Petualangan Seorang Dewi

Petualangan Seorang Dewi
Robot X719Y


Alur Cerita Berpindah Ke Waktu Sebelum Zack Memberi Tau Ku Tentang Kembalinya Pencuri Sebelumnya Pencuri Itu Sedang Memandang Menara


"Gimana Yaa Caranya Agar Tidak Tertangkap." Pencuri ItuKebingungan


Tiba Tiba Ada Perempuan Yang Memakai Topeng Kitsune Datang Dan Berkata Ke Pencuri Itu


"Rav , Bagaimana Dengan Kerjamu." Perempuan Itu Bertanya


"Tidak Baikn Baik Saja Fika." Jawab Rav


Perempuan Itu Menawarkan Bantuan Kepada Rav Dan Dia Pun Menyetujuinya , Fika Memiliki Penampilan Memakai Gaun Bewarna Hitam Seperti Malam Dan Sepatu Hak Tinggi Yang Bewarna Hitam Serta Dihiasi Permata Yang Indah


Mereka Pun Memulai Aksi Pencurian Lukisan Akan Tetapi Untuk Mencuri Mereka Harus Menghadapi Penjaga


"Hei , Lu Tau Gimana Cara Menghadapi Penjaga Di Menara Seni." Rav Bertanya


"Santai Saja."


Fika Lalu Mendekati Penjaga Lalu Mulai Menjebak Penjaga Dengan Cara Meminta Tolong


"Siapa Itu." Ujar Penjaga


"Anuu Apakah Anda Bisa Menolong Saya."


"Apa Yang Bisa Aku Tolong." Penjaga Mendekati


Saat Sudah Mendekati Fika Lalu Menancapkan Pisau Ke Arah Dada Penjaga Sambil Berkata


"Maaf Yaa , Dengan Kau Mati Itu Sangat Membantu." Fika Berkata Sambil Tersenyum


3 Penjaga Lalu Ke Tempat Fika Karena Mendengar Keributan Dan Saay Sudah Sampai Mereka Terkejut Karena Menemukan Mayat Temannya


"Siapa Kau." 3 Penjaga Bertanya Sambil Panik


"Ehh Masih Ada 3 Yaa." Fika Tersenyum


Ke 3 Penjaga Itu Lalu Membuat Pantung Untuk Menyerang Fika Patung Yang Jumlahnya Puluhan , Sambil Tersenyum Fika Memgeluar Kan Sebuah Benda Dari Bajunya


"Jangan Mendekat , Patung Guardian Serang." Kata Penjaga


"Hadehh , Menyebalkan." Ujar Fika Sambil Tersenyum


Fika Melemparkan Benda Itu Dan Ternyata Benda Itu Merupakan Granat , Saat Granat Itu Mengenai Patung Terjadi Ledakan Yang Cukup Besar Sehingga Itu Yang Menimbulkan Semua Orang Terbangun Dari Tidurnya


"Ehh , Fik Lu Bisa Gak Gak Usah Pakek Granat Segala." Rav Panik


"Patung Itu Banyak Jadi Apa Boleh Buat , Terpaksa Pakai Granat." Ujar Fika Dengan Sangai


Akhirnya Mereka Cepat Cepat Ke Menara Lukisan Namun Itu Semua Diketahui Oleh Zack Dan Zack Memerintahkan Prajurit Agar Terus Berjaga


"Ehh Kok Banyak Prajurit Yang Berjaga." Tanya Fika Dengan Panik


"Itu Semua Kan Salah Lu Buat Keributan." Rav Menyalahkan


"Kalau Begini Apa Boleh Buat." Kata Fika Dengan Tenang


Fika Lalu Mengeluarkan Sebuah Sihir Yang Bernama Sebuah Sihir Yang Dapat Mengeluarkan Kabut Untuk Mengurangi Penglihatan Musuh


"Tunggu , Kabut Apa Ini." Ujar Salah satu Prajurit


Fika Lalu Mengeluarkan Pisau , Dia Berkata Sambil Tersenyum


"Mari."


"Eh." Kaget Rav


Fika Lalu Belari Tanpa Suara Dan Langsung Membantai Para Penjaga Dengan Cepat Menggunakan Pisau Nya


"Tunggu Siapa Itu." Ujar Salah Satu Penjaga Sambil Memegang Pedangnya


"Maksudnya Diriku." Ujar Fika Dibelakangnya


Saat Menoleh Kebelakang Fika Lalu Menyerang Kepala Dari Penjaga , Senyumnya Membuat Kesan Yang Sangat Mengerikan


Saat Mencapai Pintu Masuk Menara Sebuah Angin Kencang Menyerang Fika Dan Rav Namun Angin Itu Hampir Mengenai Mereka Tapi Kabut Tebalnya Sudah Hilang


Angin Itu Berasal Dari Ku , Aku Diberitau Zack Jika Pencuri Itu Ada 2 Orang Dan Salah Satu Mereka Menyerang Para Penjaga Tanpa Suara


Zack Mengetahui Itu Karena Kabut Dan Ledakan Yang Dibuat Oleh Pencuri


"Apakah Perempuan Itu Yang Membantai Pasukan." Aku Bertanya Ke Zack


"Tentu Saja Benar , Kenapa Kau Menanyakan Itu." Perempuan Itu Menjawab


"Padahal Bukan Kau Yang Ditanya." Aku Berkata Dalam Hati


Fika Lalu Menyerangku Dengan Tembakan Jarum Dengan Sangat Cepat Tapi Untung Saja Sihir Pertahanan Telah Aktif Namun Rav Melompat Dan Menebas Pertahanan Menggunakan Cakarnya


"Apa." Aku Kaget Karena Cepatnha Dia Menebas


"Apa." Fika Terkejut


Patung Itu Memiliki Senjata Kapak Yang Besar


Patung Itu Bergerak Dan Menyerang Fika Menggunakan Kapak Besarnya , Walaupun Serangannya Lambat Namun Kapaknya Yang Besar Hampir Membunuh Fika Jiga Tidak Diselamatkan Oleh Rav


"Kau Tak Apa Apakan Fik." Tanya Rav Sambil Khawatir


"Makasih Sudah Menolongku." Jawab Fika


"Kau Tak Terluka Kan Nona Helia." Shin Bertanya Dengan Panik


"Tidak Apa Apa Kok." Aku Menjawab


"Jari Mu Berdarah." Shin Berkata


Shin Lalu Mengisap Darah Yang Keluar Dari Jari Yaa Walaupun Geli Tapi Rasanya Enak


"Bagaimana , Apakah Terasa Sakit." Ujar Shin Sambil Panik


"Tidak Lagi."


Dan Saat Fika Mau Menyerang Lagi Ada Sebuah Sinar Menyerang Fika , Sinar Itu Bewarna Biru Selain Itu Ada Suara Setelah Laser Itu Tertembak


"Security System Activated, The Task of Rescuing Miss Vanica."


Suara Itu Mirip Sekali Dengan Suara Robot Dan Ternyata Yang Menembakan Laser Adalah Robot Humanoid , Dia Sedang Memegang Sebuah Senjata Besar Bewarna Hijau


"Activate Elimination Energy Shot."


Senjata Itu Lalu Mengumpulkan Sebuah Energi Biru Lalu Diarahkan Ke Rav Dan Fika Dan Saat Ditembakan Rav Dan Fika Sulit Menghindari Tembakan Itu Karena Jangkauan Tembakannya Sangat Luas


"Robot Apa Itu." Fika Panik


Untung Saja Ada Wanita Yang Menyelamatkan Mereka , Wanita Itu Bergaun Merah Namun Tidak Memakai Topeng


"Perkenalkan Namaku Ialah Lilith , Raja Iblis Ke 6 Dan Tolong Maafkan Anak Buahku." Lilith Berkata


"Nona Lilith Kenapa Anda Kesini." Fika Nertanya


Tunggu Apa Raja Iblis Bersikap Sopan ? Kebohongan Apa Lagi Ini , Tidak Aku Saja Yang Kaget Namun Yang Lainnya Juga Karena Bukankah Tugas Seorang Raja Iblis Menghacurkan Dunia


"Baiklah , Karena Aku Sudah Meminta Maaf Izinkan Diriku Pergi." Lilith Berkata Lembut


"Tunggu Bukankah Kita Harus Mencuri Cincin Itu." Kata Fika


"Cincin Itu Bukan Disini , Siapa Yang Memberitau Mu Kalau Cincin Itu Ada Disini." Lilith Bertanya


"Spirit ke 39 Malapas , Dia Memberi Tauku Setelah Aku Memberikan Persembahan." Kata Fika


"Jangan Percaya Dengan Malapas , Dia Ialah Iblis Kebohongan." Lilith Berkata


"Activate Continuous Fire Energy Missiles."


Robot Itu Lalu Mengeluarkan Misil Energi Dengan Jumlah Puluhan Namun Lilith Berhasil Membuka Gerbang Teleportasi Yang Membuat Dirinya Bisa Lolos


Tapi Misil Itu Terus Mengejar Lilith Walaupun Dia Berhasil Liri , Misil Itu Juga Menyebar Kemana Mana Sehingga Kami Semua Harus Menghacurkan Semua Misil Itu


Dengan Kerja Keras Misil Itu Hancur Walaupun Banyak Yang Terluka , Apakah Robot Itu Pergi Tentu Tidak Dia Mendekat Lalu Memperkenal Kan Dirinya


"Perkenalkan , Nama Saya Ialah Humanoid X719Y Kalian Bisa Memanggilku Selania."


"Tidak Peduli Siapa Namamu Yang Penting Siapa Yang Membuatmu." Ujar Kapella


"Aku Dibuat Untuk Menjaga Nona Vanica Atau Yang Bisa Kalian Sebut Helia , Aku Diciptakan Oleh Tuan Profesor William Galies."


"Apa , Tunggu Ayah Dari Helia Merupakan Pembuat Senjata Penghancur." Zack Kaget Akan Perkataan Robot Itu


Aku Juga Heran Kenapa Ayahku Membuat Humanoid Sesempurna Dan Seindah Ini , Bagi Yang Belum Tau Selania Ialah Robot Humanoid Yang Menurutku Cantik Dikarenakan Dia Berambut Biru Muda , Bermata Biru Tua Serta Memiliki Gaun Biru Muda


"Aku Disini Untuk Mengajak Nona Vanica Kembali Pulang." Selania Berkata Sambil Memegang Tanganku


"Tunggu Hel Kau Ingin Pulang Kah." Shin Berkata Sambil Memegang Tanganku


Selania Lalu Mengeluarkan Senjata Besarnya Dan Menodongkan Ke Arah Shin , Selania Menjelaskan Jika Senjata Itu Dapat Menembakan Laser Pemusnah


"Aku Diperintahkan Oleh Tuanku William Agar Melindungi Anaknya Dari Para Lelaki Apalagi Lelaki Mesum." Selania Berkata


"Tunggu Selania Apakah Kau Bisa Berhenti." Aku Memerintahkanya


"Aku Tidak Bisa Melanggar Aturan Yang Telah Dibuat Tuanku." Selania Berkata Dengan Tegas


"Aku Tidak Mau Ke Bumi Oke." Aku Berkata


Selania Tidak Berkata Apa Apa Dia Lalu Pergi Begitu Saja Sambil Berkata


"Aku Selalu Mengawasi Anda Nona."