
"Seharusnya ini adalah tempat cincin itu berada, untuk sekarang aku akan berfokus mengumpulkan harta itu. Setelah semuanya terkumpul, langkah selanjutnya membuat keributan di Tanah Kuno dan memberikan serangan kepada putra kaisar sebagai ancaman nyata."
"Dengan kedua hal tersebut, maka satu mulut akan berubah menjadi seribu mulut terus berkembang dimana-mana. Ketakutan mereka atas namaku, dapat dengan mudah aku kendalikan dengan ketrampilan khusus di benakku."
Dengan ketakutan mereka atas namanya, Qin Chen dapat dengan mudah mengontrol pikiran mereka dan membuat kudeta dimana-mana, meski jalannya adalah balas dendam dengan dia (surga) ia membutuhkan kekacauan besar di dunia sebagai sumber kekuatan.
Tanpa kekacauan, ia hanya akan menjadi demon lemah tanpa kekuatan di matanya. Semakin banyak kekacauan, maka semakin kuat pula tekanan yang Qin Chen berikan untuknya.
Sistem sudah mengatakannya di balik layar, bagaimana meningkatkan kekuatan secepat mungkin dengan kondisi setiap basis sempurna tanpa kecacatan ataupun celah sedikitpun disana.
Dengan kendali pikiran mereka yang saling membunuh, Qin Chen akan mendapatkan Exp dari korban. Artinya, semakin banyak orang yang Qin Chen kendalikan, maka Exp akan terus mengalir.
Salah satunya seperti pasukan kematian Qin Chen, dimana saat mereka membunuh seseorang, secara tidak langsung Qin Chen mendapatkan Exp.
Namun untuk sekarang, Qin Chen meminta mereka bersembunyi di bayangannya meningkatkan kekuatan mereka terlebih dahulu sebelum mereka digunakan untuk membuka perang besar.
Qin Chen masuk lebih dalam dan melihat cincin itu berada di balik batu disembunyikan dari dunia luar. Mengambilnya dengan tenang tanpa ada monster di sekitarnya, karena tempat ini tidak mempunyai hutan dan hanya daratan yang hancur..
Ia memakainya dan merasakan kekuatan aneh didalamnya mengalir kedalam tubuhnya, seolah-olah ia mendapatkan kekuatan hukum alam yang kaut dapat mengatur cuaca sesuka hantinya.
"Jadi seperti ini namanya kekuatan pengendalian hukum alam, benar-benar kekuatan yang luar biasa. Meski dengan bantuan cincin, namun kekuatan ini dapat digunakan di level tertentu."
"Chen Gege, apa kita akan pergi lagi?"
"Benar."
Qin Chen kembali pergi dan fokus untuk mendapatkan harta-harta utama miliknya agar tidak didapatkan oleh orang lain, karena akan sulit baginya menemukan harta tersebut saat berada ditempat orang lain.
Kemungkinan besar saat itu terjadi, ia akan membantai habis orang-orang tanpa alasan untuk mendapatkan kembali hartanya yang diambil mereka.
***
Tiga hari kemudian,
Setelah tiga hari berlalu di dalam Tanah Kuno, Qin Chen berhasil mengumpulkan harta utamanya. Dengan kekuatan yang berbeda-beda, karena itu adalah senjata terkuat di masa lalu melawan surga dan sekarang terbengkalai di Tanah Kuno.
Yang bisa ia gunakan hanya beberapa, karena sisanya mempunyai tuan masing-masing yang merupakan pemilik aslinya. Qin Chen memahami hal tersebut, sehingga ia tidak mempermasalahkan tentang ini.
Karena sudah mendapatkan seluruh hartanya, ia merencanakan hal kedua membuat keributan dan ancaman kepada putra kaisar yang sudah ia tunggu-tunggu selama ini. Dengan begitu, saat wanita masuk sebagai kekacauan, maka kaisar akan tercengang!
"Bocah, selama tiga hari ini peningkatan yang kau dapatkan terhambat. Aku akan memberikan ketrampilan lain untuk mengaplikasikan serangan dan senjatamu sehingga bisa berguna."
"Kemampuan ini adalah Thunder Arrow! Perhatikan baik-baik aku ajarkan padamu, kau harus mengingatnya untuk bisa berlatih, mengerti."
Ia mengangguk tidak membantahnya, Qin Chen mengambil panah di penyimpanannya dan mengendalikan energi eksternal membentuk thunder ditangannya berubah menjadi anak panah yang siap di lepaskan.
"Pelajaran sederhananya adalah mengubah bentuk energi menjadi Medan Petir, lalu bayangan menjadi anak panah. Dengan ini, kau tidak perlu lagi mencari anak panah ataupun membuatnya karena merepotkan."
"Apa itu artinya, Meimei bisa menggunakan panah sebanyak mungkin?"
"Benar, namun dibatasi dengan energimu yang masih kecil. Jika sudah mencapai ranah Body Forging, kau bisa menggunakannya hampir tidak terbatas apapun."
Qin Chen langsung memberikannya kedalam lautan pengetahuannya, dan secara tiba-tiba ia mendapatkan pengetahuan tentang kekuatan yang Qin Chen perlihatkan sebelumnya, ia tanpa berbicara lagi langsung berlatih dengan sungguh-sungguh didepan Qin Chen.
Melihatnya seperti ini membuat Qin Chen senang karena tidak report mengurus anak kecil sepertinya.
"Bocah ini, tidak mau menyerah sekali saat berlatih. Apa karena aku adalah Gege-nya yang ia katakan, namun Jiwaku adalah orang di masa lalu dan bukan Gege-nya."
[Namun dia menganggap tuan adalah Gege-nya meski sudah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Gege-nya.]
"Seperti yang kau katakan, dia bocah polos dan naif tidak tahu bahwa dia tengah di manfaatkan olehku. Jika orang lain yang merawatnya, aku dapat menyakinkan mereka memperlakukannya dengan buruk."
[Seperti yang tua katakan, dunia mengambil kekuatan sebagai penguasa.]
Pada akhirnya, Qin Chen tidak memandang siapa yang lemah dan kuat, karena pengorbanan seluruh kehidupan di dunia ini adalah bentuk kasih sayangnya dan balas dendamnya pada dia.
Bagaimanapun, semuanya akan kembali ke langit asal!
Qin Chen mengamatinya yang mulai bisa menggunakan kemampuan tersebut, dan mulai membentuk Thunder yang tidak sempurna, karena masih mempunyai cabang-cabang seperti akar di sepanjang sisinya.
"Gagal lagi, kenapa masih ada cabang-cabang akarnya, aku sudah membayangkan bentuk anak panah yang keren tapi gagal terus-menerus."
"Bocah, kalau kau tertekan seperti itu, kau akan mengalami kebuntuan. Lebih baik rileks, lalu bayangkan secara perlahan-lahan dan mendetail sehingga dapat memanifestasikan bentuknya."
"Baik Chen Gege."
Qin Chun Yue mencoba lagi dengan pencerahan Qin Chen membayangkan bentuknya secara perlahan dan membentuknya menjadi anak panah yang nyata untuk digunakan menyerang musuh.
Jika sudah terbiasa, maka ia hanya perlu terus menarik tali panah dan melontarkan ribuan anak panah dalam sekali tarikannya, karena sudah mencapai level tertinggi dalam memanah.
Qin Chun Yue terus berlatih mandiri tanpa bantuan Qin Chen, sementara Qin Chen melihat sekelilingnya dimana orang-orang yang memasuki Tanah Kuno mulai berkurang karena pertarungan yang berakhir kematian.
Sementara pasukan yang ia beli, mereka hampir menyelesaikan tugasnya.
Sedangkan keluarga Ao mengalami kebuntuan saat melawan putra kaisar mendapatkan harta yang sebelumnya ia incar.
The World's Spring Song Amulet!
"Melawan penjaga bocah itu, mereka semua kalah dalam beberapa serangan. Harta itu tidak lebih untuk mengatur kekuatan alam, sama halnya dengan cincin yang aku peroleh sebelumnya."
Namun sebenarnya adalah, kekuatan tersebut dapat membuka dimensi tersembunyi di dunia sehingga mempunyai kesempatan menjadi abadi di dunia.
Suaranya serangan harta itu dapat menciptakan ilusi yang menjebak mereka di dimensi lain.
"Setelah bocah itu selesai berlatih, aku akan kesana membuat sedikit keributan dan mengancam putra kaisar. Dengan begitu, rencana selesai dan aku akan keluar melanjutkan perjalanan ke kota besar."
...
*Bersambung ...