PSYCOPATH VS CEWEK GALAK

PSYCOPATH VS CEWEK GALAK
45. Penyusup (Season 3)


Hari telah berganti hari. Hubungan antara Elden dan Lexa semakin rekat, tidak terpisahkan. Setelah kejadian malam itu, dimana Elden dan Lexa mengobrol bersama, Lexa semakin sayang dan cinta ke suaminya. Lexa tidak akan membiarkan rencana atau hal-hal bodoh lainnya dapat menghancurkan hubungannya.


"El, ingat hari ini kamu jangan pulang terlambat. Jangan lupa kabarin aku. Jangan sibuk sendiri. Apalagi sampai makan siang dengan perempuan disana. Mengerti?" Tanya Lexa Possesive sambil memasangkan dasi di leher Elden.


Elden mengangguk. "Iya sayang. Aku mengerti." Jawab Elden. Kedua matanya menatap kagum paras Ayu milik istrinya.


Cup..


"Sebagai hadiah karena menurut." Ujar Lexa sambil mengedipkan sebelah matanya.


Sontak saja, melihat hal itu membuat Elden menggeleng pelan. Istrinya memang benar-benar pandai menggoda.


"Ingat, kamu harus melakukannya El. Aku tidak terima penolakan atau alasan dalam bentuk apapun." Ujar Lexa berbalik.


"Iya sayang. Aku mengerti." Jawab Elden. Melihat istrinya berjalan menjauh, membuat Elden ingin memeluk tubuh istrinya dari belakang. Lalu dengan langkah tegasnya Elden langsung memeluk tubuh Lexa dari belakang. Memeluk erat dengan dagu ia sandarkan di bahu istrinya. "Terimakasih sudah mau bertahan dengan ku sampai sejauh ini. Terimakasih sudah mengerti dan menaruh hati kamu sepenuhnya untuk ku. Aku sayang banget sama kamu sayang." Kata Elden pelan. Kedua tangannya memeluk erat pinggang istrinya.


Sebuah senyuman tersungging dibibir Lexa. Perkataan Elden tadi membuat Lexa memerah seketika. Hatinya bahkan berdetak dua kali lebih cepat dari sebelumnya. "Aku juga sayang banget sama kamu El. Jadi jaga kepercayaan aku, oke?"


Elden mengangguk. Kemudian mengecup sekilas leher jenjang milik Lexa. "Baik istri ku. Kamu bisa percayakan hal itu ke suami tampan mu ini. Suami kamu ini sudah kebal dengan wanita diluar sana. Apalagi Pelakor. Aku sudah paling anti itu." Dilepasnya pelukan istrinya. Lalu Elden membalik badan Lexa agar menghadap ke arahnya. "Aku berangkat kerja dulu sayang. Jika ada apa-apa, kamu bisa menghubungi ku. Jika ada keadaan darurat kamu bisa menekan tombol yang ada di jam tangan kamu."


"Emh. Baik El." Jawab Lexa. Kedua bola matanya menatap setiap pergerakan yang dilakukan suaminya.


"Aku berangkat kerja dulu." Pamit Elden di depan pintu apartment.


Sedari tadi Elden dan Lexa berada di ruang tamu. Keduanya mengobrol dan bercanda disana. Kemudian, Lexa melambaikan tangan ke arah Elden. Elden yang melihat hal itu lantas membalas lambaian tangan istrinya. "Sampai ketemu nanti malam."


"Bye sayang."


"Bye El."


Dengan langkah tegasnya Elden segera berjalan menuju lift. Langkahnya begitu terburu-buru dengan sesekali membetulkan letak earphone.


Tanpa Elden sedari tadi, dari kejauhan terlihat sosok laki-laki misterius tengah bersembunyi di balik dinding.


"Tuan, dia sudah berangkat bekerja. Apa kita lakukan sekarang?"


"Lakukan sekarang sesuai rencana."


***


- UP setiap hari jam 3 pagi 🥰


- Jangan lupa tinggalkan jejak dengan menekan tombol like 👍 dan tinggalkan jejak juga di komentar ya. Tidak vote gpp kok. Asal kalian kasih like dan komentar positif buat aku..🥺❤️ Tolong bantuannya 🙏


Jangan lupa follow instagram mereka ya 🤘


@eldencrishtian


@lexacrishtian


@garvincrishtian


@seancrishtian


@daracrishtian


@kenzocrishtian


@penulisfullandari


@nickalbertreal


@raraagathareal


@darrenkendrickreal


Dan yang mau tau spoiler semua karyaku untuk next chapter bisa follow instagram aku juga 😊


instagram: @fullandari


Kalian bisa tau info tentang Update semua karyaku, bisa memberi kritik atau saran lewat DM atau QnA, bisa ngobrol bersama pemain Psycopath Vs Cewek Galak dan menambah teman disana 😊