DIA,SANG PANGLIMA PERANG

DIA,SANG PANGLIMA PERANG
282. Jodoh tidak kemana


setelah pernikahan selesai


mereka masih berkumpul untuk sahabat dan keluarga inti.


karena Jimmy hanya memiliki anak buah tidak keluarga, maka anak buahnya lah yang memeriahkan pernikahan Jimmie dan Ria.


" Panglima aku tidak berharap kau datang, kenapa kau datang??, kau adalah tamu tak diundang!" ujar Jimmie pada Leon.


" Kak, kenapa seperti itu?, dia kan kakak sepupuku" ujar Ria.


" dia tidak mendukung hubungan kita, aku tidak bisa menganggapnya saudara..."


" siapa juga yang mau bersaudara dengan anjingg liar sepertimu...aku datang karena ingin menjaga anak istriku dengan baik..."


" Ria kita ke sana yuk, biar mereka berdebat kita bersenang - senang di sana"


" Yuk!" Ria pun ikut berkumpul dengan keluarganya


Kedua orang itu terus berdebat tidak jelas.


Petter datang dam merangkul keduanya dari belakang .


" berhenti, kalian itu membuat orang jengkel, setiap kali hanya bisa ribut tidak jelas!!"


ujar Petter.


" Petter, aku malas sekali berdebat dengan bedebah satu ini...tidak masuk akal...."


" Jimmie kau sudah menikah, apalagi??, kau terlalu pendendam...kita semua adalah teman...memang Leon sangat menyebalkan, itu sudah menjadi karakternya!"


" Petter, kau pikir Jimmie tidak menyebalkan?, dia sangat menyebalkan, itu kenapa Jimmie ditolak 27x oleh Ria... karena sangat menyebalkan!!!"


Leon tidak terima jik dirinya dianggap menyebalkan.


" oke, sudah akhiri perdebatan kalian, kita bertiga sudah beristri, berhenti bersikap kekanak-kanakan...!" ujar Petter.


" Kalian sangat mendominasi, mentang-mentang aku belum beristri aku dilupakan, apakah kalian ini teman yang baik??" sahut Doney kesal, karena dia slalu di lupakan.


" itu bukan urusan kami kau menikah atau tidak!" sahut Jimmie.


" aku masih menunggu seseorang!" ujar Doney.


" jangan pernah bilang jika kau menunggu istriku janda!" Panglima sudah melotot - melotot.


" hahahahahahha, kau dokter yang kejam Don, lihat kau membuat Leon sangat marah..."


ujar Jimmie bertepuk tangan.


" Doney, kau masih saja tidak jelas, selalu menyukai milik orang lain" sahut Petter.


" Aku hanya menyukai, aku tidak merebut...kalian suka sekali memberikan bumbu perselisihan Antara aku dan Panglima...lagian aku tidak mengatakan menunggu Tantan...kan aku bilang seseorang!"


" Seseorang yang mirip dengan istrimu panglima heheheh" ujar Doney.


" mimpi...tidak ada orang yang akan mirip dengan istriku..."


" Wah kau sangat terobsesi dengan Tantan rupanya, kau bisa mengambil wanita untuk op kan bisa Don..."


" bukan rupanya, tapi karakternya juga keberaniannya!"


" Itu syulitttt, kisah cinta panglima dengan Tantan itu sangat rumit, kau tidak akan bisa melaluinya, ..."


" aku juga tidak ingin memiliki kisah cinta serumit itu...!"


" hehehe, aku pernah berpikir, bahwa Leon sangat gila, mengikat janji dengan anak kecil, dan menjomblo bertahun-tahun untuk menepati janji pada anak di bawah umur!" ujar Petter karena Petter adalah orang yang slalu mencari tahu keberadaan Tantan.


" Hahahaz dan si gadis kecil itu tidak mengingat wajah pria yang dia ajak mengikat janji!"sahut Jimmie.


" Hah, tapi kau lihat aku mendapatkannya meski harus menanti bertahun tahun, semua terbayar sudah, aku memiliki putra yang tampan dengan gadis itu..."


" pedofil!" ujar Jimmie memgolok Leon.


" hey aku menikahinya saat sudah cukup umur!!"


" tetap saja umur kalian jauh..."


" jika begitu Petter juga pedofil..."panglima


tidak mau mendapat predikat pedofil sendiri.


"terus - terus saja kau membawaku" Petter sangat kesal, saat bagian tidak enak dia akan dibawa-bawa.


" tidak masalah kita pedofil, yang penting tidak di tolak 27 x kan kita Petter?? hahahah"


" ahahhahah benar sekali, 27x dia sangat pantang menyerah panglima!"


" hahahahhaha" semua menertawakan Jimmie.


" Sangat tebal muka kau Jimmie!" sahut Doney.


" Tak masalah, di tolak 27x dan pada akhirnya di terima, dari pada seseorang yang hanya bisa meratapi nasibnya di pojokan karena Jomblo seumur hidup..." balas Jimmie .


" hahahahahahhshshshsjs" tertawa renyah.


" Sialan kau !!" Doney tidak bisa membalas karena memang kenyataan seperti itu .


acara kumpul - kumpul pun selesai.


dan semua kembali kekediaman masing-masing.