
Dua hari berlalu sejak kejadian tersebut dan kondisi Ryan semakin membaik. Walaupun dalam keadaan sibuk tetapi Karina tetap datang membesuk. Karina sangat senang bisa melihat keadaan kekasihnya semakin membaik. Namun Karina tidak datang sendirian melainkan dia selalu datang dengan sang putra manisnya.
Mereka bertiga tampak seperti keluarga kecil yang sangat bahagia. Bimo tertawa lepas saat datang menjenguk Ryan karena Ryan memainkan banyak lelucon.
Tapi Karina merasa ada yang aneh dua hari ini yang dimana dia merasa ada yang kurang. Tapi dia berpikir kalau itu hanyalah perasaan dia saja.
…
Di sisi lain terjadi suatu masalah besar menimpa Andi yang dimana dirinya sudah ditahan selama dua hari. Kedua tangannya ter ikat oleh rantai lalu diangkat ke atas,lalu kedua kakinya dipasangankan gelang besi yang mengandung listrik itu untuk jaga - jaga saja jika Andi melawan. Mulut Andi disum pal dengan kain yang membuatnya kesulitan berbicara. Kalian pasti berpikir kalau Andi pasti ditawan,bukan? Hayooo...
Kenyataannya itu memang benar tapi ditambah dirinya harus memua skan naf su para pasukan lainnya. Kalian pasti bertanya - tanya juga kenapa Andi perlakukan seperti itu? Kamu nanya?.
Oke jadi jawabannya adalah karena Andi gagal mencuri data perusahaan Hiro. Sebagai hukumannya Andi harus melayani beberapa anggota pasukan atasannya. Yang pertama mulai adalah boss utama.
Begini ceritanya guysss, kan si Andi adalah seorang informan dan tugas seorang informan adalah memberikan informasi apapun kepada kliennya. Namun kasus kali ini Andi mengalami kegagalan sebab jadwal memberikan informasi sudah lewat. Sebagai gantinya Andi rela men jual tub uhnya kepada beberapa pasukan kliennya termasuk si klien utama dan harus mengembalikan uang pembayaran di awal. Masa berlaku hukuman selama empat hari sedangkan ini baru dua hari tapi satu hari itu sepuluh jam.
Andi rela melakukan itu demi menebus kesalahannya kepada Ryan dan Ryaiden. Sebenarnya dia sudah lelah disiksa dari kemarin tapi demi dua orang andalannya maka, dia harus melakukannya.
Andi dikunci di satu ruangan kurang cahaya. Cara bermainnya adalah setiap tiga orang dari pasukan klien Andi masuk ke ruangan tersebut lalu memulai permainan mereka tapi mereka memiliki waktu terbatas yaitu hanya sampai ke luar itu nya atau setengah jam. Tapi kali ini ada yang aneh dari jadwalnya yang dimana boss utamanya mendatangi ruangan tersebut lalu menyuruh semua anggotanya keluar. Boss utama tersebut berjalan mendekati Andi dan berjongkok dihadapan Andi.
Yang ditanya menggelengkan kepalanya dengan nafas kelelahan. Boss utama tersebut tertawa melihat jawaban Andi. Tangannya mena mpar wajah Andi sampai berbekas.
"Kalau aku ajak ngomong seharusnya kamu ngomong!" lagi - lagi boss utama melayangkan satu tam paran di wajah Andi.
"He... Hee.... Maafkan saya..... Sekarang saya menjawab pertanyaan tuan...." jawab Andi dengan nafas kelelahan.
"Sekarang giliran aku main,hahahaha...." boss utama melepas semua pakaiannya dan bersiap - siap menyantap hidangan utamanya.
Andi menggeleng kepalanya kuat dan merangkak mundur. Tangan boss utama menja mbak rambut Andi lalu segera menariknya untuk mendekat. Permainan pun dimulai dan Andi tidak akan mendapatkan istirahat setelah ini.
...****************...
Mari kita kembali ke rumah sakit Cemara, yang dimana semua saat ini Karina sedang membawa gelas lalu entah kenapa tangannya melepas pegangan gelas tersebut begitu saja. Karina takut kalau ada hal sesuatu burum terjadi.
MAKASI YANG SUDAM MAMPIR DAN BACA
To be continued\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>>