
Fabian kembali terbangun karena mendengar suara tangisan dari istrinya.
"Adiba ... Hey, kamu kenapa hm?" tanya Fabian dengan lembut, ia membuka selimut yang menutupi wajah istrinya.
"Hiks ... Hiks ..." Adiba menatap Fabian, "Rindu dengan Abi, Umi dan Ibu." jawab Adiba berbohong.
Adiba mengelap air matanya, "Iya Mas"
"Ayo tidur, sudah malam." ajak Fabian. Fabian mengangkat tubuh istrinya agar istr...