keluarga jahat dan tamak . Andai SAA itu Chu Tian Ji tidak menolak , maka kita akan tertipu oleh mereka.... Lalu sekarang mereka Di mana..?" Tanya Ratu Darga.


"Mereka telah kembali dan berada di Alam atas Bunda.." Jawab Siyue.


"Dan hari ini aku juga memberitahu Ayah Dan Ibu , kalau besok pagi kita akan kembali ke Kerajaan Darga, Karena Siyue melihat kalau kekuatan Ayah dan Ibu sudah pulih kembali. Dan aku juga merasakan kekuatan kalian berdua sudah cukup tinggi. Hingga mampuh untuk melindungi kerajaan Darga. Dan satu lagi Ayah...Putra Kedua Ayah sebenarnya Ada di sini. .." Ucap Siyue.


"Maksudmu Chu Yan Song juga Ada di sini..?" Kata Raja kaget.


"Benar Ayah...dia berada Di Sini. Siyue memang sengaja tidak membunuhnya saat itu seperti sang guru. Kalau gurunya si Luwang Tian'ge lah yang telah membunuhnya..." Ucap Siyue. Saat menyebut nama sang Kekasih. Ada goresan luka yang masih belum kering di hati Siyue .


"Dasar anak Durhaka...!" Seru Raja marah.


"Hukuman untuknya memang Sengaja Siyue berikan lada Ayah... tapi Siyue hanya ingin memberitahukan pada Ayah. Kalau Semua yang terjadi itu karena kesalah pahaman saja.. Semua itu Karena pengaruh guru Pangeran kedua. Ayah masih ingat saat Ayah menemukan Kekasih Pangeran kedua yang terbunuh...?" Tanya Siyue.


"Iya aku ingat Karena setelah itu Pangeran Yan Song bersifat kurang ajar Pada Ayah." Jawab Raja Darga dengan penuh kemarahan.


"Karena saat itu Ayah terkena jebakan dari guru Pangeran kedua yaitu Tuan Luwang . Mulai saat itu, sampai sekarangpun Pangeran Yan menganggap Ayah sebagai pembunuh sang kekasih..." Ucap Siyue.


"Dasar anak bodoh...!Kenapa dia tidak bisa melihat kebenaran " Seru Kaisar marah.


"Dan kini dia sudah menyadari kesalahannya Ayah. Kalau Ayah dan ibu ingin bertemu dengannya, nanti biar Xiao Tu mengantarkan Ayah dan Bunda menemui Dia . Karena maaf Ayah... Siyue tidak bisa menemani Ayah. Karena Siyue harus menyelesaikan sesuatu dulu sebelum kita berangkat besok.." Ucap Siyue .


"Baiklah Nak...sekali lagi Ayah dan Bunda berterimakasih Padamu. Sudah terlalu banyak Kebaikan yang Ayah terima darimu. Kau memang benar- benar gadis baik Yue'er...boleh Ayah dan Ibu memelukmu...?" Kata Kaisar dengan lembut.


"Tentu saja Ayah, Bunda..." Ucap Siyue sambil memeluk mereka berdua. Setelah itu Siyue berpamitan akan keluar dari ruang teratai . tapi sebelum itu, Dia berkata pada Xiao Tu untuk membawa mereka pergi menumui Pangeran Ke dua jika merekaeminta . Siyue memang tidak ingin membawa mereka bertemu dengan Kakek dan keluarga kerajaan Phoenix . Karena takut rahasia tentang Chu Tian Ji akan terbongkar. Biar Dewa Wiqya dan guru Saojin yang mengatakan pada Kaisar dan Ratu.


Siyue segera menemui kakek Kaisar dan sang Paman. Mereka membicarakan kepergian Siyue untuk beberapa hari. Dia dan pengawalnya akan pergi ke kerajaan Darga untuk mengunjungi sang ibu. Dan kalau mereka mau, Siyue akan membawa mereka kembali ke kerajaan Phoenix


. "mendengar perkataan Siyue, Kaisar sangat setuju. Dan Mereka menginjinkan Siyue pergi.


"Kalau begitu, nanti Malam Siyue pergi Kek... Agar kedatangan Siyue di Alam Atas tidak mendapat perhatian banyak orang. Mungkin Siyue berada di sana beberapa hari. Jadi maaf paman... bisakah Kakak sepupu memantau pembuatan gedung rumah sakit untuk sementara..jika itu tidak mengganggu pekerjaan Kakak sepupuh...." Ucap Siyue.


"Hey...walaupun Kakak sepupumu Sibuk, dia pasti akan melaksanakan perintahmu Yue'er.." Ucap sang Paman.


"Trimakasih Paman... kalau begitu Siyue mohon pamit..." Ucap Siyue.


"Pergilah sayang...tapi ingat , Kau harus selalu hati- hati...."ucap Sang Kakek sambil mengusap kepala Siyue yang Ada di sebelah nya.


"Benar Kata kakekmu Yue'er... Kau harus selalu hati-hati ..." Ucap sang Paman Kim.


"Trimakasih Kakek , Paman...Siyue akan selalu hati-hati. Kalau begitu Siyue mohon Pamit...." Ucap Siyue.


Dia segera memeluk sang Kakek , tak lama terlihat Siyue keluar dan melangkah bersama Ke tiga pemgawalnya. Sedangkan Yun Jin berada di rumah tinggal nya untuk berbenah . Dia mendengar dari Siyue kalau mereka akan kembali ke kerajaan Darga nanti malam.


Udahan dulu ya...maaf jika author kembali telat, maaf Pekerjaan author sedikit padat.


Jangan lupa like, vote dan komennya aku tunggu .


Bersambung.