Putri Luarbiasa

Putri Luarbiasa
pasangan duel


''hahahaha! tidak semudah itu kau dapat mendapatkan gelar ketua dari ku! "


''bagaimana cara ara untuk mendapatkan gelar ketua? ''


''itu berarti kau harus bisa mengalahkan ku saat berduel bertarung bersama ku! '' ucap gina dengan lantang walau dalam hatinya ketar ketir akan berduel.


''hahaha!, tingkat bertarung mu saja level awalan (awal) , sebelum pertandingan di mulai pasti kau sudah terpental jauh! ''tawa bela


dan juga di iringi tawa para anggota kelompok bela lainnya terutama gina yg awalnya ketar ketir di ajak duel, namun mendengarkan level flara yg hanya level awalan (awal) membuatnya bernafas lega dalam hati.


mendengar olokan orang orang flrara sedikit tersinggung di garis bawahi sedikit karna flara adalah gadis yg mudah mengontrol emosi , ingin rasanya ia menunjukkan kemampuan nya yg telah mencapai tingkatkan tembaga!, benar benar kesal. namun ia sangat pandai menyembunyikan ekspresi wajahnya.


''hahaha.., benar ara sangat lemah!'' tawanya ''bahkan orang tua ara sampai menyewakan puluhan pengawal di Academy ini agar ara tidak terluka! ''


mendengarkan beberapa orang menegang ''puluhan orang? ''


''benar! waktu itu lohh...yg berada di kafetaria dan beberapa lagi yg tidak ada di kafetaria''


'sangat banyak! 'batin orang orang kagum


''padahal kau kan hanya putri di Kerajaan kelas rendah! tapi kenapa bisa menjadi kan para senior berbakat sebagai pengawal mu! ''


''hahaha...., walau kerajaan milik ara hanya kerajaan kecil, tapi kerajaan Fifysya telah di bangun ribuan tahun lamanya dan memiliki hubungan yg sangat baik dengan banyak Kerajaan kerajaan lainnya''


'glek.. ' ''jadi begitu yah! hahaha... '' kaget sela.


'karna ara nggak bisa menunjukan kekuatan ara di depan semua orang seperti perintah ibunda, jadi ara akan memberikan mereka bungkam dan tidak membuat masalah lagi pada ara dengan menekan kata pengawal' batin flara.


''kalau begitu kami kembali yah ara! dahh..., kapan kapan jika berubah pikiran datang saja pada kita'' ucap gina 'lumayan flara banyak pengawal jika masuk kekelompok, dan kelompok ini makin sulit di usik jika punya Kepala sekolah di belakang nya juga' batin gina


''hahaha.. benar flara'' bela


''dahh! '' anggota kelompoknya yg lain.


''baiklah sampai jumpa! ''


dan kelompok mereka pun pergi dari kelas flara.


''sayang sekali!!! kau menolak masuk ke kelompok mereka flara!!!!''


''benar!!!, padahal jika masuk keputusan yg bagus!!!''


''hahaha!!!!, lagian kelompok mereka seperti kumpulan putri yg terlihat menakutkan, jadi ara berpikir dua kali jika ingin memasukinya! '' ucap flara


''wahh, ara cerdas nya ara!!!''


''aku juga takut kalau ara akan di manfaat kan mereka jika masuk''


''benar!!!!ara masih sangat polos untuk masuk kekelompok mereka''


ucap para murid perempuan di kelas ara yg tadi berkenalan


''seperti nya keputusan ara untuk tidak masuk ke kumpulan mereka lebih baik'' setuju teman sekelas flara dan disetujuinya yg lainnya


tak lama dari itu guru pengajar di kelas pun datang dan memulai pelajaran.


''kali ini kita akan belajar ketahanan fisik, dimohon para murid melakukan duel nya dengan berpasangan disarankan untuk melakukannya dengan berbeda jenis kelamin masing masing, sekalian kalian belajar melatih fisik bersama''


''setelah mendapatkan pasangan, kalian bisa pergi ke aula pertandingan dan saya akan mengawasi kalian di sana saat berlatih!!!'' ucap guru tersebut yg kemudian keluar dari ruang kelas.


mendengar penuturan guru, para murid murid berbondong-bondong memilih pasangan mereka.


''kita cari siapa yah? '' flara


''entahlah! '' alicia


tak lama cukup banyak para lelaki yg mendatangi putri flara dan beberapa ke alicia, karna memang mereka berdua cantik sehingga memiliki banyak pengagum.


''flara! kau bersama ku saja''


''tidak! flara bersama ku! ''


''kau lemah! biar flara bersama ku''


''ck, dia bersama ku agar bertambah kuat! ''


mendengar perdebatan orang orang yg merebutkannya membuat flara tersenyum canggung 'pilih yg mana yah? ' batin flara.


di tengah berfikir nya flara dalam menimbang nimbang pasangannya yg akan Ian pilih, datanglah seorang pemuda yg sangat tampan, kebetulan dia adalah lelaki yg membuat flara terpesona untuk pertama kalinya karna senyuman menawannya.


''perkenalkan namaku elzan Hendra fanch, pangeran satu satunya dari Kerajaan fanch kerajaan kelas atas'' ucap pangeran elzan memperkenalkan tiba-tiba.


membuat semua para laki-laki yg sedang ribut merebutkan flara menjadi terdiam, karna di dahului seseorang.


mendengar nya putri flara sedikit syok karna dihadapan nya adalah pangeran dari kerajaan yg sama besarnya dengan flara, tapi saat ini ia menyamar sebagai putri dari kerajaan kelas bawah yg kecil.


''ahh!.. '' kaget "salam kenal'' senyum putri flara kembali menormalkan ekspresi nya menjadi tenang.


" bisakah kau berpasangan dengan ku sekarang? "


'' emm.....pangaran elzan kan tingkatan bertarungnya berbeda jauh dengan ara!!! pasti kita akan menjadi pasangan yg tidak seimbang "


"bukankah hanya tinggal menyeimbangkan nya? '' ucap elzan lembut


mendengar ucapan lembut pangeran elzan, membuat putri flara tanpa sadar mengangguk. melihat persetujuan gadis yg ia ajak, pangeran elzan menjadi sangat senang dan tersenyum.


''kalau begitu mari kita ke aula! ''ajak elzan


tapi flara malah membalikan Kepalanya dan melihat alicia yg masih binggung memilih pasangan


''cia! masih belum memilih pasangan? ''


''belum! apa kau sudah ara? ''


''sudah! ''


''menurut mu yg mana yg akan ku pilih?''


mendengar permintaan saran dari alicia. flara pun melirik mereka satu satu, terdapat empat laki laki yg mengajak alicia berpasangan, dan di antaranya flara bisa melihat tatapan mereka ada yg terlihat mesum


''emm..'' pikir flara


''bagaimana yg itu saja'' tunjuk flara pada pemuda yg terlihat cukup tampan.'pemuda ini adalah orang yg selalu memerhatikan alicia diam diam mungkin dia pasangan yg cocok, tampangnya juga lumayan' batin flara


membuat pemuda yg di tunjuk flara menjadi berbunga bunga benar benar bahagia, akhirnya ia bisa mendekati alicia 'akhirnya' batin pemuda itu sambil tersenyum.


membuat elzan pasangan bertarung flara yg melihat temannya di pilih flara tersenyum simpul, 'pilihan yg bagus sayang' batin elzan


''tapi tingkatannya besi (awal), dia di atasku! '' ucap alicia


membuat pemuda tampan tersebut menampilkan wajah masamnya.


''cia! ''


''yah? ''


''lihatlah pasangan ku, dia juga bertingkat di atasku'' tunjuk flara pada elzan


alicia pun memandang elzan pasangan flara yg berada di tingkat besi (akhir) dan mengerutkan dahinya.' perbedaan tingkatkan mereka jauh sekali!!! ' pikir alicia


''apa cia takut terluka? '' ucap flara sambil tersenyum simpul


''apa apaan sih!!!! siapa yg takut terluka!!!, tidak ada yg di takuti oleh seorang alicia!!!!, baiklah aku akan menerima nya!!!!!'' ucap alicia lantang padahal alicia sudah merasakan rasa yg lebih mengerikan di banding kematian dan untuk apa dia takut terluka.


membuat pemuda yg tadi berwajah masam tersenyum seketika ''kalau begitu perkenalkan nama ku devian alaskar pangeran dari Kerajaan alaskar tingkat menengah''


''jadi kau seorang pangeran yah, salam kenal''


''panggil saja aku devian''


''emm, panggil alicia''


kemudian flara dan alicia tak lupa pasangan mereka masing masing pergi bersama ke aula pelatihan fisik.