System:The Deadly Clown

System:The Deadly Clown
Awal Perjalanan


Setelah setengah jam, Orang-orang mulai bubar. Saat ini buggy ada di pelabuhan untuk bersiap pergi ke pulau lain.Ketika ia akan menaiki kapal, terdengar suara orang memanggilnya.


"Hei buggy, jadi..... setelah ini apa yang akan kau lakukan? "


Dan ternyata itu adalah teman sekaligus rivalnya saat masih dikapal oro jackson yaitu Shanks.


"Aku ingin mencari sebuah kota untuk menetap sementara" jawab Buggy.


"Kenapa kau tidak bergabung dengan ku? aku berniat membentuk tim bajak laut baru"


"Kau pikir kau itu siapa hah? Aku tidak akan bergabung karena aku juga akan membuat kelompok bajak laut ku sendiri dan aku akan memburu banyak harta karun"


"Begitu?jadi bagaim-"


"Waktunya kapal berangkat, siapapun yang akan naik cepatlah" sebelum Shanks selesai bicara namun tiba-tiba dipotong oleh kru kapal pengangkut.


"Tunggu!!! aku naik.... aku naik.... " Buggy pun pergi dengan buru buru lalu ketika sudah sampai dikapal, ia berbalik dan berteriak pada Shanks.


"Ketika kita bertemu lagi, aku akan jauh lebih kuat. Saat itu sebaiknya kau tidak menangis ketika kalah dariku hahahaha" Buggy tertawa dengan percaya diri.


Namun Shanks tidak menjawab tapi hanya tersenyum dan melambaikan tangannya pada kawan lamanya.


Kapal pun pergi dari pelabuhan lougetown membawa banyak penumpang yang kebanyakan hanya orang biasa yang penasaran dengan eksekusi Roger.


Setelah memasuki kapal, Buggy pergi ke kamar nya yang terbilang kecil untuk satu orang.


"Status" Gumam Buggy.


[Ding]


Nama :Buggy


Gelar:-


Bounty:


Buah iblis:Bara Bara no mi(awakened)


Haki:


Haoshoku haki (level 1 (0/0)


Busoshoku haki (level 1(0/0)


Kenbunshoku haki (level 1 (0/0)


Skill:-


"Harta karun? yang benar saja, bajak laut besar tidak akan peduli dengan hal kecil seperti itu, hanya kekuatan, hanya itu yang kami inginkan hahahahaha"


Menghabiskan waktu dikapal sangat membosankan hingga membuat Buggy tertidur nyenyak. Setelah sekitar dua jam, kapal pun berlabuh di sebuah pulau.


Melihat pulau dengan banyak orang membuat Buggy bersemangat untuk jalan jalan.


"Baiklah, mari kita jalan jalan dulu"


Ia pun pergi ke kota pelabuhan di pulau yang dikenal sebagai pulau Akaoshara. Disini tidak ada bajak laut atau angkatan laut, hanya warga sipil yang sedang sibuk dengan urusan masing-masing.


Karena merasa agak lapar, Buggy pergi ke tempat makan yang sekaligus menyediakan minuman keras.Setelah memasuki bar, ia melihat banyak pria yang tertawa dan memaki pemilik bar.


'Bandit? ' pikir Buggy.


Biasanya, pulau ini selalu damai namun ada ketika saat saat bajak laut singgah atau bandit yang turun dari gunung untuk bersenang-senang walau jarang karena kota ini terlalu kecil dan miskin sehingga membuat para penjahat itu tidak tertarik untuk menjarah.


Karena ia saat ini tidak ingin terjebak masalah, ia berniat untuk mencari tempat lain untuk makan tapi tentu saja tidak semudah itu. Tepat ketika ia akan berbalik arah ke pintu yang baru ia masuki, terdengar suara yang tidak enak didengar.


"Hei lihat ada bocah tersesat disini! " kata seorang pria paruh baya botak dengan tubuh kekar.


Sambil mendekati Buggy, ia membawa pedang agak besar ditangannya.


Sadar bahwa ia tidak bisa lolos tanpa masalah, maka Buggy terpaksa meladeni mereka.


"Apa apaan wajah itu? kau ingin dihajar hah? bocah? "


"jangan panggil aku bocah paman"


"Lalu jika bukan bocah lalu apa? bayi? hahahaha"


Mendengar perkataan teman mereka, bandit lain pun ikut tertawa.


"Dan juga apa yang terjadi dengan hidungmu? kenapa bentu-" sebelum ia selesai bicara tiba-tiba ia melihat bocah didepannya berusaha untuk menendang kakinya, tapi ia tidak berniat untuk menghindar. Dengan kaki kecil itu apa yang bisa dilakukan oleh bocah hidung merah bulat itu? pikirnya.


Namun apa yang tidak ia duga adalah tepat setelah kakinya bersentuhan dengan kaki bocah itu terdengar suara tulang patah dan rasa sakit yang kuat membuat ia tak kuasa menahan jeritannya.


"Aaaaarrgghhhh"


Ia pun terjatuh sambil memegangi kakinya yang kesakitan. Melihat tingkah temannya, bandit lain pun merasa binggung.


"Apa yang kau lakukan?kau tidak tau aku siapa? " Kata pria yang terlihat seperti pemimpinnya.


"Lihat ini, aku memiliki 4,6 juta berry dikepala ku" Katanya sambil memperlihatkan sebuah poster buronan.


'Momen ini terasa agak klise bagiku' Pikir Buggy.


"Dan kau ingin membuat masalah dengan kami?! " Teriak pria itu.


"Heh, hanya segitu? aku pernah melihat buronan seharga ratusan juta sebelumnya. Jadi jangan sombong dihadapan tuan Buggy ini" Kata Buggy dengan mengangkat wajahnya pada orang-orang didepannya.


Wajah para bandit itu pun langsung berubah, dan menatap tidak percaya pada bocah didepan mereka.


"Sungguh bocah yang suka membual, kalian patahkan kakinya dan lempar keluar sekarang!! " sang kapten memberi perintah pada anak buahnya.


Lalu tiga orang mendekati Buggy dengan seringai kejam diwajah mereka.Melihat mereka, Buggy hanya tersenyum jijik.


"Hanya bandit kecil, aku rasa keberanian dan kebodohan itu tidak jauh berbeda" Buggy mencibir.


Saat ketiga orang itu berjarak 5 meter darinya, dengan tatapan tajam dari Buggy, gelombang aura aneh menyebar ke arah para bandit dan yang pertama jadi korban ialah ketiga orang yang sedang berjalan mendekatinya.Setelah ketiganya kehilangan kesadarannya, Orang-orang dibelakang mereka pun terkena efek haoshoku Buggy menyisakan 4 orang yang masih sadar karena kurangnya area jangkauan haoshoku level 1.


"Jadi..... hanya segitu? aku bahkan belum bergerak hahahahaha"


"Apa apaan itu? siapa kau sebenarnya? "


Hati kapten bandit penuh rasa takut sekarang, kesombongan dan kepercayaan diri sebelumnya telah hilang tak tersisa.


"Pernah kah kau pergi ke Grand Line? " tanya Buggy dengan seringai.


"Grand Line? jangan jangan ka-" sebelum ia selesai berbicara tiba-tiba ia kehilangan kendali atas tubuhnya, dan tubuhnya 'terpotong' namun tidak ada rasa sakit atau setetes darah pun yang terlihat. Saat ini seluruh tubuhnya telah terpisah menjadi beberapa bagian dan yang lebih mengerikan lagi ialah dia masih memiliki kesadaran penuh.


"Apa.... apa yang terjadi? "


"Kau tau? ada benda yang disebut sebagai buah iblis, dan orang yang memakan itu akan memiliki kekuatan yang tidak masuk akal, dan aku adalah salah satu dari mereka yang terkuat dalam pengembangan kemampuan buah iblis" dengan seringai aneh Buggy mendekati pria itu.


Buggy mengulurkan tangan kedepan, dan segera dengan ekspresi ketakutan diwajah kapten bandit itu, kepalanya terbang dan akhirnya mendarat ditangan Buggy.


Buggy mendekatkan wajahnya ke kepala itu dan berkata "Kau memilih lawan terburuk yang kau hadapi, mungkin kau lebih baik jika melawan Yonkou atau bahkan Laksamana dari pada aku, Tuan Buggy yang Agung" Buggy berkata dengan percaya diri. Lalu ia melempar kepala itu ke atas dan menangkap lagi seperti bermain dengan sebuah bola.


"Membunuhmu akan terasa sia sia, bukankah kau memiliki beberapa berry di kepalamu? maka aku akan menggunakannya"


Ia pun melirik bagian tubuh lain yang sedang melayang, lalu ia melambaikan tangannya, seketika semua anggota tubuh pria itu berubah jadi debu.


Melihat tubuhnya menghilang begitu saja membuat pria itu tercengang. Saat ini ia semakin ketakutan.


"Oh benar, dari pada menjadikan kepalamu dengan uang, kurasa akan lebih baik jika menjadi pajangan saja bukan? hahahahaha. Bagaimana menurutmu jika menghabiskan sisa hidupmu hanya dengan sebuah kepala saja? hahahahahah"


Dengan tawa menyeramkan, Buggy duduk di sebuah kursi dan meletakkan kepala itu dimeja.


"Paman, berikan aku minuman dan makanan dan cepatlah aku sedang lapar"


Namun pemilik bar itu tidak langsung bereaksi karena keterkejutan nya, tapi ia akhirnya sadar dan segera menjawab sebelum membuat orang didepannya marah.


"Baik tuan, saya akan segera menyiapkan nya" Pemilik bar itu pun pergi dengan tergesa-gesa hingga hampir terjengkal.