
"rumah Veronika"
dret....
dret....
"siapa ya nelpon jam sepuluh malam begini?. Ucap Veronika dalam hati."
"mengngkat telpon"
ada apa nelpon Ar?. Aku mau tanya untuk kegiatan besok, kita baksos ke panti kan?. Iya, dan kalau kamu mau menyumbangkan makan, pakai bekas, dan buku buku yang masih bagus bisa di serakan ke anggota osis dulu biar di cek. Oke, selamat tidur Caroline, mimpi indah. Iya makasih Ar, selamat tidur juga Ar mimpi indah.
"telpon mereka pun selesai"
"saat Veronika ingin berbaring ada yang megetuk pintu"
Tok......
tok......
"ini siapa lagi yang mau mengangu orang tidur?. Ucap Veronika dalam hati."
"membuka pintu"
Ada apa kak malam malam ke kamar ku?. Kakak gak bisa tidur gara gara tadi sore nanton film horor di kamar. Jadi maksub kakak kakak gak bisa tidur karena takut kan?. iya hehehe. Uda yuk tidur kak besok telat loh. Iya Veronika, selamat tidur. Selamat tidur juga kak.
"pagi harinya"
Kak bangun ini udah jam lima dua puluh loh nanti telat. iya ini aku bangun. buruan kak nanti telat. iya Veronika.
"rumah Arka"
Kak Leona kemana kak?. Leona katanya tadi malam mau berburu darah hewan. Oh begitu, aku duluan ya kak. Kamu mau kesekolah?. Iya kenapa kak?. Apa gak kepagian sekarang kan baru jam lima dua puluh. Gak dong kak, aku juga mau pergi jemput Caroline. Oh begitu.
terus buku buku di kardus itu mau kamu apakan?. Mau aku sumbang ke panti kak. Kamu ini lama lama semakin mirip manusia saja. Haha aku anggap itu sebuah pujian ya kak. terserah kamu saja. Baik kak aku berangkat. Iya Arka.
"rumah Veronika"
kak buruan makannya kita udah telat ini. Memang sekarang jam berapa Veronika?. Sekarang itu jam lima lima puluh kak. Lah kok bisa cepat begini?. Kakak sih disuruh bangun dari jam lima dua puluh malah bisa bangunnya jam lima tiga puluh. maaf Veronika.
Veronika jangan terlalu mendesak orang yang sedang makan tidak baik. Maaf bunda. Iya gak papa lain kali jangan di ulangi lagi. Baik bunda. bunda mau kasih tau kalian hari ini bunda bakalan keluar kota untuk kerja. iya hati hati bunda. Iya Veronika. Olivia bunda titip Veronika sama kamu. Baik bunda.
"bunda jadi sibuk semenjak ayah gak ada, ini semua kerena kecelakan pesawat waktu aku masih smp kelas satu. Ucap Veronika dalam hati."
Tok.....
Tok.....
Tok......
Bunda biar aku aja yang buka pintu nya. Baik lah Veronika. Tunggu sebentar!..
Ar luh gapain kesini pagi pagi?. mau Ajak luh kesekolah lah gapain lagi. Oh begitu, tunggu bentar biar aku ajak kakak ku boleh kan?. Boleh kok Caroline. Makasih Ar. Iya sama sama.
"di dalam rumah"
"depan rumah"
Uda semua berangkat yuk Ar. Iya Caroline. aku nebang boleh kan?. Boleh kok kak tapi duduk di belakang. Iya Ar. Kak gak usah manggil dia Ar, kakak panggil dia Arka aja. Emang nya kenapa?. Yang boleh panggil dia Ar itu cuman aku. Dih cemburu ya. Gak tuh. Udah udah gak usah debat di sini debat nya di dalam mobil aja biar gak telat. Oke.
"di dalam mobil"
Jadi kamu cemburu sama kakak. Gak kak aku cuman perna dengar Ar bilang cuman orang yang istimewa bagi nya yang boleh panggil dia Ar. Oh begitu. Gomong gomong kak gimana perkembanggan hubungan kak dengan kak Daniel. Aku dan Daniel cuman teman gak ada hubungan apa apa. Bohong gak ada hubungan apa apa kok sering chat chat tan. Kamu dan Arka juga begitu. Lah iya juga ya.
"hahaha aku senang banget liat eksperesi wajah Caroline waktu bilang cuman dia yang boleh panggil aku Ar. Ucap Arka dalam hati."
Luh kenapa Ar senyum senyum sendiri?. Gu..gue gak papa kok. Serius gak papa kan. I...iya aku serius gak papa.
"menyentuh kening Arka"
Gak panas kok badan luh Ar, tapi kenapa wajah loh memerah mala sampai telinga pulah?. Itu nama nya dia blushing Veronika. Ah masak sih kak blushing sama sahabat nya sendiri. itu bisa saja terjadi bilah dia jatuh cinta sama kamu. Gak usah di dengar kata kakak kamu dia bohong aku ini memerah karena gugup. Tuh kan dugaan ku bener kamu jatuh cinta sama adik ku kan. Gak, udah samapai yuk turun.
"membuka kan pintu mobil Veronika"
Makasih Ar. Iya sama sama. woi Daniel! Sini. Kenapa Olivia?. Ke kelas bareng yuk. Oke, Arka, Veronika aku duluan ya. Iya kak Daniel. kelas yuk Ar. Kamu lupa kelas kita beda. Oh iya, aku malah ke ingat kita yang bereng terus hehe. Iya juga. Nanti main ke kelas ku ya Ar. Iya Caroline.
"mengecup kening Veronika"
kenapa Ar luh kecup kening gua kemarin gua kecup loh marah. Gak papa. Bohong pasti kerena Dafa lewat kan, kamu pasti dapat informasi dari Rian kalau aku sekelas sama dia kan?. Iya. Kamu cemburu?. Gak kok. Oke.
"mengecup kening Arka"
Bye Ar. Bye juga Caroline. Woi Veronika!. Apa?. Aku mau tanya nanti bel bunyi kita kemana?. gedung serbaguna. Oke.
Kring...
kring....
"gedung serbaguna"
"bagus banget suara kakak kelas kita yang bernyanyi. Ucap para siswa."
bagus juga suara Veronika pas nyanyi tuh. Vano gak usah jadi kompor entar di suruh maju repot tau. Iya iya.
"anak anak karena pertunjukan sudah selasai mari kita berengkat ke panti asuhan untuk kegiatan bakti sosial nya. Ucap guru."
"baik buk. Ucap siswa siswi."
"di perjalanan"
Untung aja kita bersebalahan Ar. Iya. Gomong gomong kamu udah kasih barang yang mau di sumbang ke anggota osis?. Uda Caroline. Oke kalau gitu, kamu sumbang apa Ar. Buku buku yang uda gak di baca lagi, kalau kamu. Aku baju bekas dan sedikit bahan makan. Oh begitu. Kalau mau tidur tidur aja ini masih sekita dua puluh menit lagi baru sampai. Iya.
"Veronika pun tertidur di pundak Arka"
"kamu cantik banget sih Caroline. ucap Arka dalam hati sambil membelai rambut Veronika."
...Bersambung...........