Ardian Digantara

Ardian Digantara
Gara-gara evan


Di kelas sherena


"Kasihan aldi,untung ada lo sher"Ucap ririn


"Lo mau jenguk aldi sama siapa sher?"Tanya michell


"Nanti sama rino dan vino sekalian mereka mau ke sana"Jawab sherena


"Ardian gak lo ajak sher?"Tanya gisell


"Lo tau kan aldi dan ardian gak pernah akur,gue takutnya dia berantem sama aldi di rumah sakit"Jawab sherena


"Ardian juga tau tempat kali sher,di rumah sakit kan gak boleh berisik mendingan lo ajak daripada nanti cemburu gimana?"Balas vita


"Gue coba ajak deh siapa tau dia mau,benar kata lo Vit gue takut ardian cemburu"Jawab sherena


Pak edi pun datang.


"Selamat siang anak-anak"Sapa pak edi


"Pagi juga pak"Jawab semua murid bersamaan


"Eh jangan ada yang tanya nilai ulangan kemarin ya awas kalo ada yang tanya"Bisik michell


"Kenapa chell gue malah pengen tau nilai gue berapa?"Jawab sherena


"Lo pasti bagus sherena lah kita pasti jelek"Balas vita


"Betul,betul,betul"Jawab gisell menirukan ipin kembaran nya upin


"Makanya belajar bukan nonton drakor terus apalagi sebelah gue"Sindir sherena


"Pak nilai ulangan kemarin dibacain dong pak,penasaran nilai ulangan kemarin berapa"Ucap evan


Murid lainnya pun terkejut mendengar ucapan evan.


"Van kenapa lo minta dibacain?"Bisik kelvin


"Heheh penasaran aja gitu"Jawab evan


"Nilai kalian sangat memprihatinkan kalian yakin mau saya bacakan nilai kalian?"Balas pak edi


"Ogah gue tau nilai gue jelek,tapi gue gak mau malu sendirian nilai kalian juga harus dibacain"Balas evan


"Oke bapak akan membagikan hasil ulangan kemarin,sherena bisa kamu bagikan sekarang,pesan bapak kalian tuh disini untuk belajar bukan untuk pacaran atau cari pacar"Sindir pak edi


"Nyakitin banget si sindiran pak edi"Batin sherena


"Iya pak"Jawab sherena mengambil hasil ulangan dari pak edi dan membagikannya


Sherena pun melihat satu persatu nilai,dan memang sangat memprihatinkan.


"Pak edi benar sangat memprihatinkan"Batin sherena


"Ada yang nilainya bagus gak pak kecuali punya saya?"Tanya aldo salah satu murid pintar


"Ada nilai sherena 95 dan kamu 85"Jawab pak edi


"What?gak mungkin nilai saya 85 pak kebalik kali sherena yang 85 saya 95"Balas aldo


"Nih lo lihat aja sendiri"Ucap sherena ke meja aldo


"Wah lo nyontek ya sejak kapan nilai lo lebih bagus dari gue,gue yang paling pintar di kelas ini,oh ya jangan lupa gue selalu jadi rangking 1 dan lo rangking 2"Lanjut aldo sombong


"Do jangan asal nuduh ya,gue gak nyontek gue dapat nilai 95 karna hasil dari selama ini gue belajar,dan lo jangan sombong gue akui lo pintar,gue gak suka lo tuduh gue nyontek"Jawab sherena pergi


"Tenang aja do lo tetap paling pintar lo daripada cewek murahan itu"Balas sila


"Nih belajar lagi ya kok bisa dapat nilai segitu,kalo gue lihat itu nilai terendah di kelas ini"Ucap sherena di meja sila


"Oh ya lo jangan suka roasting orang,ingat hidup lo aja belum benar jangan urusin hidup terus dong"Lanjut sherena


"Ngaca lo juga suka roasting orang kali"Jawab sila


"Tapi lo lebih parah kan teman lo sherly si ratu halu dan suka gangguin hubungan orang"Balas sherena


Sherena pun selesai membagikan hasil ulangan dan kembali ke tempat duduknya.


"Sher sabar ya jangan dengerin omongan aldo sama sila,nanti kita kasih pelajaran"Bisik michell