TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI

TRANSMIGRASI KE DUNIA KULTIVASI
Bab 68 - Medan Perang Kuno Yang Sebenarnya


Qin Chen terbang dengan kecepatan yang tinggi dan kesadaran ilahinya menyebar, dari kejauhan seorang Pria dan Wanita tua terbang kearahnya.


Kobaran Api dan Air ditembakkan dan menyatu menjadi kekuatan penghancur yang kuat, Qin Chen mengeluarkan Pedangnya dan Auranya meledak dengan kuat. Qi Pedang yang ganas menerjang kearah mereka dan menghancurkan bentuk dari serangan gabungan mereka. Qi Pedang milik Qin Chen membunuh mereka berdua dengan mudah, dia mengambil Cincin Ruang dan poin mereka.


"Sialan... mereka yang datang sama sekali tidak ada habisnya dan berasal dari kekuatan tingkat 2, sepertinya tidak sedikit dari mereka yang menginginkan kepalaku hanya untuk Pil Roh dan Artifak Tingkat Saint." Kata Qin Chen dengan ekspresi yang kesal.


Sejauh ini Qin Chen sudah melawan banyak orang dan semuanya sangat kuat, dia tidak bisa menurunkan kewaspadaannya dan harus segera pergi menemukan yang lainya.


Qin Chen terbang dengan kecepatan penuh dan berputar, namun karena luasnya wilayah ini hanya dalam waktu dua bulan dia tidak bisa menemukannya. Sekarang dia hanya bisa menyerah dan tato dipunggung tangannya memancarkan cahaya yang menyilaukan.


Lingkaran cahaya muncul dibawahnya dan sosok Qin Chen menghilang, semua orang yang memenuhi syarat juga menghilang dan sisanya dikirim keluar dengan paksa.


Sebuah cermin raksasa muncul di Pusat Benua, disana ada gambaran mereka yang lolos ke Tahap kedua dari Medan Perang Kuno dan semua orang besar juga hadir untuk melihatnya. Totalnya ada 200 orang yang berhasil melalui ke Tahap kedua, walaupun jumlahnya lebih sedikit namun faktanya mereka adalah jenius yang sebenarnya.


Tato yang berada ditangan mereka melebur dan menjadi jumlah energi yang besar, Saint Qi didalam tubuh Qin Chen menjadi lebih ganas dan beberapa orang mulai menerobos.


Qin Chen bermeditasi dan melayang diudara dan tatapan semua orang tertuju kearahnya, energi dunia ditarik dalam jumlah yang besar dan badai Aura mengamuk hingga memaksa semua orang mundur menjaga jarak.


"Menerobos... di Tahap kedua hanya mereka yang bisa menerobos Tingkat Raja yang dapat berpartisipasi.Area ini sangat aman... jika ada orang yang memulai pertarungan maka mereka akan langsung mati ditempat."


Semua orang sedang menghadapi Malapetaka mereka tidak terkecuali Qin Chen, namun gerakan yang dia punya jauh lebih mengerikan dari semua orang. Petir warna-warni menyambarnya dengan ganas dan ruang mulai terbuka, sumber energi yang dia kumpulkan sangat banyak dan Qin Chen dapat membuat terobosan ke Tahap Awal Tingkat Raja.


Sisanya dia memperkuat kekuatan fisik dan jiwanya sambil menstabilkan Kultivasinya, tiga Jiwa miliknya terlalu rakus terutama akar hitam yang terus menerus tumbuh. Tekanan dari Aura yang Qin Chen keluarkan sangat memukau, ketiga Putra Suci dan Duan Wuya memperhatikannya dengan cermat.


Chu Lian dan Yun Shuang menghampiri Qin Chen dan mengucapkan selamat, melihat mereka berdua bisa lolos ke Tahap kedua dengan kekuatan mereka membuat Qin Chen sangat senang dan keduanya sekarang menerobos ke Tahap Akhir Tingkat Virtual.


"Sejauh ini kami tidak mendapatkan masalah serius, namun ada beberapa orang yang sudah membantu kami." Kata Chu Lian yang menceritakan semuanya.


Lin Dong membantunya saat itu dan Duan Wuya yang tidak melepaskan mereka, tentunya Qin Chen akan mengingat kebaikan Lin Dong dan akan memenuhi keinginan Duan Wuya.


"Sekarang kami tidak bisa ikut denganmu dan mustahil untuk menerobos langsung ke Tingkat Raja. Setelah kami dikirim kembali kami akan segera bergegas pergi menuju Benua Seberang dan bersembunyi." Kata Yun Shuang dengan santai.


"Kalian tidak perlu melakukannya karena beberapa hal yang baru terjadi kalian bisa ikut terus denganku. Aku yang sekarang memiliki kekuatan untuk melindungi kalian." Kata Qin Chen sambil menceritakan semua hal yang terjadi.


Yun Shuang dan Chu Lian sangat senang karena tidak perlu berpisah dengan Qin Chen, dia mendapatkan bawahan yang sangat banyak dan semuanya tidaklah lemah. Namun Istri baru ini cukup membuat mereka gelisah dan Qin Chen hanya bisa meminta mereka bergaul satu sama lain tanpa permusuhan.


Chu Lian sendiri tidak mempermasalahkan hal ini dan menurutnya selama Ras Elf bisa membantu Qin Chen maka itu sepadan. Namun Yun Shuang juga memikirkan hal yang sama namun dia juga harus mengarahkan Suaminya agar tidak bermain api.


Yun Shuang merapikan kerah baju Qin Chen dan tersenyum, "Suamiku tersayang... sebenarnya berapa banyak wanita yang ingin kau miliki, apa kami berdua tidak cukup untukmu ?"


"Baiklah... aku janji dimasa depan akan menahan diri dan tidak berbuat yang aneh-aneh." Qin Chen mengusap kepalanya dan tersenyum canggung.


"Itu baru benar." Yun Shuang melepaskan Qin Chen dan merasa senang.


Jika Qin Chen tidak dibatasi maka akan banyak wanita yang akan dibawa masuk kedalam rumah dimasa depan. Lebih baik mengajarkannya arti dari menahan diri sejak awal.


Qin Chen memasukkan mereka berdua secara diam-diam di Dunia miliknya dan menunggu Tahap terakhir dengan tenang. Adapun Yao Jun dan Sheng Yan dia tidak terlalu peduli, apa yang dia inginkan adalah menang dan posisi pertama akan tetap menjadi miliknya.