
Tubuh keduanya kini sudah sama-sama polos.
Abi secara refleks sudah menelan ludahnya, ketika melihat keindahan dari tubuh perempuan itu.
Ternyata bukan cuma dalam khayalan saja, tapi pada kenyataannya pun Fira memang memiliki tubuh indah dan juga sintal. Apalagi dengan kedua buah dadanya.
"Montok banget, Fir ... pasti ini enak rasanya, kan?" Abi langsung meremmas kedua gunung kembar itu tanpa izin.
"Ehh ... tapi ini kenapa, ya?"
Pandangan mata Abi seketik...