
setelah flara dan alicia keluar dari kafetaria alicia mulai gegurutu keluhannya pada flara.
''sombong sekali mereka! awas saja mereka! awas saja jika mereka tau jika aku adalah putra kerajaan! aku akan balas pelakuan memalukan mereka nanti! ''
''hehehe... iya, kenapa yah mereka membuat masalah padamu cia? ''
''mungkin mereka mengganggu ku karena setau mereka aku berasal dari bangsawan kecil, jadi mereka menindasku! ''
''tanpa alasan'' menaikan alis
''hehehe.., mungkin karna salah satu dari mereka yg berstatus mantan sahabat ku''
''sahabat!, kok malah menganggu cia sih kalo sahabat, dan tidak menghentikan aksi teman teman nya yg lain''
''itu dulu ara''
''dulu? ''
''iya, dulu kami bersahabat baik dan saat itu aku sedang menjalin hubungan dengan seseorang dan aku malah memergoki dia berselingkuh dengan kekasih ku di sebuah bar'' ucap alicia sedih
''haa! jahat sekali dia, apa kau tau ciri ciri nya yg seperti apa? ''
''orang itu yg berbicara dengan mu di kelas! ''
''ahh! dia tohh''
''emm, ternyata! ara memiliki banyak pengawal di sini yah! ''
''hahaha.., benar orang tua ara cemas karna ara tidak hebat dalam bertarung jadi mereka menaruh pengawal untuk ara di sisini''
''wahh, sayang sekali yah mereka padamu ara! ''
flara tersenyum mendengar perkataan alicia.
mereka pun sampai di kamar mereka di asrama perempuan.
di sisi lain
di kafetaria
orang orang masih syok dengan tindakan flara karna ia orang yg pertamakali bisa menghentikan tindakan pembuat masalah dari segerombolan gadis sadis tadi yg beranggotakan para putri raja.
''shitt, kita memiki teman sekelas yg tidak biasa! ''
''dia lumayan hebat berdebat kan, walau terkesan polos tapi ia dapat menekankan kata kepala sekolah yg membuat mereka bungkam''
''benar! ''
''aku sangat senang, alicia ku sekarang sudah memiliki teman yg dapat melindungi nya''
''memang kebanyakan penguasa ahli strategi rata rata akan memiliki pemikiran yg luas, itu adalah hal yg cukup wajar menurut ku'' senyum orang itu
''****, jangan mengaguminya dia milikku''
kaget!!
semuanya yg berada si meja makan pemuda tampan tersebut, mendengar sahabat mereka yg pertama kalinya mengaku tertarik kepada seorang wanita
''akhirnya kau normal''
''apa maksud mu! ''marah pemuda tampan
''hahaha... selama ini kau tidak pernah menyukai berdekatan dengan wanita, bahkan kami jadi pernah berfikir kalau kau gay''
''hahaha... ''
''kalian! ''marahnya
mendengar amarah seseorang, semua yg berada di meja makan pun menghentikan tawanya dan bergidik ngeri.
(keesokan harinya)
di pagi hari tiba-tiba flara di panggil kepala sekolah
tok tok tok
''masuk''
cekrek
''ada apa yah bibi kepala sekolah memanggil ara kesini?''
''ara tau kan, sekelompok gadis yg membuat sebuah sekumpulan pembuat masalah!''
''ahh, kebetulan tadi juga mereka ada yg berniat mencari masalah dengan sahabat baikku alicia! '' marah flara
''hahaha benar mereka! ''
''ada apa bu? ''
''kau harus membuat kelompok gadis pembuat masalah ini bubar flara, bibi sudah sangat jengah dengan tingkah mereka! ''
''kenapa tidak bibi saja yg bereskan! ''
''mereka dari keluarga berpengaruh semua''
''ini berbeda dengan syarat ujian masuknya yg ada pada peraturan leluhur academy Tristar!, mereka juga memiliki pengaruh dan hubungan dekat dengan tetua tetua di academy membuat bibi yg seorang kepala sekolah tidak dapat berkutik! ''
''hufh.. ''hela nafas''baiklah! akan ara usahakan bibi''
''terimakasih''
flara pun pergi ke asramanya, dan setelah itu sarapan di kafetaria dengan alicia.
kemudian itu flara dan alicia memasuki kelas, saat flara dan alicia sedang duduk di kursi nya, banyak murid perempuan yg mengajak flara bicara sambil berkenalan.
''kau ara kan! perkenalkan namaku tari''
''Hai tari! ''respon flara
''ara! kemarin kau hebat sekali!''
''hehehe.. tidak kok! '' canggung flara
''semoga kita bisa berteman baik''
''tentu saja'' binar senang flara
''salam kenal''
''salam kenal juga! '' flara
''kau banyak sekali pengawal''
''kalian tau sendiri kan, ara payah dalam bertarung, jadi ara punya banyak pengawal deh di sini! '' jelas flara
''keluarga mu dekat dengan kepala sekolah? ''
''iyah! katanya sih kepala sekolah pernah berhutang budi pada keluarga ara! ''jawab flara
flara merespon semua kata kata teman sekelasnya dengan terbuka kepada mereka, namun saat menyadari wajah alicia sangat murung melihat flara akrab dengan gadis lain membuat flara mulai panik tak tau harus berbuat apa.
'bagaimana ini? cia marah yah sama ara! ' pikir flara
tak lama setelah itu kelas flara yg unggulan kedatangan segerombolan murid kemarin yg membuat masalah, mereka menghampirimu kursi duduk flara.
''haii, perkenalkan namaku gina titania putri dari kerajaan titania,sekaligus sebagai ketua dari sekelompok ini! '' gina
''hai juga! namaku Lina fifysya biasa di panggil ara!!!!, putri dari kerajaan fifysya. ada ada apa yah! kalian jauh jauh datang ke kelas flara ini???'' flara
''hahaha... '' tawa sela mantan sahabat alicia yg merebut pacarnya alicia
''kedatangan kami ke sini ingin mengajak flara untung masuk ke kelompok kami!, kelompok kami beranggotakan putri putri cantik dan berkuasa disini! ara tertarik masuk kan! '' tawar sela
mendengar flara diajak memasuki geng mereka para murid si kelas flara tercengang karna hanya para putri dari Kerajaan berpengaruh yg bisa memasukinya, dan banyak gadis yg berada di academy Tristar dari berbagai angkatannya berharap bisa masuk kelompok mereka.
''masuk saja ara! ini kesempatan loh! '' bisik murid yg disamping flara.
alicia menggeleng saat melihat ke arahnya
'kesempatan untuk mempermudah menghancurkan kelompok tidak berguna itu' batin flara
''em! boleh seperti nya seru! ''ucap flara
mendengar nya hati alicia terluka karna flara menyetujui mereka
''tapi! ara ingin sahabat ara alicia juga masuk ke dalam kelompok kalian! '' ucap flara.
mendengar nya sela (mantan sahabat alicia) menjadi tak Terima ''tidak bisa!, alicia itu hanya seorang bangsawan kecil, dia tidak pantas masuk ke kelompok kamu'' sela
''benar, kami hanya menerima para putri di kelompok kami! '' gina
mendengar nya flara menjadi kecewa ''yasudah! kalau tidak bisa ara tidak jadi masuk ke kelompok kalian! '' ucap ara lagi
''shitt... ''geram sela melotot tajam pada alicia
''tapi dari kalian bukanya ada yg berasal bangsawan? bukankah gadis itu bukan seolah putri'' ucap flara menunjuk seseorang gadis
''kau.. ''geram gadis itu
''karna dia teman dekat gina! jadi dia bisa masuk ke kelompok kita! ''sela
''tapi kan alicia juga teman dekat ara''
''itu berbeda! gina adalah ketua kelompok kami dan dan kamu hanya di ajak menjadi anggota biasa'' ucap sela
mendengar nya gina mengangguk angkuh ''benar sekali''
flara pun pura pura berfikir ''kalau begitu! bukankah jika ara menjadi ketua ara bisa memasukkan cia ke kelompok kalian bukan! ''
''benar kau harus jadi ketua dulu baru bisa memasuki alicia'' ucap gina membenarkan
''bukankah ara hanya tinggal menjadi ketua kalian, dengan begitu ara bisa memasukan cia ke kelompok kalian! ''ucap flara
''iya.., ehh..menjadi ketua! maksud mu menggantikan ku! ''sinis gina
''tentu'' jawab flara dengan senyuman manis andalannya.