Academy Heiki -- Fight Together

Academy Heiki -- Fight Together
S4 : #9. Kembali


Sayon : Sampai jumpa lagi..


Rei : Sampai jumpa lagi..


Saka : Tadi itu kau benar-benar marah?


Sayon : Lupakan saja..


Saka : Kau tidak mau kalah saat berpendapat ya.?


Sayon : Memangnya niisan tidak begitu?


Saka : Aku hanya bisa mengandalkan keputusan dengan suara terbanyak. Jika memang tidak ada yang setuju dengan keputusan ku tidak ada gunanya aku melawan.


Sayon : Pemikiran kita agak berbeda ya.


Saka : Masa sih?


Sayon : Ya, iyalah..


*disisi lain...


Raya : Akhirnya aku bisa bebas dari tugas OSIS.


Rai : Rasanya lega ya.


Raya : Ya, Rei kau berjuanglah..


Rei : Eh-?


Raya : Semoga pelantikan OSIS mu berjalan baik.


Rai : Tapi anggota OSIS nya cuma 3 orang, apa kalian bisa melakukan nya?


Rei : Akan kami usahakan.


Raya : Yang terpenting ya,, jika kegiatan OSIS mu berhasil.. aniki ada rencana khusus lo.


Rai : Eh-! πŸ’’


Rei : Rencana khusus?


Raya : Benar kan..? aniki..


Rai : Y-ya..


Rei : Rencana khusus apa?


Raya : Kita akan liburan.


Rei : Wahh.. Liburan kemana?


Raya : Kita akan ke taman hiburan bermain di Disneyland di California.


Rei : Wahh.. tapi kalau Disneyland juga ada di Jepang bukan?


Raya : Itu bukan liburan yang luar biasa kan? Terlebih lagi, kita akan pergi kesana dengan kapal pesiar.


Rei : Benarkah?!


Raya : Rei belum pernah naik kapal pesiar kan?


Rei : Belum.


Raya : Yosh, kalau begitu semangat ya.


Rei : Iya.


Rai : Kenapa malah kau bocorkan semua?


Raya : Eh-? kalau di rahasiakan akan membosankan bukan?


Rai : Kau memang tidak bisa menjaga rahasia. Tidak bisa diandalkan.


Raya : Kenapa kau jadi marah kak? πŸ’’ Oh ya, ngomong-ngomong kenapa kita jalan kaki ya?


Rai : Sekali-kali jalan kaki tidak masalah kan?


Rei : Iya.


Raya : Nah, berumpung kita jalan kaki bagaimana kalau pergi ke toko jajanan di seberang sana.


Rai : Boleh juga.


Rei : Aku suka saat kita bersama.


Raya : Hm?


Rai : Aku juga.


Raya : Siapa juga yang tidak suka saat bersama, dasar.


Rei : Eh-? bu-bukan begitu maksudku (Β΄β€’Μ₯Μ₯Μ₯Π΄β€’Μ₯Μ₯Μ₯`Μ€ΰ₯‚ΰΉ‘)β€§ΒΊΒ·Λš


Raya : Sudahlah.. aku cuma bercanda. *tertawa kecil


Rei : Eh-? jahil dan jahat.


Raya : Ha?!


Rei : Maaf, aku cuma bercanda. *tertawa kecil


Raya : *tersenyum. Jangan membalikkan ucapan ku bodoh.


Rei : Maaf.. maaf..


Raya : Oh, itu dia tokonya.


Rai : Rei, mau beli sesuatu?


Rei : Coba ku lihat-lihat dulu.


Rai : Hari ini aku yang bayar.


Rei : Eh-? tidak masalah..?


Rei : Oh, baik.


*di rumah sakit


Suster Lily : Ohh,, tuan Hinotama? apa anda ingin menjemput nona Hyuki?


Hinotama : Iya, dia sudah selesai di periksa?


Suster Lily : Sudah, nona sudah boleh pulang.. asalkan dia tidak merasa stress semuanya akan baik-baik saja.


Hinotama : Begitu ya, terimakasih..


Suster Lily : Benar juga tuan, dari kemarin nona terlihat senang dan tidak sabar.


Hinotama : Benarkah?


Suster Lily : Iya. Silahkan tanda tangani..


Hinotama : Terimakasih sudah menjaga Hyuki *memberikan amplop berisi uang


Suster Lily : Ma-maaf tuan, saya sudah digaji jadi-


Hinotama : Tidak pa-pa.. ambil saja..


Suster Lily : Iya, terimakasih banyak tuan.


" 𝘏π˜ͺπ˜₯𝘒 𝘏𝘺𝘢𝘬π˜ͺ "


Hinotama : Aku masuk.


Hyuki : Uh? oniisa-.


Hinotama : Maaf, tadi pagi aku ada urusan di akademi jadi tidak sempat menjemput mu.


Hyuki : Iya.


Hinotama : Kau mau pulang?


Hyuki : Iya.


Hinotama : Semuanya sudah kau bereskan..?


Hyuki : Sudah.


Hinotama : Ayo.


Hyuki : M-maaf.


Hinotama : Ada apa?


Hyuki : A-aku.. ingin bertemu dengan suster Lily.


Hinotama : Boleh saja, akan ku antar.


Hyuki : Uh? tidak perlu aku bisa sendiri.


Hinotama : Kau yakin?


Hyuki : Iya.


Hinotama : Kalau begitu, aku tunggu di mobil. Biar ku bawa barang-barangmu.


Hyuki : Terimakasih..


Hinotama : Tidak perlu berterimakasih.


*setelahnya..


Hyuki : Oh, suster Lily.


Suster Lily : Hm? Eh-? nona Hyuki? anda belum pulang.?


Hyuki : A-aku ingin berterimakasih padamu.


Suster Lily : Eh-? ti-tidak perlu sampai sebegitu nya.. Saya hanya bekerja disini jadi-


Hyuki : Terimakasih banyak sudah mau merawat ku disini. *mengeluarkan air mata *menunduk


Suster Lily : No-nona Hyuki..? apa anda menangis?


Hyuki : Tidak, aku senang karena anda mau menemaniku disini.


Suster Lily : Tidak perlu sungkan begitu nona, ini adalah tugas saya..


Hyuki : Apa aku..


Suster Lily : Iya?


Hyuki : Apa aku.. boleh memelukmu?


Suster Lily : Eh-? tunggu dulu nona, saya bau obat.. selain itu saya tidak pantas di-


Hyuki : *memeluk Lily


Suster Lily : Eh-?? nona Hyuki?


Hyuki : Terimakasih banyak.


Suster Lily : Iya. Sama-sama.. *memeluk Hyuki.


*di luar rumah sakit


Hinotama : Uh? sudah?


Hyuki : Sudah.


Hinotama : Ayo pulang.


Hyuki : Iya.


...π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π˜Ύπ™Šπ™ˆπ™€π™‰π™, π™‘π™Šπ™π™€ π™†π˜Όπ™‡π˜Όπ™ π™Žπ™π™†π˜Ό.....


...π™π™ƒπ˜Όπ™‰π™†π™ŽπŸŒΉπŸŒΉ.....