
Makam Demon,
Tepat dimana kuburan para demon yang berperang melawan surga menentang aturannya dan menantang dunia. Tempat dimana seluruh artefak dan senjata kuno lainnya terkubur dibawah langit, dan diatas masa dunia yang berputar.
"Apa ini?"
"Kuburan demon, seluruh prajurit yang mati melawan surga menghadapi kehendak, dan menentang aturannya. Tempat dimana seluruh Artefak dan senjata kuno berada, aku membutuhkan satu harta yang berarti bagiku disini."
"Apa Chen Gege mengetahui tempat ini?"
"Benar, aku mengetahui tempat ini karena tempat ini penuh kenangan. Bocah, kau bantu aku kumpulkan harta disini, kalau tidak mau aku tidak akan memberikanmu makan siang hari ini."
"Eh! Chen Gege sangat kejam, tapi baiklah karena Meimei sudah janji akan membantu apapun."
Ia turun dan mengambil harta yang tertinggal di tempat tersebut, sementara Qin Chen mendekati satu tempat yang berada di hadapan dekat dengan Qin Chun Yue berada.
Tempat tersebut tidak terlalu spesial, namun mempunyai banyak kenangan.
"Sudah sepuluh ribu tahun kamu terpendam di tanah ini, perang suci telah usai setelah kematianku. Sekarang, bantu aku kembali melawannya sekali lagi."
Dengan suaranya terdengar kecil, namun efeknya mengguncang langit dan bumi. Cahaya keemasan bermunculan di depannya, membuka celah retakan, dan senjata staff berwarna keemasan.
Senjata itu mengambang di depan matanya seolah-olah menyerahkan diri kepadanya dan melakukan perang suci kembali bersama Qin Chen mengguncang dunia.
Ia meraihnya dan mengambilnya dan seketika fluktuasi energi besar melonjak ke langit membentuk pilar besar.
"Sekarang, bangkitlah wahai prajurit demon!"
Boom! Boom! Boom!
Seluruh prajurit yang terbaring hanya tertinggal tulang mereka diselimuti cahaya violet, Qin Chun Yue begegas ketempat Qin Chen karena ketakutan melihat tengkorak itu bergerak seperti dikendalikan.
Tempat tersebut dipenuhi energi demon yang pekat, menyebabkan getaran sepanjang daratan dan mengguncang langit dengan aura yang begitu kuat.
Perlahan mereka merangkak mencapai kehidupan baru, melihat matahari dan melihat sosok itu kembali ke sisi mereka.
Bruk! Brukk! Brukk!
Tanpa memandang tempat, bahkan tidak mendengar perintah apapun mereka berlutut dihadapannya.
"Selamat datang kembali, Heavenly Demon Venerable Supreme!"
Suara mereka bergema dimana-mana, menyatukan daratan dan menghancurkan alam. Qin Chen puas dengan kebangkitan mereka semua yang merupakan prajurit setia demon, meski mereka sekarang hanya sebatas mahkluk mati.
"Terimakasih, karena menerima panggilanku."
Mereka mengangguk kecil, kenapa mereka dipanggil sudah mereka ketahui.
"Apa anda memanggil kami kembali untuk melawan dia sekali lagi?" Tanya salah satu dari mereka yang merupakan komandan dipasukannya.
"Benar, namun tidak sekarang. Kekuatanku masihlah kecil, karena hal ini aku menundanya sampai waktunya tiba. Namun, aku sudah merencanakan semuanya meski harus mengorbankan banyak kehidupan di dunia."
"Untuk sekarang, aku membutuhkan bantuan kalian melakukan tugas kecil menunjang rencana yang telah dipersiapkan setelah kebangkitanku."
"Kami siap menerima perintah anda."
"Mohon berikan perintah anda Yang Mulia Heavenly Demon!"
Ia mengangguk kecil membalasnya. "Untuk sekarang, kalian akan bergabung dengan kegelapan bayanganku sebagai tempat persembunyian. Saat aku membutuhkan bantuan dan memberikan tugas, aku akan langsung mengatakannya."
"Baik!"
Qin Chen membuka bayangannya sebesar mungkin dan mereka melesat masuk dengan penampilan seperti manusia pada umumnya, namun dengan aura violet mata violet membara seperti terbakar oleh nyala api.
Ada miliaran pasukan yang terbangkit di makam demon ini, ini kekuatan besar yang dapat menyapu bersih daratan ini menjadi kehancuran total.
Setelah beberapa saat, aura mereka menghilang dan seluruh daratan menjadi cerah kembali.
[Ding!]
[Selamat tuan, karena berhasil mendapatkan 1M++ pasukan anda kembali.]
[Selamat tuan, karena mendapatkan kembali Staff Bulan, kehidupan dan kematian.]
"Staff ini tidak hanya mempunyai kemampuan kehidupan dan kematian, karena kemampuan Staff ini akan mencapai puncaknya saat dia yang menggunakannya, karena ini adalah miliknya."
"Aku mengetahui kekuatan kematian staff ini dan membangkitkan prajurit yang telah gugur di perang suci untuk membantuku kembali melawan surga, dengan pasukan ini aku bisa menekan para Dewa."
[Seperti yang tuan katakan, sistem menganalisa dan mendapatkan banyak keanehan di staff ini.]
"Karena kemampuan Staff ini akan bangkit saat dia yang menggunakannya, namun sekarang aku akan menggunakannya sampai tiba di Divine Domain."
Ia mendapatkan senjata terkuat yang pernah ada di dunia, dapat mengendalikan kehidupan dan kematian mahkluk hidup, dengan kemampuan tersebut bisa melihat akar kehidupan mereka dan memutusnya dengan kehendaknya.
Tidak berbeda dengan niat membunuh yang bisa membunuh siapapun dalam radius yang besar secara instan dan mutlak. Sementara Staff ini, bisa melihat akar kehidupan makhluk hidup dan memutusnya dengan kehendaknya, meski ia menghendaki membunuh seluruh kehidupan.
Namun mempunyai batas untuk mengontrol kehidupan dan kematian, batasan tersebut belum Qin Chen capai sekarang dan sehingga membuatnya hanya bisa menggunakan sedikit kekuatan kehidupan dan kematian.
"Bocah, bagaimana dengan hartanya?"
"Tidak bisa, Chen Gege menakuti-nakuti meimei dan membuat Meimei tidak bisa mengambil harta yang Chen Gege minta. Bagaimanapun, Meimei takut dengan hantu seperti mereka sebelumnya."
"Begitukah? Sudahlah, aku akan kembali mengambil harta lainnya kau bantu aku mengumpulkannya."
"Baik."
Mereka berdua kembali mengumpulkan senjata dan artefak sebagai harta di makam demon yang ditinggalkan.
Selama beberapa jam berlalu mereka berhasil mengumpulkan seluruh harta ditempat tersebut dan menyimpannya kedalam penyimpanan sistem.
"Selanjutnya adalah tempat yang kedua, dimana harta suci berada."
"Harta Suci? Apa harta itu kuat Chen Gege?"
"Benar, seharusnya itu sangat kuat di dunia ini, karena mempunyai kemampuan mengendalikan cuaca."
"Wow!"
"Kemarilah bocah, agar kita cepat kesana karena tujuan masuk kedalam sini adalah perburuan harta. Semakin cepat kita mendapatkan hartanya, semakin cepat kau akan bertambah kuat dan berguna untukku dimasa depan."
"Baik Chen Gege!"
Begitu polos untuk terakhir kalinya disebutkan, ia percaya dengan Qin Chen meski tidak tahu apa yang diminta Qin Chen di masa depan nantinya. Namun, ia selalu tersenyum bahagia karena bertemu dengan Gege-nya.
Mereka berdua melesat ke tempat selanjutnya, tempat cincin yang dapat mengendalikan cuaca.
***
Gua Surgawi,
Seperti namanya, tempat dimana cincin itu berada. Tempat ini tidak spesial meski namanya disebutkan sebagai surgawi z karena tempat ini hanya gua yang tidak sengaja tercipta saat salah satu jendral demon terhempas menghantam batu besar dan tidak hancur malahan menciptakan gua.
Didalam sana terdapat cincin yang disembunyikan olehnya, karena tidak ingin orang lain mendapatkan kekuatan tersebut dan menggunakannya untuk hal-hal tercelah.
Qin Chen dan Qin Chun Yue sampai di sana setelah terbang selama dua jam lamanya di langit. Mereka melesat tanpa henti, dengan langkah Qin Chen yang besar membuat mereka tiba dalam waktu yang cukup singkat.
...
*Bersambung ...