Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2
101


Malam itu Dio ahkirnya tiba juga di kota A Negara Gerson.seperti andreu dan juandra,dia juga di jemput oleh anak buah Gerson.mereka lansung menuju Villa milik Gerson.


Berapa jam kemudian mereka sampai mengantar Dio.


"Mari Tuan saya antar anda masuk." ucap salah satu anak buah Gerson yang di angguki Dio setuju. Mereka pun masuk kedalam, dimana Gerson dan Andreu tengah mengobrol di ruangan keluarga.


"And.." Andreu dan Gerson menoleh kearah Dio.Andreu lansung memeluk tubuh Dio.


"Ini Gerson,suaminya Ayura.." jelas Andreu. Dio pun lansung bersamalaman lalu berpelukan dengan Gerson.


"Bukankah mereka baru tunangan?" tanya Dio.


"Aku sengaja memprivasi pernikahan kami.mengenai resepsi itu akan menyusul nanti.istriku dan keluarganya juga tidak keberatan dengan keputusanku." jawab Gerson.


"Baiklah,selamat atas pernikahan kalian. Semoga di berkati selalu oleh Tuhan.amin." ucap Dio tersenyum.


"Amin.terimakasih banyak Tuan Dio. Mari silahkan duduk." ucap Gerson, Dio pun ikut duduk dengan mereka lagi.


"Bagaimana perjalanan anda Tuan..?" tanya Gerson.


"Cukup membosankan,karena jaraknya membuatku tertidur terus." jawab Dio sedikit bercanda.


"Itu sangat bagus untuk mengumpulkan tenagamu." Ucap Gerson.


"Kau benar anak muda." jawabnya.


Disisi mereka ayura datang mendekati mereka.


"Om Dio.." sapa Ayura lalu menyalami tangan Dio,Dio mengusap kepala Ayura.


"Selamat ya nak,atas pernikahan kalian. cepat berikan kami ponakan lucu." ucap Dio tersenyum.


"Makasih Om,Amin.." jawab Ayura lalu duduk di dekat suaminya.


"Dimana Juandra..??" tanya Dio karena tidak melihat juandra bersama mereka. Andreu saling pandang dengan Gerson.


Andreu kemudian memeluk tubuh Dio tiba tiba membuat Dio terkejut.


"Ada apa And??,jangan membuatku mati penasaran." ucap Dio.


"Juandra masih di kamar,begini biar kau tidak bingung akan aku ceritakan semuanya dari awal." Ucap Andreu masih mengembangkan senyum.


"Cepat ceritakan.." ucap Dio tidak sabar lagi ingin mendengarnya.


Andreu mulai menceritakan dari awal mereka datang,dan sampainya tadi mereka memeriksa Lisa adalah keyra. Tampa sedikit pun yang tertinggal Andreu ceritakan kepada Dio.


Deg!! Dio lansung mematung mendengar semua yang Andreu ceritakan padanya.


"Ini bukan mimpikan And..?kau tidak membohongiku,keyra kami masih hidup..???" tanya Dio menatap Andreu.


"Tidak..,Ini sungguh benaran Dio.. Ini nyata." jawab Andreu.kini Dio memeluk erat Andreu kembali.


"Benarkah And..,ini bukan mimpi anakku masih hidup..?" Ucap Dio lagi.


"Ayo aku antar kamu kekamarnya sekarang biar kau lihat sendiri."


"Ayo.." Ucap Dio lalu mereka berdua berjalan cepat menuju kamar Keyra dan juandra sedang tertidur.


Sampainya di dalam kamar,Dio lansung terhenti karena tubuhnya terasa lemas. Perasaannya bercampur aduk, bahagia, sedih,marah,semua bercampur.


"Papa.." ucap juandra terbangun lalu bangun dari baringannya. Terlihat jelaslah wajah cantik keyra yang membuat Dio lansung mengeluarkan air matanya.Dio duduk di tepi tempat tidur lalu mengusap wajah putrinya.


"Inikah kamu sayang..." hiks..hiks.. Tangisan Dio pecah.


"Kamu benar benar masih hidup nak.., papa tidak menyangka sekali nak.." Dio mencium kening putrinya sangat lembut.


"Terimakasih kamu masih hidup sayang, terimakasih bertahan selama berapa tahun ini,maafkan papa,maafkan papa yang tidak mencari kebenaran kamu masih hidup..maafkan papa.. Pasti kamu sangat menderita dengan semua ini.maafkan kami nak.." Ucap Dio masih menangis.


Di samping Dio,andreu dan juandra juga meneteskan air matanya.


Dio menghapus air matanya,lalu menatap kearah juandra.


"Juand kenapa keyra tidak bangun bangun..?" tanya Dio.


"kami memberinya obat tidur,karena tadi kami memeriksa seluruh tubuhnya untuk memastikan dia benar istriku pa.., dia akan sadar besok pagi pa." jelas Juandra.


"Dio kau belum mengetahui semuanya. Keyra tidak mengenal kami sama sekali, karena ingatannya sengaja di hapus oleh Roby.Aku harap kau mengerti jika besok pagi dia juga tidak mengenalmu." jelas andreu.


"Aku akan memahami itu And,tidak masalah dia tidak mengingat kita asal dia sudah bersama kita lagi. aku yakin perlahan dia akan mengingat kita semua.aku akan menyembuhkan putriku dengan keahlianku." ucap Dio sambil mengusap kepala putrinya.


"Menurut Gerson dan dokter ahli disini sangat susah mengembalikan ingatannya dengan prosedur biasa karena ini bukan karena dia kecelakaan Dio,ini di sengaja bahkan obat yang dia minum bertahun tahun itu sangat keras efeknya." ucap Andreu.


Dio mengepal tangannya geram mendengar ucapan Andreu.


"Aku akan membunuh Roby dan malik keparat itu." ucapnya.


"Bagaimana caranya..?" tanya Dio.


"Gerson memiliki teman Ahli farma, obat yang keyra pernah minum itu berasal dari perusahaannya,jadi kemungkinan dia punya obat untuk bisa menyembuhkan keyra." Ucap Juandra ikut menjelaskan pada mertuanya.


"Kalau begitu ayo kita bicarakan dengan Gerson sekarang.aku akan siap melakukan apapun bahkan aku akan memberikan seluruh harta kekayaanku untuk membayarnya jika dia mau." Ucap Dio.


"Bukan hanya kau Dio,aku juga begitu." ucap Andreu.


"Ayo kita ajak dia bicara." ucap Dio bangun namun sebelum itu dia mengecup kembali kening putrinya.


"Papa akan melakukan apapun asalkan kamu bisa sembuh nak.." ucap Dio.


mereka bertiga keluar mencari Gerson.


"Dimana suamimu Nak..?" tanya Dio.


"Di ruang kerja om,dia menunggu kalian disana." ucap Ayura.


"Baiklah,kami kesana dulu." ucap Dio yang di angguki Ayura.mereka bertiga masuk keruang kerja Gerson.


"Silahkan duduk." ucap Gerson.


"Gerson kami___"


"Aku sudah tau apa yang ingin kalian bicarakan." ucap Gerson memotong pembicaraan Juandra.


Gerson menekan rak bukunya,terbukalah ruang rahasia di ruangan itu.


"Ikut Aku." Ucap Gerson lalu masuk kedalam ruangan rahasianya.sampai disana Gerson mengambil tiga botol Obat yang Dante berikan padanya Waktu itu. Gerson meletakan obat itu di depan mereka bertiga.


"Dante memberikan ini untukmu.ini obat yang bisa mengembalikan ingatan istrimu.dalam satu bulan ingatan istrimu akan pulih kembali." jelas Gerson.mereka bertiga mengambil obat tersebut.


"Aku baru melihat obat ini.?" Ucap Dio.


"Ini tidak di jual secara bebas,kalian penasaran?,kalian bisa menanyakan kepada Dante.tapi sayangnya dia manusia siluman." ucap Gerson mengatai temannya.


"Aku tidak percaya dia akan memberikan obat ini dengan cuma cuma..?" tanya Juandra.


"Tebakanmu benar.dia meminta imbalan darimu senjata yang kau rakit selama ini." Ucap Gerson mengagetkan juandra.


"Bagaimana dia bisa tau.aku tidak pernah membahas itu di luar!!.." Ucap juandra.


"Lion Galden." ucap Gerson.


"Jadi maksudmu kau dan Dante...?" tanya juandra.


"Hmm.dia meminta itu untuk penelitiannya." ucap Gerson lagi.


"Baiklah,aku setuju. Aku akan menyerahkan padanya.dan kau apa yang kau minta atas jasamu membantu kami..?" tanya Juandra mengenai permintaan Gerson kepada mereka.


"Aku sudah memintanya dengan Tuan Andreu." jawab Gerson membuat juandra dan Dio melihat kearah Andreu.


"Dia meminta pulau tiga pusaran milik papi." Jawab Andreu.


"Hanya itu saja...?" tanya juandra karena dia bingung kenapa Gerson hanya meminta itu kepada mereka.


"kekayaanku tidak akan pernah habis lebih dari tujuh turunan juandra,aku bukan orang serakah." ucap Gerson.


"Kau tidak meminta apapun padaku juga Gerson?" tanya Dio.


"Tidak.tapi aku akan membantumu Tuan Dio." Ucap Gerson memberikan satu botol obat kepada Dio berbeda warna tempat dengan milik keyra.


"Ini akan menyembuhkan sakit istri anda." Ucapnya. Dio mengambilnya lalu melihat obat itu.


"Inilah obat yang selama ini aku cari tapi aku tidak pernah mendapatkan akses membelinya." Ucap Dio.


"Terimakasih banyak Gerson,kau benar berhati mulia,aku benar benar sangat berterimakasih padamu karena sudah membantu menemukan putriku, sekarang kau malah membantuku juga menyembuhkan istriku.Terimakasih Gerson.." ucap Dio sampai memegang Tangan Gerson memohon.


"Ini berkat Ayura.berterimakasihlah padanya.aku bukan orang selalu baik hati." Ucap Gerson.


"kami akan berterimkasih pada istrimu." ucap Andreu begitu juga Dio dan Juandra.


"Hmm cepat selesaikan masalah kalian, aku sampai menunda honeymoon kami." ucap Gerson menatap sinis membuat Mereka bertiga tersenyum.


"Apa kau belum juga pecah telor..?" tanya Dio.


"Menurut kalian..?" ucap Gerson. Membuat mereka bertiga tertawa kecil.


"Maafkan kami..,baiklah kami akan menyelesaikan ini secepatnya." ucap Juandra.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hay kakak semua jangan lupa dukungan kalian,like dan komentar yang baik supaya author semangat Update.😊🙏