
"Iya do lo benar cinta tak selamanya indah,gak menjamin juga kita bahagia gue pulang dulu ya bye"Kata sherena
"Iya hati-hati dijalan sher"Jawab aldo
Sherena pun pulang.
"Aww bisa gak si kalo jalan tuh pakai mata"Bentak sherly ditabrak oleh sherena
"Sorry gak sengaja"Jawab sherena
"Sherena gimana rasanya putus,sakit gak?pasti sakit banget si gue kasihan sama lo gak punya pawang lagi deh"Balas sherly
"Harusnya gue yang kasihan sama lo,udah rusak hubungan orang tapi tetap gak bisa miliki ardian"Kata sherena
Sherly emosi mendengar perkataan sherena,dan akan menampar sherena.
"Lo mau ngapain sherena lagi,belum puas rusak hubungannya"Kata aldi melihat sherena hampir di tampar
"Lo gak usah ikut campur di,ini urusan gue dan sherena"Jawab sherly
"Kenapa tersinggung sama omongan gue? emang benar kan"Balas sherena pergi meninggalkan sherly
"Kalo lo berani sentuh sherena berurusan sama gue"Kata aldi pergi
Begitu juga dengan rino dan vino.
Dari kejauhan ardian melihat sherena diganggu oleh sherly.
"Ar lo harus ngomong deh sama sherly biar dia gak ganggu sherena"Kata gilang
"Gue udah malas sama sherly lang biarin aja lah gue jagain dari jauh sherena"Jawab ardian
"Yess akhirnya doa gue dijabah"Kata zayyan
"Doa apaan lo"Jawab gilang
"Gebetan gue putus sama pacarnya,dia chat gue katanya butuh teman curhat"Balas zayyan
"Terus lo mau?"Tanya ardian
"Gak lah,ya kali gue kembaran iqbal ramadhan jadi pelampiasan lagi"Jawab zayyan
Ardian pun meninggalkan zayyan dan gilang.
"Yaudah yuk pulang ardian udah ke parkiran"Kata zayyan
"Kebiasaan banget si tuh anak suka tinggalin gue"Jawab gilang
"Woy tungguin gue mukidin"Teriak gilang
Di parkiran
"Lang itu indah bukan si,dibully lagi lang"Jawab zayyan melihat indah dibully celine
"Gak ada takutnya tuh cewek,awas aja lo berurusan sama gue"Balas gilang menghampiri mereka
"Bentar lang kita kerjain aja lo pura-pura telepon orang tuanya indah yang polisi"Kata zayyan
"Tumben otak lo encer bagus juga ide lo"Jawab gilang
Mereka pun menghampiri indah.
"Halo om ini lagi sama indah,indah aku pulang bareng aku om"Kata gilang
"Eh celine lo tuh gak ada takutnya ya,lo bully indah gak takut dipenjara lo"Kata zayyan keras
"Wah harus diapain ya enaknya menurut lo diapain zay?"Tanya ardian
"Om indah dibully nih gilang harus apain yang bully indah,oh dibawa ke kantor polisi aja ya,om yang urus aja ya gak kapok bully orang om"Kata gilang
Celine pun terkejut mendengar perkataan gilang yang terima telepon dari orang tuanya indah.
"Lo apain indah sampai dia nangis"Bentak ardian
"Wah parah lo,kacamata indah lo apain sampai patah gini"Bentak zayyan mengambil kacamata indah
"Udah kita bawa ke kantor polisi aja biar orang tau indah yang urus sekalian di penjara"Kata gilang
"Lang bawa aja kita antar jadi saksi kalo celine bully indah"Jawab zayyan
"Aku gak sengaja tabrak kak celine,eh kak celine marah terus patahin kacamata aku"Kata indah
"Lang jangan bawa gue kantor polisi ya,sorry salah sendiri dia nabrak gue"Kata celine
"Gak sengaja nabrak terus kenapa lo marah,lo punya masalah apa sama indah si,lo minta maaf sama indah bukan sama gue"Jawab gilang
Chyntia dan adriana pun melihat celine sama gilang.
"Wah pas nih kit bawa mereka bedua aja langsung mereka juga bully indah lang"Kata zayyan
"Ada apa si?"Tanya adriana
"Bilangin teman lo gak usah bully indah lagi,kalo sekali lagi lo bully indah gue bawa ke kantor polisi"Ancam gilang
"Lo harus ganti kacamata indah,besok lo harus ganti kacamata indah kalo gak gue aduin kalian ke orang tua indah"Ancam gilang
"Yuk pulang bareng gue"Ajak gilang
Gilang,ardian,dan zayyan pun pulang juga dengan indah.