
Malam itu keyra kembali membuat seisi rumah orangtuanya kekenyangan namun kali ini berbeda,mereka sampai mengantri di toilet lebih tepatnya Hunian pelayan rumah mamanya.
Mama Elisa sangat kasian melihat semua pelayannya hampir semua terkena Diare karena memakan rujak buah mangga itu.
Setelah memberikan obat kepada semua pelayannya,satu jam kemudian barulah mereka semua beransur ansur membaik.
"Putri kita sungguh aneh ngidamnya pa, mama tidak bisa membayangkan bagaimana nanti rupa cucu cucu kita.." Ucap mama elisa saat ini mereka berdua tengah duduk di ruangan tamu.
"Kamu benar Ma..,papa malah nggak sabar melihat mereka lahir.." ucap Dio membayang cucu cucunya sudah lahir.
"Pasti akan seru ma ada mereka di tengah tengah kita.." lanjut Dio.
"Iya pa..mama juga begitu mikirnya..
ramailah rumah ini.." Ucap Elisa.
"Iya Ma itu menyenangkan." ucap Dio,
mereka berdua masih mengobrol santai malam itu sambil menonton.
Di ruangan yang lain,Keyra tengah berbaring sambil menonton flm kartun kesukaannya,semenjak hamil keyra suka sekali menonton flm kartun Anak anak.
Dari arah belakang juandra memeluk tubuhnya sambil mengusap perutnya yang sudah mulai bertambah sedikit buncitnya.
"Lusa Wekeed kamu mau jalan kemana baby?" tanya juandra sambil mencium aroma rambut panjang istrinya.
"Kemana ya..?,Belum ada kepikiran pengen kemana mana suamiku.." jawab keyra matanya masih serius menonton.
Mendengar itu juandra menjadi jail,dia membuka tali baju tidur milik istrinya, kemudian dia mengecup bahu mulus istrinya membuat keyra sedikit terbuai.
"Suamiku aku masih menonton.." Ucap keyra namun juandra tidak mendengar ucapan istrinya, dia malah menurunkan baju tidur istrinya lalu perlahan berpindah posisi kedepan istrinya,dia lansung membenamkan wajahnya di dua buah Gunung kembar istrinya.
Emmm.."Su..suamiku..." Recau keyra memegang rambut suaminya menahan gejolak tubuhnya. Juandra masih bermain disana,namun kemudian menghentikannya lalu dia mencium bibir istrinya yang juga di balas istrinya. Ciuman mereka semakin panas karena tangan juandra sudah merayap di bawah sana memainkan milik istrinya seperti memutar buah kelereng.
Juandra membaring tubuh istrinya dengan perlahan lalu memulai permainan mereka dengan sangat lembut,juandra tidak mau nanti menyakiti anak anaknya.
"Suamiku lebih cepat please.." pinta keyra yang sudah terbuai dengan pemainan suaminya.
"Tidak boleh terlalu cepat baby,ingat anak anak kita.." ucap Juandra di selah pompaan rudalnya.
"Aku ingin suamiku,puaskan aku suamiku." keyra terus merengek meminta suaminya menambah ritme permainanya mereka.
Juandra perlahan mulai menambah pompaannya sampai keyra merecau sangat kuat.
Sampai satu jam juandra menyudahi permainannnya.
"Kenapa berhenti suamiku..?" tanya keyra.
"kita sudah lama bermain baby, Aku tidak mau menyakiti anak anak kita." jawab juandra.
"Tapi kamu belum keluar suamiku,pasti sakitkan.." keyra mendorong tubuh suaminya lalu naik keatas suaminya.
"Kamu mau apa baby?" tanya juandra.
tampa menjawab dia memegang rudal suaminya lalu memasukannya kedalam miliknya.
Ahhhh... "aku akan memberikan servis kali ini suamiku.." keyra menaikan turunkan tubuhnya membuat juandra mengerang hebat.
Aahhhh sit...
"Kau sangat nakal baby.." recau juandra sambil memegang bokong istrinya.
Malam itu bergulatan panas mereka berlanjut sampai subuh paginya.
*
*
*
"Juand keyra mana?" tanya mama elisa saat melihat juandra hanya turun sendirian.
"keyra masih tidur ma,hari ini dia tidak masuk kerja.." jawab juandra duduk lalu mulai mengambil sarapannya lalu memakan sarapannya namun saat itu tiba tiba juandra menguap,melihat itu Dio dan Elisa saling pandang.
"Ma nanti kalau keyra bangun,mama kasi tau istriku saya hari ini pergi kekota A." Ucap Juandra.
Juandra sudah menyelesaikan sarapannya,dia lansung berpamitan dengan mertuanya lalu berangkat menuju kantornya. Sampainya di kantor juandra masuk keruangannya.
"Bos ini berkasnya." ucap Berto meletakan berkas itu di depan juandra.
Dia mengambilnya lalu melihatnya dengan sangat serius.
Hoooam..juandra menguap lagi seperti saat sarapan tadi,berapa detik kemudian lagi lagi dia kembali menguap.
Berto mengeryitkan keningnya melihat keanehan Atasannya,karena tidak biasanya atasannya mengantuk pagi pagi begini.
"Sepertinya Bos kurang tidur?" tanya Berto.
"Hmm.." jawab Juandra masih berpokus dengan berkasnya lalu membubuhkan tanda tangannya disana.
"Perasaan nggak ada kerjaan Bos bawa pulang,kenapa dia sampai kruang tidur..?."Guman Berto yang masih terdengar oleh juandra.
"Saya bergadang dengan istri saya." jawab juandra membuat Berto melototkan matanya,pikiran Berto berkelana mendengar ucapan Atasannya itu.
"Begadang gimana Bos..?" tanya Berto mengoda Bosnya. Juandra menghentikan tangannya menanda tangan berkasnya, dia melihat kearah Berto.
"Menikah sana kalau mau tau.."
"Saya sih mau banget Bos,tapi si Bos kan tidak mengijinkan saya menikahi Nona soraya sekarang.." ucap Berto keceplosan.
Stak..bolpoin juandra lansung melayang kearah kening Berto membuat Berto meringis kesakitan.
"Si Bos.. Saya kan hany_"
"Hanya Apa!!" ucap Juandra.
"Tidak jadi Bos."
Berto memilih tidak melanjutkan lagi ucapannya,Dia berpamitan dengan Juandra kembali keruangannya menunggu disana.
Setengah jam kemudian barulah juandra menyelesaikan tanda tangan berkasnya. Dia mengemas meja kerjanya lalu menghubungi Zelo untuk mengambil berkas yang sudah dia periksa dan tanda tangan.
Juandra berjalan menuju keluar menemui Berto,setelah itu mereka berangkat menuju kota A.
"Jika sudah sampai bangunkan Saya." ucap Juandra.
"Baik Bos." jawab Berto.
Juandra mulai memejamkan matanya yang sudah sangat mengantuk sekali, bagaimana tidak,semalam dia hanya tidur dua jam saja karena istrinya yang terus membawanya bermain bahkan sampai waktu kembali menjelang pagi.
"Mengantuk sekali si Bos." Guman Berto melihat dari kaca cermin depannya.
"Apa mungkin mereka semalaman begituan.?,Ya ampun kuat banget si Bos.." Berto kembali berkelana dengan pikiran kotornya sampai kemudian dia tersadar.
"Astaga apa yang aku pikirkan." Berto menepuk keningnya tersadar.
Setelah menempuh perjalanan selama tiga jam,mereka sampai di kota A.
"Bos kita sampai Bos.." ucap Berto membangunkan Juandra,Dia mulai membuka matanya dan duduk kembali.
Bersamaan dengan itu ponselnya berbunyi.
"Iya baby.." ucap juandra serak.
"Ngapa tinggalin aku suamiku,aku kan pengen ikut kamu.." rengek keyra.
Juandra menguap lalu menatap wajah istrinya,
"Kamu masih tidur baby,aku tidak mau membangunkan kamu.jangan marah ya aku hanya sebentar disini." Ucap Juandra membujuk istrinya.
"Hmm baiklah.suamiku hati hati ya."
"Iya baby..kamu juga jangan lupa makan bawa anak anak." ucap juandra mengingatkan istrinya.
"Iya suamiku." Kerya mematikan sambungan teleponnya.juandra merapikan bajunya lalu keluar bersama berto melihat krontruksi pekerjaan miliknya.
Hay teman-teman semua terimakasih sudah mampir di novelku ini,setelah membaca jangan lupa klik tanda suka ๐๐,dan komentar๐๐ kalian yang membuat Author semangat update episode selanjutnya๐๐.