Ardian Digantara

Ardian Digantara
Ardian kenapa?


Setelah selesai operasi dadakan ardian menuju ke rooftop.


"Ma kenapa mama ninggalin ardian, ardian kangen ma"Ucap ardian menangis


Pak hendra pun menemui ardian ke rooftop.


"Ardian kamu kenapa tadi?"Tanya papanya


"Bukan urusan anda"Jawab ardian


"Ardian saya papa kamu jadi saya berhak tau apa yang kamu rasakan"Balas papanya


Ardian tidak menjawab.


"Papa juga kangen bukan kamu saja"Ucap papanya duduk disebelah ardian


"Papa minta maaf atas kesalahan papa,papa bisa jelaskan apa yang terjadi sebenarnya"Lanjut papanya


"Anda sudah menjelaskan apa yang terjadi selama ini"Jawab ardian


"Papa kangen kamu yang dulu"Balas papanya


"Papa mau kamu pulang ke rumah papa"Pinta papanya


"Itu bukan rumah saya tapi rumah anda"Jawab ardian


"Mau sampai kapan kamu seperti ini terus ardian"Balas papanya


"Ardian pengen sendiri silahkan anda pergi"Usir ardian


"Iya papa pergi tapi pulang ke rumah nanti"Jawab papanya pergi


Di kelas ardian


Sherena ke kelas ardian untuk mencari ardian.


"Lang ardian dimana?"Tanya sherena


"Gak tau sher mungkin ke rooftop"Jawab gilang


"Gue minta no wa lo dong kirimin no ardian juga"Balas sherena


"Oke sher tapi sorry sher gue gak akan nikung punya teman"Jawab gilang


"Maksud lo apa?"Tanya sherena


"Lo mau dekatin gue kan?tapi sorry gue gak akan nikung ardian"Jawab gilang percaya diri


"Dih siapa juga yang mau dekatin lo"Balas sherena


Zayyan dan rifki yang mendengar ucapan sherena pun tertawa.


"Gilang ngaca ardian lebih ganteng dari lo pasti sherena sukanya sama ardian lah bukan sama lo"Ucap rifki


"Benar banget gue setuju sama lo ki"Jawab zayyan


"Yaudah gue cari ardian dulu ya bye"Pamit sherena


"Oke sher"Jawab gilang


Sherena pun menuju ke rooftop.


Dan benar ardian ada di rooftop.


"Ar lo kenapa?"Tanya sherena


"Sher lo kok tau gue disini"Jawab ardian


"Gue gapapa sher"Jawab ardian


"Lo pasti bohong jelas-jelas lo nangis pasti lo ada masalah"Balas sherena


"Sini cerita ke gue siapa tau gue bisa bantu lo"Lanjut sherena duduk disebelah ardian


"Lo tau kan gue anak pemilik sekolah ini?"Ucap ardian


"Tau Terus kenapa?"Tanya sherena


"Sebenarnya gue gak pernah akur sama papa gue"Jawab ardian


"Kenapa?kok bisa gak akur kalian sering bertengkar?"Balas sherena


"Lo tau sendiri kan kalo mama gue meninggal"Jawab ardian


"Iya terus masalahnya dimana?"Balas sherena


"Papa gue menikah sama suster yang merawat mama gue"Jawab ardian


"Masalahnya kenapa setelah satu minggu meninggalnya mama papa menikah,gue curiga papa selingkuhi mama"Lanjut ardian


"Ar jangan negatif thinking coba lo tanya ke papa dan mama tiri lo yang sebenarnya terjadi"Jawab sherena


"Gak negatif thinking sher gue gak bisa kenapa harus suster yang merawat mama"Balas ardian


"Dan kenapa secepat itu mereka memutuskan untuk menikah"Lanjut ardian


"Percuma tanya ke mama tiri dan papa gue mereka akan jawab sama seperti lo"Lanjut ardian


"Gue gak tau lo sehancur ini ar,apa ini yang yang membuat lo jadi nakal?"Jawab sherena


"Mungkin iya karna gue udah kehilangan orang yang gue sayangi"Balas ardian


"Ar ada gilang dan zayyan yang mereka sahabat lo jadi lo jangan berpikir gak ada yang sayang sama lo"Jawab sherena


"Termasuk lo?"Tanya ardian mengalihkan pandangannya ke sherena


"Gue?iya gue sayang sama lo sebagai teman"Jawab sherena


"Ck teman gue mau lebih dari teman sher"Balas ardian


"Oke gue akan buka hati untuk lo"Jawab sherena


"Serius?lo gak bercanda kan?"Ucap ardian


"Iya gue serius"Jawab sherena


"Jadi kita jadian nih ceritanya?"Tanya ardian


"Iya kita jadian"Jawab sherena


"Yes akhirnya lo jadi pacar gue sher"Balas ardian bahagia dan memeluk sherena


"Gue gak mau lihat lo sedih ar"Batin sherena


"Terima kasih sher sekarang jangan lo gue lagi tapi aku kamu gimana sayang?"Ucap ardian melepaskan pelukannya


"Sayang?"Jawab sherena


"Iya sayang aku sayang sama kamu"Balas ardian


"Aku pasti bisa buat kamu sayang sama aku"Lanjut ardian


Sherena pun ikut bahagia melihat ardian yang tidak sedih lagi.