Sahabat Beda Bangsa

Sahabat Beda Bangsa
purnama


Ar makasih. Iya sama sama. Caroline aku boleh tanya?. Boleh mau tanya apa?. Kamu kenapa bisa luka parah begini?. aku di serang serigalah. Sebelum itu ada yang nyerang. Ada orang aneh bertudung hitam. Oh begitu. kenapa Ar?. Gak papa.


"setelah tiga hari di rawat di rumah sakit Veronika pun di izinkan pulang"


"di rumah Veronika"


Makasih Ar karena sudah mengantar ku. Iya sama sama aku pulang ya. Iya Ar hati hati.


Veronika kamu harus isterirahat di rumah selama beberapa hari. Kak aku mau masuk besok masak cuti terus. Itu biar kamu cepat sehat. Aku cuman di gigit hewan buas kok kak, kalain semua terlalu lebay. Kamu akan aku izin kan sekolah selamah tiga hari lagi. Kak plis satu aja aku mau sekolah loh. Dasar manik belajar untuk tugas kan bisa minta ke Rian. Iya deh.


"lalu tiga hari pun berlalu"


"gak terasa udah hampir satu minggu aku gak sekolah. Ucap Veronika dalam hati."


"Kapan aku bisa sekolah, tapi kalau gak salah malam ini bakalan ada bulan purnama atau bisa di bilang fullmoon. Ucap Veronika dalam hati."


"nanti malam aku liat deh dari balkon atas kamar. Ucap Veronika dalam hati."


Veronika kamu kenapa gelamun di depan rumah?. Gak papa kak. Kamu masih marah karena aku bikin kamu cuti. Gak tuh, aku mau ke kamar. Veronika aku masih belum selasai bicara.


"dia benar benar deh. Ucap Olivia dalam hati"


"rumah Arka"


Kak Daniel mau kemana?. Rumah Olivia kenapa?. Aku ikut. oke. kalian berdua mau kemana?. Keluar Leona. Kalian di rumah saja malam ini bulan purnama. Kami akan pulang sebelum bulam purnama. Kalian berdua ini bodoh sekali. Kenapa kau bicara seperti itu?. Apa kalian tidak meresakan kehadiran raja serigalah. Baik kami akan dirumah.


"malam hari di rumah Veronika"


"tidak sia sia aku melihat bulan purnama ini. Ucap Veronika dalam hati."


ah badan ku sakit dan panas kenapa ini?. Kenapa semakin panas?. tubuh mengendalikan ku juga aku kenapa.


"Veronika berlari ke arah hutan"


Tidak kenapa aku ada di sini?. Rindu apa kau mengigat ku?. Kau siapa apakah kau yang mengendalikan tubuh ku kesini. Aku adalah ILalang raja serigalah baru. ilalang yang tumbuh tinggi di jalan?. Bukan kau ini aku sedang serius. Cepat pulang kan aku tubuh ku sakit semua tau, kalau mau bercanda gak usah begini. Tunggu sebentar bulan itu akan bersinar terang tampa di tutupin awan. Apa maksub ini.


Auu.....


Auu.....


"aku kenapa manjadi serigalah. Ucap Veronika."


"Tenang Rindu kau akan menjadi manusia setelah bulam purnama berakhir. Ucap raja serigalah"


"setelah bulan purnama berakhir"


Akhirnya aku manjadi manusia lagi. Apa ku bilang jangan kwatir. Kau dari tadi memanggil ku Rindu siapa dia?. Dia adalah dirimu. Aku serius dan kenapa aku bisa menjadi serigalah begini. Kau memang dasarnya adalah serigalah. Bohong! aku hanya manusia biasa. Apa kau tidak mau menjadi seriglah?. Iya aku hanya ingin menjadi manusia. Itu sudah takdirmu aku pergi Rindu. Hei! orang aneh aku belum selesai bicara.


"astaga kayanya aku sedang mimpi ya masak hidup ku sama kaya film Ggs sih. Ucap Veronika dalam hati."


"aku lari aja deh biar cepat sampai rumah, eh bentar ini kan hutan. Ucap Veronika."


"jalan pulang nya mana. Ucap Veronika dalam hati."


"apa aku minta tolong ya tapi gimana caranya. Ucap Veronika."


Tolong.....


Siapa pun tolong aku.....


Aku tersesat di hutan ini....


"di sisi hutan lain"


"kaya nya gak ada orang gimana dong. Ucap Veronika dalam hati."


"Veronika mencubit pipinya"


"rasanya sakit berarti ini bukan mimpi. Ucap Veronika dalam hati."


"Veronika pun memangis di hutan itu hingga pagi hari"


"kalau aku terus menangis ini tidak akan selesai bagaimana caranya ya, ah kalau gak salah serigalah itu hewan berkelompok jadi kalau ada seorang yang menglonglong maka akan datang yang lain."


"tapi bagimana cara melonglong?, ah aku tinggal bilang auu kan. ucap Veronika dalam hati."


Auuu.......


Auuu......


"yes aku bisa"


"di sisi hutan lainnya"


Rian ada longlongan serigalah wanita. Iya ayo kita kesana jangan janagan di kenapa kenapa lagi.


"lalu Veronika pun bertemu dengan Rian dan Devano"


Veronika sedang apa kau di sini?. Aku tersesat saat masuk kesini. Bukan nya kau dulu perna bilang kau takut masuk kehutan larangan. Hah! aku di hutan larangan. Iya, terus tadi aku dan Rian dengar suara longlongan serigalah. Itu suara ku. Kamu gak bercanda kan Veronika. Aku serius Rian.


Kamu itu manusia bias Veronika. itu dulu sekarang aku adalah manusia serigalah Rian. Kamu tidak bercanda kan Veronika. Aku serius aku tidak mau menjadi seperti ini, tolong rahasiakan ini dari Arka dan kak Olivia.


baik akan kami rahasiakan Veronika, tapi bisa kau jelaskan bagaimana kau ada disini.


Jadi tadi malam aku ada di balkon rumah melihat bulan purnama, lalu badan ku terasa sakit semua dan tersa panas juga, saat aku menahan rasa sakit itu tiba tiba tubuh ku bergerak sendiri dengan sangat cepat kehutan. ini halyang mustahil tapi bisa terjadi kalau seorang menerima donor darah serigalah. tapi kamu kan di donor darah sama kakak mu waktu sakit Veronika.


Lebih baik kalian antar aku pulang aku yakain kakak ku sedang menunggu ku di rumah. Baik Veronika. Tapi aku boleh tanya kenapa kalain berdua bisa ada disini. Kamu berdua bukan manusia biasa. Lalu apa manusia serigalah juga?. Iya kalau aku tapi Rian manusia harimau. Lebih baik antar aku pulang.


"rumah Veronika"


"veronika kemana kok gak ada di kamarnya. Ucap Olivia dalam hati."


Tok.....


Tok....


"Olivia membuka pintu"


Ada apa Arka kamu ke sini pagi pagi?. Aku mencari Veronika dia ada?. Veronika gak ada di rumah aku gak tau dia kemana. kak serius. Iya.


"Veronika, Rian, Devano sampai depan rumah dengan berlari"


Aku tidak salah liat kalian berlari secepat itu. secepat apa kak, itu tai mata lebih baik di bersikan dulu. Ah mungkin kerena ini aku salah liat.


"Olivia masuk kerumah untuk memcuci muka"


"kenapa aku merasa ada kehadiran serigalah baru tapi tidak begitu terasa mungkin hanya persaan ku saja. Ucap Arka dalam hati."


"Arka gak curigakan aku lari secepat itu. Ucap Veronika dalam hati."


Veronika ini aku bawah cokelat dan bubur buat kamu. makasih Ar. Iya sama sama. Ar kamu gak mau masuk dulu?. Gak lebih baik kamu mandi badan mu penuh pasir semua. Baik Ar bye, Rian Vano makasih.


......Bersambung........ ......