
Lucy : *menyerang
Hyuki : Uh! *menghindar. Dia benar-benar ingin membunuhku..?!
Lucy : RASAKAN INI!!
Hyuki : *membekukan
Lucy : Uh! Tch. *menendang tembok
Hyuki : Ck.
Lucy : *menyerang
Hyuki : Uh-huh!
Lucy : *memukul
Hyuki : *menghindar
Lucy : Tch!
Hyuki : Dia..!
Lucy : *menyerang bagian leher
Hyuki : *berusaha menghindar. Dia mencoba memotong leherku?!
Lucy : Tch!!
Hyuki : *menyerang
Lucy : Akh!!
Hyuki : *menendang bagian perut
Lucy : Akh!! *terhempas
Rei : Uh-huh!! aku mendengar sesuatu-!
Yuika : Dari arah sana ya?!
//berlari ke arah suara
Rei : Uh-huh!!
Lucy : *berusaha berdiri. Uh?
Yuika : Kau.. Lucy?
Lucy : Kenapa kau ada disini? bukankah Sugo ada disana?
Yuika : Hmph. Pria itu? dia sedang berhadapan dengan lawan yang pantas.
Lucy : Dasar Sugo bodoh. Dia tidak pernah mengerti tentang tugasnya.
Rei : Uh-huh?! Hyuki?!
Hyuki : Uh?! Rei?
Rei : Hyuki, bertahanlah..
Yuika : Tubuhnya sedingin es.
Lucy : Kenapa tadi aku tidak membunuh mu saja ya.. dengan begitu kau tidak akan tersiksa begini.
Yuika : Niatan awalmu memang menyiksa Hyuki kan?!
Lucy : Heh~ aku pikir kalian itu bermusuhan.
Yuika : Berisik. Urusan ku dengan Hyuki, kalau terjadi sesuatu padanya aku juga bertanggungjawab tau.
Hyuki : Uhuk! uhuk!
Rei : Uh! Hyuki..
Lucy : Dia akan mati.
Rei : Uh-huh!
Lucy : Aku yakin.. karena dia sudah punya tenaga lagi untuk berdiri.
Yuika : Kau-! dasar siluman sialan!! *menyerang
Lucy : *menghindar
.
.
.
Sugo : Arghh!!
Saka : Oi Hinotama..! tenanglah dirimu!
Hinotama : Hyuki dimana?! *geram
Sugo : Sekarang ini.. mungkin dia sudah mati.
Hinotama : Uh! beraninya kau-!!
Saka : Oi. Jangan terbawa emosi. Aku yakin Hyuki masih hidup.
Sugo : Hmph. Itu mustahil, habisnya dia sudah-
Saka : Tidak. Auranya masih terasa, selama aura dingin ini masih ada maka Hyuki juga masih hidup.
Hinotama : Uh! tch.
Sugo : *meminum racun
Sayon : Uh-huh! oi!
Saka : Uh!
Sugo : Uhuk! uhuk!
Hinotama : Uh-huh..
Saka : *mengecek. Dia sudah mati. Dia benar-benar gila.
Hinotama : *kesal
*disisi lain..
Yuika : Arghh!!
Rei : *menyerang
Lucy : Akh!
Rei : Yuika!
Yuika : Tch. Apa dia itu tidak punya perasaan?!
Rei : Yuika gawat, Hyuki!
Yuika : Ha?! ada apa dengannya?!
Yuika : Apa-?!
Lucy : Uhuk!!
Yuika : Uh!
Lucy : Sudah kubilang kan? dia akan segera mati.
Yuika : Tch.
Rei : Yuika, kau masih bisa bergerak?
Yuika : Ha?!
Rei : Pergilah membawa Hyuki.
Yuika : Uh?!
Rei : Saat ini Hyuki membutuhkan senior atau paman Hikaru, karena kemampuannya di luar kendali dan mengambil alih tubuhnya, dia jadi kedinginan dan perlahan-lahan organ dalamnya bisa saja berhenti dan-
Yuika : Aku mengerti. Cepat angkat dia.
Rei : Ya.
Lucy : Tidak akan kubiarkan. *mengeluarkan senjata *mencoba menyerang Yuika
Yuika : Uh!
Rei : *menendang tangan Lucy
Lucy : Uh-huh!
Yuika : *mengangkat Hyuki *pergi
Lucy : *mencoba mengejar
Rei : *menghadang Lucy
Lucy : Uh-huh!
Rei : *memukul Lucy
Lucy : Uh!
//bertarung serius
Lucy : Akh!!
Rei : Ugh!
Lucy : Uhuk!! membosankan. Aku tidak suka bertarung denganmu.
Rei : Kalau begitu menyerah lah.
Lucy : Tidak akan.
Rei : Ck.
Lucy : *menyerang Rei
Rei : *menahan serangan
Lucy : Entah kenapa kau sangat kuat.
Rei : Uh?!
Lucy : Tapi kurang gesit.
Rei : Kata siapa?!! *memukul dari arah bawah
Lucy : Akhh!!
Rei : Huh.. huh.. huh..
.
.
.
*setelahnya..
//Yuika berusaha berlari secepat mungkin sembari menggendong Hyuki.
Yuika : Huh.. huh.. huh.. ck. Bertahanlah dasar tikus.
Hyuki : I-ibu.. *mengigau
Yuika : Uh-huh!
Hyuki : *gemetar. ibu.. ja.. jangan.. *gemetar *mengigau
Yuika : Uh-huh..! Nyonya Yuki? Ck. Bagaimanapun juga aku harus membawanya kepada keluarga nya. Kenapa nyonya Yuki harus mati saat melahirkan Hyuki..? jika saja nyonya Yuki tidak mati mungkin saja keluarga mereka akan baik-baik saja. Walaupun sangat kesal dengan sifat dingin Hyuki, tapi.. melihat dia yang selalu merasa bersalah juga membuatku kasihan padanya. Sial.. *kesal pada diri sendiri
Hinotama : Uh!
Yuika : Uh-huh?!!
Hinotama : Yuika?
Sayon : Uh?! Yuika?!
Yuika : Cepatlah! Hyuki butuh pertolongan!!
Hinotama : Uh-huh!! Hyuki..?!
Hyuki : Hnggg.. *kesakitan *gemetar
Saka : Dia kedinginan
Hinotama : Uh! *menggunakan kemampuan nya untuk menghangatkan Hyuki. Bertahanlah..
Sayon : Uh?! Rei dimana?!
Yuika : Dia masih menghadapi siluman itu.
Hinotama : Siapa yang melakukan ini pada Hyuki?
.
.
.
.
.
Yuika : Uh! *merinding
Sayon : Aura ini.. senior..?
...π πΌπππΌπ ππππΌ ππππ, πΎπππππ, ππππ ππΌππΌπ ππππΌ.....
...πππΌππππΉπΉ.....